UMSIDAUMSIDA

Journal of Tropical Food and Agroindustrial TechnologyJournal of Tropical Food and Agroindustrial Technology

Abstrak. Penggunaan daun mangrove sebagai bahan fungsional dikaitkan dengan senyawa metabolit sekunder seperti steroid, saponin, tanin, fenol, flavonoid, antioksidan, magnesium, natrium, kalium, serta kalsium. Penelitian ini difokuskan pada penentuan kadar total Fenol (TPC), kadar total Flavonoid (TFC) dan Antioksidan (IC50) pada ekstrak infusa daun mangrove kering dan segar. Metode yang digunakan adalah ekstraksi infusa. Bahan yang digunakan adalah daun mangrove segar dan daun kering (dikeringkan dengan oven). Data yang diperoleh kemudian dibahas dengan cara deskripstif berdasarkan rata‑rata yang diperoleh dalam perhitungan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi daun yang digunakan memberikan pengaruh terhadap TPC, TFC dan Antioksidan (IC50). Pengeringan menggunakan oven menghasilkan kadar metabolit sekunder yang lebih tinggi dibandingkan dengan infusa daun segar (TPC, 36 mg GAE/g; TFC 4.12 mg QE/g; IC50 225.706 ppm). Ekstraksi daun kering memiliki potensi yang lebih baik dalam menghasilkan senyawa metabolit sekunder dan antioksidan. Pemilihan metode ekstraksi dan jenis pelarut sangat disarankan dari tujuan penelitian selanjutnya, karena menyesuaikan dengan kepentingan penelitian. Disarankan dalam pembuatan minuman fungsional (teh) dari daun mangrove untuk ditambahkan sumber bahan lain seperti lemon kering atau daun mint agar flavor yang dihasilkan lebih segar dan memberikan penilaian kesukaan yang lebih baik.

Ekstraksi infusa meningkatkan TPC, TFC, dan IC50 dibandingkan daun segar.Daun kering oven menghasilkan metabolit sekunder dan antioksidan lebih tinggi.Metode ekstraksi dan pelarut perlu disesuaikan untuk pengembangan produk minuman fungsional.

1. Menguji diferensiasi ekstraksi infusa dengan pelarut berperbedaan polaritas (air, etanol, dan campuran) dapat menyingkap perbedaan yield fenolik dan flavonoid serta potensi antioksidannya. 2. Melakukan uji sensory terhadap minuman teh mangrove yang ditambah bahan pendukung seperti lemon kering atau mint, sekaligus memantau stabilitas antioksidan selama periode penyimpanan, akan memberikan data penting bagi pengembangan produk yang disukai konsumen. 3. Menyelidiki bioavailabilitas in vitro flavonoid dan fenol dari ekstrak daun kering menggunakan model percobaan kultur sel dapat menilai manfaat kesehatan yang lebih akurat dan membuka peluang untuk formulasi suplemen nutrisi berbasis mangrove. Semua saran ini dapat direncanakan secara terintegrasi dalam satu studi terapan untuk memaksimalkan nilai tambah produk minuman herbal mangrove.

  1. Journal of Basic and Clinical Pharmacy | Archives. journal basic clinical pharmacy archives fake rolex... jbclinpharm.org/archive.htmlJournal of Basic and Clinical Pharmacy Archives journal basic clinical pharmacy archives fake rolex jbclinpharm archive html
  2. Exploring the Biomedical Potential of Endophytic Fungi Isolated from Panamanian Mangroves - Lilia Cherigo,... doi.org/10.1177/1934578X241228152Exploring the Biomedical Potential of Endophytic Fungi Isolated from Panamanian Mangroves Lilia Cherigo doi 10 1177 1934578X241228152
  3. Impact of Sample Pretreatment and Extraction Methods on the Bioactive Compounds of Sugar Beet (Beta vulgaris... mdpi.com/1420-3049/27/22/8110Impact of Sample Pretreatment and Extraction Methods on the Bioactive Compounds of Sugar Beet Beta vulgaris mdpi 1420 3049 27 22 8110
  4. Emerging Trends in Green Extraction Techniques for Bioactive Natural Products | MDPI. emerging trends... doi.org/10.3390/pr11123444Emerging Trends in Green Extraction Techniques for Bioactive Natural Products MDPI emerging trends doi 10 3390 pr11123444
Read online
File size298.9 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test