UNUHAUNUHA

Jurnal Indonesia MengabdiJurnal Indonesia Mengabdi

Memahami karakteristik dan siklus pemasaran digital sangat krusial untuk menggunakan media pemasaran digital secara efektif, baik dari segi taktik maupun strategi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam tentang konsep kewirausahaan yang terintegrasi dengan digital marketing, serta berbagi pengalaman nyata mengenai penerapan digital marketing dalam konteks kewirausahaan. Melalui serangkaian sesi interaktif dan studi kasus praktis, hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keberanian peserta untuk memulai langkah wirausaha memanfaatkan digital marketing. Peserta didorong untuk mentransformasi ide menjadi inisiatif tindakan nyata. Dampak yang terlihat adalah munculnya inisiatif berwirausaha yang dimulai dari diri sendiri, memanfaatkan sumber daya yang ada dan keahlian personal. Peserta termotivasi untuk memulai dari hal yang kecil dengan proyek-proyek sederhana namun berpotensi, seperti berjualan produk rumahan secara online atau menawarkan jasa melalui media sosial. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan mentalitas action-oriented yang esensial bagi generasi muda wirausaha.

Kegiatan pengabdian ini berhasil menjembatani kesenjangan pemahaman dan praktik digital marketing di kalangan generasi muda.Melalui edukasi yang terarah dan aplikatif, peserta didorong untuk mengadopsi digital marketing sebagai alat penting dalam berwirausaha.Ide kreatif peserta mampu diwujudkan menjadi nilai ekonomi nyata yang dapat dikembangkan secara mandiri, dimulai dari hal kecil dan segera diimplementasikan di lingkungan mereka.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana faktor kepribadian dan latar belakang sosial ekonomi memengaruhi minat serta keberhasilan generasi muda dalam mengadopsi digital marketing untuk berwirausaha, agar program edukasi dapat dirancang lebih personal dan tepat sasaran. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook sebagai alat pemasaran bagi usaha kecil yang dikelola oleh generasi muda, sehingga diketahui platform mana yang paling efisien dalam meningkatkan penjualan dan branding. Ketiga, perlu dilakukan penelitian jangka panjang yang mengamati perkembangan peserta pelatihan setelah enam bulan atau satu tahun, untuk melihat sejauh mana konsep mulai dari hal kecil berdampak pada keberlanjutan usaha dan perubahan kondisi ekonomi pribadi mereka, serta faktor pendukung atau penghambat yang muncul selama perjalanan kewirausahaan mereka.

  1. PKM PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI KEWIRAUSAHAAN PADA MILENIAL DI RAWAMANGUN JAKARTA TIMUR | Artino |... doi.org/10.30998/pkmbatasa.v1i3.1248PKM PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI KEWIRAUSAHAAN PADA MILENIAL DI RAWAMANGUN JAKARTA TIMUR Artino doi 10 30998 pkmbatasa v1i3 1248
Read online
File size283.34 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test