IBRAHIMYIBRAHIMY
JOEY: Journal of English IbrahimyJOEY: Journal of English IbrahimyLagu dan musik selalu menjadi komponen penting seni, dan makna sebenarnya dapat ditemukan dari cara suara disusun seiring waktu. Makna yang lebih dalam dari lagu-lagu tidak selalu dipahami sepenuhnya oleh pendengar. Penelitian ini menyelidiki makna yang lebih dalam yang disampaikan oleh bahasa kiasan dalam album Jason Mraz, *Mystical Magical Rhythmical Radical Ride*. Penelitian ini bertujuan menunjukkan bahwa selain menikmati musik, pendengar dapat menemukan tema-tema seperti cinta dan perjalanan hidup melalui penggunaan bahasa kiasan, yang menggunakan perangkat sastra untuk menyiratkan makna di luar literal. Metode kualitatif digunakan untuk mengklasifikasikan data menurut teori Perrine (1977) dan menganalisis lirik serta interpretasinya. Temuan menunjukkan berbagai jenis bahasa kiasan, termasuk simile, metafora, hiperbola, personifikasi, metonimi, understatement, dan ironi, dengan metafora paling berfrekuensi. Komponen simbolik ini mengekspresikan ide sosial, konnotatif, dan konseptual, memberi kedalaman dan sentuhan pribadi pada lagu.
Setiap lagu di album Jason Mraz, *Mystical Magical Rhythmical Radical Ride*, menyampaikan makna lebih dalam melalui penggunaan bahasa kiasan dan pola bahasa yang khas.Analisis sepuluh lagu menunjukkan bahwa metafora dan makna konnotatif paling sering muncul, sementara simile, hiperbola, personifikasi, dan ironi juga berperan penting.Penelitian ini menegaskan pentingnya studi bahasa kiasan dalam lirik lagu untuk memahami nuansa emosional dan konseptual yang lebih dalam.
Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana penerimaan audiens terhadap bahasa kiasan berbeda antara genre musik yang berbeda, misalnya membandingkan lirik pop dengan lirik indie; melakukan penelitian eksperimental untuk mengukur dampak emosional aktual dari metafora yang berbeda pada pendengar, yang dapat melibatkan survei atau monitoring respons fisiologis; serta memanfaatkan analisis teks otomatis berbasis AI untuk mengidentifikasi pola penggunaan bahasa kiasan dalam berbagai periode karir pengarang, sehingga dapat dilaporkan seiring waktu apakah gaya bahasa kiasan berubah atau tetap konsisten.
| File size | 352.88 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA This study highlights the importance of adapting language and style to fit the context and audience, offering practical insights for speakers and educatorsThis study highlights the importance of adapting language and style to fit the context and audience, offering practical insights for speakers and educators
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Penelitian ini menunjukkan bahwa dosen dan mahasiswa umumnya memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia,Penelitian ini menunjukkan bahwa dosen dan mahasiswa umumnya memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia,
PBSI UPRPBSI UPR Interferensi dalam konteks ini tidak selalu dipandang sebagai sebuah kesalahan yang fatal, melainkan juga menjadi strategi komunikasi yang mencerminkanInterferensi dalam konteks ini tidak selalu dipandang sebagai sebuah kesalahan yang fatal, melainkan juga menjadi strategi komunikasi yang mencerminkan
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Penelitian ini menganalisis unsur-unsur etno-stilistika dalam kumpulan puisi Bantalku Ombak Selimutku Angin karya Zawawi Imron. Kajian ini berfokus padaPenelitian ini menganalisis unsur-unsur etno-stilistika dalam kumpulan puisi Bantalku Ombak Selimutku Angin karya Zawawi Imron. Kajian ini berfokus pada
AFEKSIAFEKSI Berdasarkan penilaian dosen, sekitar 60–80% mahasiswi telah menggunakan bahasa yang santun, sedangkan 20–40% lainnya masih memerlukan pembinaan, terutamaBerdasarkan penilaian dosen, sekitar 60–80% mahasiswi telah menggunakan bahasa yang santun, sedangkan 20–40% lainnya masih memerlukan pembinaan, terutama
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini menemukan 4 bentuk bahasa kiasan dan 2 jenis makna kiasan yang ditemukan. Berdasarkan analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapatPenelitian ini menemukan 4 bentuk bahasa kiasan dan 2 jenis makna kiasan yang ditemukan. Berdasarkan analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat
UMCUMC Hasil dari penelitian ini adalah Bapak Surya Paloh sebagai pembicara didalam pidato telah memenuhi ethos, pathos dan logos serta telah menerapkan penggunaanHasil dari penelitian ini adalah Bapak Surya Paloh sebagai pembicara didalam pidato telah memenuhi ethos, pathos dan logos serta telah menerapkan penggunaan
UINMADURAUINMADURA Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Baruga KotaJenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Baruga Kota
Useful /
UMCUMC Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis dan faktor pribadi memiliki pengaruh paling kuat terhadap keputusan pembelian, sedangkan faktor budayaHasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis dan faktor pribadi memiliki pengaruh paling kuat terhadap keputusan pembelian, sedangkan faktor budaya
IBRAHIMYIBRAHIMY Penggunaan lagu bahasa Inggris secara sadar berpotensi meningkatkan keterampilan mendengar siswa di lingkungan pendidikan Islam. Guru dapat memperolehPenggunaan lagu bahasa Inggris secara sadar berpotensi meningkatkan keterampilan mendengar siswa di lingkungan pendidikan Islam. Guru dapat memperoleh
IBRAHIMYIBRAHIMY Selain itu, siswa terlibat lebih penuh dalam proses pengajaran dan pembelajaran lisan. Secara ringkas, siswa kelas VIII di SMPN 3 Asembagus dapat berbicaraSelain itu, siswa terlibat lebih penuh dalam proses pengajaran dan pembelajaran lisan. Secara ringkas, siswa kelas VIII di SMPN 3 Asembagus dapat berbicara
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Dalam tiga bulan penggemukan sapi Bali memberikan pendapatan bersih sebesar Rp.1. 069.854,-/ekor - Rp.7. 521.500,- per ekor dengan R/C sebesar 1,20-1,98Dalam tiga bulan penggemukan sapi Bali memberikan pendapatan bersih sebesar Rp.1. 069.854,-/ekor - Rp.7. 521.500,- per ekor dengan R/C sebesar 1,20-1,98