IBRAHIMYIBRAHIMY
JOEY: Journal of English IbrahimyJOEY: Journal of English IbrahimyUntuk mengetahui apakah Strategi Belajar Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Penting untuk menerapkan strategi belajar jigsaw karena ada fenomena di mana siswa sering merasa bosan dan tidak tertarik mengikuti kegiatan pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (CAR) yang dirancang dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas B SD di Asrama Bahasa Salafiyah-Syafiiyah, Situbondo, yang terdiri dari 17 siswa. Penelitian ini menghasilkan dampak negatif terhadap kemampuan berbicara siswa. Berdasarkan tes berbicara yang dilakukan pada pra-siklus, hanya 9 siswa dari 17 siswa yang mencapai skor lengkap dengan kriteria kelengkapan minimum 75 dan persentase kelengkapan 52,94% yang termasuk kriteria sangat rendah. Pada siklus 1, 13 siswa dari 17 siswa mencapai skor lengkap dengan persentase kelengkapan 76,47%, yang menunjukkan peningkatan dan termasuk dalam kriteria rata-rata. Pada siklus 2, 16 dari 17 siswa mencapai skor lengkap dengan persentase kelengkapan 94,11%. Peningkatan ini sangat efektif dan termasuk dalam kriteria sangat tinggi.
Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian Menggunakan Strategi Belajar Jigsaw untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa adalah sebagai berikut.Penerapan pembelajaran berbicara dengan menggunakan strategi belajar jigsaw di Kelas B SD Asrama Bahasa dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa.Pada pra-siklus, skor rata-rata tes pra-siklus adalah 73,11, yang dapat dikategorikan sebagai skor rata-rata.Pada siklus 1, skor rata-rata tes pascasiklus 1 adalah 76,17, juga dikategorikan sebagai skor rata-rata.Pada siklus 2, skor rata-rata tes pascasiklus 2 adalah 80, yang dapat dikategorikan sebagai skor tinggi.Ada juga peningkatan kelengkapan individu dan pencapaian KKM dari siklus 1 hingga siklus 2.Penggunaan strategi belajar jigsaw terhadap siswa Kelas B SD Asrama Bahasa Salafiyah-Syafiiyah Situbondo dianggap efektif oleh guru bahasa Inggris.Hasil ini ditemukan melalui tes lisan tentang efektivitas strategi belajar jigsaw dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa dan lembar observasi aktivitas siswa yang juga didukung oleh aktivitas guru.Persentase kelengkapan akhir tes lisan adalah 94,11% dengan kriteria sangat tinggi.Hanya satu siswa dari 17 siswa yang mendapatkan hasil tidak lengkap dengan KKM 75.Lembar observasi aktivitas siswa menunjukkan adanya perbaikan dari siklus 1 hingga siklus 2.Yaitu 64,58% dengan kriteria rendah pada siklus 1, dan 83,33% dengan kriteria tinggi pada siklus 2.Aktivitas guru juga menunjukkan adanya perbaikan dari siklus 1 ke siklus 2.Pada siklus 1, tingkat kesuksesan guru menghasilkan skor 75% dengan kriteria rata-rata, sedangkan pada siklus 2 menghasilkan skor 87,5% dengan kriteria tinggi.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas strategi belajar jigsaw dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan variabel dan metode yang berbeda. 2. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan strategi belajar jigsaw, seperti motivasi siswa, kondisi kelas, dan keterlibatan guru. 3. Mengembangkan strategi belajar jigsaw yang lebih inovatif dan menarik untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini dapat fokus pada desain aktivitas dan materi yang lebih variatif dan menarik bagi siswa.
