UMYUMY

AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development ResearchAGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang model pengembangan agrowisata berbasis kearifan lokal. Pada tahun pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap peningkatan nilai tambah produk pertanian, mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap tingkat pendapatan petani dan mengetahui dampak pengembangan agrowisata terhadap distribusi pendapatan petani. Penelitian dilakukan dengan survei wawancara dengan petani dan pihak terkait serta observasi lapangan. Pengembangan agrowisata mendorong masyarakat melakukan pengolahan hasil-hasil pertanian, meningkatkan pengelolaan usahatani dan pengelolaan di luar usahatani, dan dari hasil pengolahan hasil-hasil pertanian, pengelolaan usahatani dan pengelolaan kegiatan di luar usahatani dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga petani yang cukup signifikan. Direkomendasikan untuk mengoptimalkan pengolahan hasil-hasil pertanian, pengelolaan usahatani dan pengelolaan kegiatan di luar usahatani.

Pengembangan agrowisata di Desa Kebon Agung mendorong tumbuhnya industri rumah tangga pengolahan hasil pertanian, pengelolaan usahatani padi, dan pemanfaatan lahan pekarangan yang lebih intensif, sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga petani.Industri tempe memberikan pendapatan bulanan tertinggi, meskipun industri emping melinjo memiliki rasio nilai tambah paling tinggi.Namun, distribusi pendapatan masih tidak merata karena akses petani terhadap peluang usaha yang dihasilkan agrowisata belum merata, dengan indeks Gini sebesar 0,739.

Pertama, perlu diteliti bagaimana desain model pendampingan terpadu antara Dinas Pariwisata, Pertanian, dan Perindustrian yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi petani di berbagai jenis usaha agrowisata, agar distribusi manfaat lebih merata. Kedua, perlu dikaji faktor-faktor yang menghambat petani untuk memulai usaha pengolahan hasil pertanian, khususnya yang berkaitan dengan akses modal, teknologi sederhana, dan pelatihan kewirausahaan, sebagai dasar pengembangan program inklusif. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang potensi pengembangan produk unggulan lokal selain tempe, emping, dan apem, yang memanfaatkan kearifan lokal dan daya tarik budaya desa, untuk meningkatkan daya saing dan diferensiasi agrowisata di Desa Kebon Agung.

  1. Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri... agraris.umy.ac.id/index.php/agraris/article/view/966Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Kearifan Lokal Studi Kasus di Desa Kebon Agung Kecamatan Imogiri agraris umy ac index php agraris article view 966
Read online
File size181.67 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test