IBRAHIMYIBRAHIMY

JOEY: Journal of English IbrahimyJOEY: Journal of English Ibrahimy

Penelitian ini menyelidiki profil kosakata dari buku teks Maritime English Communication at Sea: Mastering SMCP for Maritime Safety and Efficiency (Batu, 2024). Dengan menggunakan analisis konten korpus campuran, korpus 35.000 token diproses melalui AntConc untuk menentukan frekuensi di K1, K2, dan K3 (daftar leksikal off/teknis) tingkat, bersama dengan audit semantik kualitatif istilah polisemi dan penyesuaian SMCP. Hasilnya mengungkapkan distribusi leksikal yang khas dari 72,5% K1, 8,0% K2, dan 19,5% K3 token, menunjukkan kepadatan teknis yang tinggi yang dioptimalkan untuk pelatihan vokasional. Analisis gramatikal menunjukkan dominasi yang kuat dari kata benda (60%) dan kata kerja (30%), mencerminkan sifat yang terarah tindakan dari perintah maritim. Studi ini mengonfirmasi adanya pergeseran polisemi kritis pada kata-kata frekuensi tinggi (misalnya, jembatan, draft, kepala), di mana makna menyimpang secara drastis dari bahasa Inggris umum. Akhirnya, evaluasi kualitatif mengonfirmasi bahwa buku teks mencapai integrasi fungsional tinggi dari Standard Marine Communication Phrases (SMCP) yang diamanatkan IMO kategori komunikasi eksternal. Temuan ini menetapkan model profil kosakata 70-10-20 yang didorong data untuk desain dan audit bahan instruksional maritim vokasional.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa buku teks Maritime English, Effective Communication at Sea.Mastering SMCP for Maritime Safety and Efficiency, menyajikan profil kosakata yang relevan, khusus, dan seimbang secara fungsional, sehingga mendukung secara efektif tujuan pembelajaran Maritime English.cukup General Service List (K1) kata untuk mendirikan basis linguistik fungsional (72,5%) dan persentase yang kuat dari kosakata teknis khusus (K3.Buku teks mengelola tantangan polisemi secara efektif dengan mengkontekstualisasi istilah maritim kritis.Struktur gramatikal kosakata teknis, didominasi oleh kata benda dan kata kerja, selaras dengan sifat perintah dan laporan komunikasi di laut.Integrasi Standard Marine Communication Phrases (SMCP) adalah komprehensif dan akurat, memastikan bahwa materi sepenuhnya sesuai dengan standar IMO untuk komunikasi operasional yang aman.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:. . 1. Analisis lebih lanjut tentang bagaimana buku teks Maritime English dapat diintegrasikan dengan simulasi dan peran bermain untuk memfasilitasi penguasaan praktis SMCP. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas metode ini dalam meningkatkan pemahaman dan penggunaan SMCP oleh siswa.. . 2. Penelitian tentang bagaimana institusi pelatihan dapat memastikan bahwa penguasaan kosakata dinilai tidak hanya melalui tes tertulis pasif, tetapi juga melalui evaluasi kinerja operasional aktif. Studi ini dapat menyelidiki metode evaluasi yang berbeda dan mengukur efektivitas transfer pengetahuan linguistik ke praktik maritim dunia nyata.. . 3. Penelitian tentang bagaimana instruktur dapat mengajar konsep polisemi secara efektif. Studi ini dapat menyelidiki strategi pengajaran yang berbeda untuk mengkontraskan makna umum dan teknis dari istilah berisiko tinggi dan mengeksplorasi cara-cara untuk menekankan pengucapan dan prosodi SMCP untuk memastikan kejelasan di bawah tekanan.

  1. Relating examinations to the Common European Framework: a manual - Neus Figueras, Brian North, Sauli... journals.sagepub.com/doi/10.1191/0265532205lt308oaRelating examinations to the Common European Framework a manual Neus Figueras Brian North Sauli journals sagepub doi 10 1191 0265532205lt308oa
  2. Profiling Vocational School Students' Word Knowledge Level: A Study in Jakarta Timur | JEELS (Journal... jurnalfaktarbiyah.iainkediri.ac.id/index.php/jeels/article/view/1718Profiling Vocational School Students Word Knowledge Level A Study in Jakarta Timur JEELS Journal jurnalfaktarbiyah iainkediri ac index php jeels article view 1718
Read online
File size269.62 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test