STITMUBASTITMUBA

Jurnal Ilmiah dan PenelitianJurnal Ilmiah dan Penelitian

Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) memiliki peran strategis dalam membentuk generasi Qurani yang memiliki kemampuan menghafal Al-Quran sejak dini. Namun, tantangan dalam pembelajaran tahfidz di TPQ masih cukup kompleks, terutama terkait metode pembelajaran yang konvensional dan kurang variatif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru TPQ dalam mengembangkan metode pembelajaran tahfidz yang lebih interaktif dan menarik bagi santri. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu observasi awal, pelatihan metode pembelajaran interaktif, pendampingan implementasi, monitoring, dan evaluasi. Metode yang dikembangkan meliputi penggunaan media pembelajaran digital, gamifikasi, peer teaching, dan teknik mnemonik yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan kognitif anak usia sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan guru mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif. Santri juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan kemampuan menghafal.

Implementasi berbagai metode interaktif seperti peer teaching, gamifikasi, teknik mnemonik, dan integrasi teknologi terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar santri, mempercepat proses hafalan, dan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan.Guru menunjukkan peningkatan kemampuan dalam merancang pembelajaran yang student-centered, memfasilitasi pembelajaran aktif, dan mengelola kelas dengan lebih efektif.Dampak positif program tidak hanya terlihat pada aspek kognitif berupa peningkatan kemampuan menghafal, tetapi juga pada aspek afektif dan psikomotor.Santri menunjukkan peningkatan motivasi, kepercayaan diri, kemampuan berkolaborasi, dan keterampilan membaca Al-Quran dengan tartil.Kultur kolaboratif antarguru berkembang dengan baik melalui kegiatan lesson study dan refleksi bersama, yang menjadi modal penting untuk pengembangan profesional berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana strategi optimalisasi waktu pembelajaran agar metode interaktif dapat diterapkan secara efektif tanpa mengorbankan alokasi waktu yang terbatas di TPQ. Kedua, bagaimana mengatasi heterogenitas kemampuan santri dalam satu kelas agar semua santri dapat berkembang optimal dengan metode pembelajaran yang berbeda. Ketiga, bagaimana mengembangkan teknologi sederhana yang dapat diakses oleh semua santri, seperti penggunaan speaker atau proyektor sederhana, untuk mendukung pembelajaran interaktif. Keempat, bagaimana menciptakan sinergi antara pembelajaran di TPQ dan di rumah dengan melibatkan orang tua dalam sosialisasi dan pelatihan metode pembelajaran. Kelima, bagaimana mengembangkan modul pembelajaran tahfidz interaktif yang dapat digunakan oleh TPQ lain, serta melakukan riset lebih lanjut tentang efektivitas masing-masing metode pada kelompok santri dengan karakteristik yang berbeda.

  1. Konsep Evaluasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam | Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah. konsep... journal.uir.ac.id/index.php/althariqah/article/view/1775Konsep Evaluasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Thariqah konsep journal uir ac index php althariqah article view 1775
Read online
File size271.53 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test