| File size | 770.33 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IKHAFIIKHAFI Upaya tersebut dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan melihat gaya belajar peserta didik tersebut yakni menggunakan media keUpaya tersebut dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan melihat gaya belajar peserta didik tersebut yakni menggunakan media ke
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 7 siswa yang menyukai pelajaran Bahasa Inggris, sementara 33 siswa lainnya menyatakan tidak menyukainya. FaktorHasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 7 siswa yang menyukai pelajaran Bahasa Inggris, sementara 33 siswa lainnya menyatakan tidak menyukainya. Faktor
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Data dikumpulkan melalui tes kosa kata, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: rata-rata skor tes dari 58,20 (pre-test)Data dikumpulkan melalui tes kosa kata, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: rata-rata skor tes dari 58,20 (pre-test)
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Rendahnya keterlibatan siswa disebabkan oleh kurangnya motivasi, pemahaman terbatas mengenai manfaat aktivitas fisik, serta kecenderungan gaya hidup pasifRendahnya keterlibatan siswa disebabkan oleh kurangnya motivasi, pemahaman terbatas mengenai manfaat aktivitas fisik, serta kecenderungan gaya hidup pasif
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Pelatihan ini mengintegrasikan penguatan karakter religius melalui nilai kedisiplinan, kejujuran, keikhlasan, dan rasa syukur yang dipadukan dalam aktivitasPelatihan ini mengintegrasikan penguatan karakter religius melalui nilai kedisiplinan, kejujuran, keikhlasan, dan rasa syukur yang dipadukan dalam aktivitas
BIMABERILMUBIMABERILMU Hasilnya menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 69,41 menjadi 85,88, kelengkapan belajar dari 47,05 % menjadi 76,47 %, serta partisipasi aktifHasilnya menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 69,41 menjadi 85,88, kelengkapan belajar dari 47,05 % menjadi 76,47 %, serta partisipasi aktif
ICJAMBIICJAMBI Hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 35 % pada kondisi awal menjadi 75 % di siklus pertama dan 90 % di siklus kedua. PeningkatanHasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 35 % pada kondisi awal menjadi 75 % di siklus pertama dan 90 % di siklus kedua. Peningkatan
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Di daerah pedesaan seperti Dusun Karangpilang, Lamongan, kendala akses bimbingan belajar, terutama dalam Matematika, sering menjadi penghambat perkembanganDi daerah pedesaan seperti Dusun Karangpilang, Lamongan, kendala akses bimbingan belajar, terutama dalam Matematika, sering menjadi penghambat perkembangan
Useful /
IKHAFIIKHAFI Dalam pelatihan ini, modul diberikan kepada peserta pelatihan untuk dibaca secara lisan dan diberi feedback terlebih dahulu terhadap materi yang sulitDalam pelatihan ini, modul diberikan kepada peserta pelatihan untuk dibaca secara lisan dan diberi feedback terlebih dahulu terhadap materi yang sulit
IKHAFIIKHAFI Berdasarkan hasil analisis data tingkat ketercapaian kegiatan, dapat ditarik kesimpulan bahwa pelatihan ini berhasil sesuai dengan yang diharapkan. JikaBerdasarkan hasil analisis data tingkat ketercapaian kegiatan, dapat ditarik kesimpulan bahwa pelatihan ini berhasil sesuai dengan yang diharapkan. Jika
IKHAFIIKHAFI Dengan melihat hasil observasi setelah dilakukan sosialisasi, yaitu anak-anak di sekitar sekolah yang bersekolah pada SD Negeri 50 Kota Bengkulu, sudahDengan melihat hasil observasi setelah dilakukan sosialisasi, yaitu anak-anak di sekitar sekolah yang bersekolah pada SD Negeri 50 Kota Bengkulu, sudah
IBRAHIMYIBRAHIMY Hasil uji coba pertama menghasilkan skor 665 (88%) dan uji coba kedua menghasilkan skor 750 (93%), keduanya menunjukkan tingkat kecocokan yang sangat tinggi.Hasil uji coba pertama menghasilkan skor 665 (88%) dan uji coba kedua menghasilkan skor 750 (93%), keduanya menunjukkan tingkat kecocokan yang sangat tinggi.