UNISLAUNISLA
E-LINK JOURNALE-LINK JOURNALPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berbicara siswa dengan penguasaan tenses mereka. Penelitian ini dilaksanakan di Asrama Abu Huroiroh, SMA Islam Sunan Drajat, menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian adalah 146 siswa dan sampel sebanyak 30 siswa dipilih secara acak. Alat penelitian terdiri dari tes lisan untuk mengukur kemampuan berbicara dan tes tenses untuk mengukur penguasaan tenses sederhana (present, past, future). Hasil penelitian menunjukkan rata‑rata skor kemampuan berbicara adalah 62 (kelas menengah) dan rata‑rata skor penguasaan tenses adalah 44 (kelas rendah). Koefisien korelasi rxy sebesar 0,683, yang dikategorikan sebagai substantif, menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berbicara dan penguasaan tenses siswa.
Analisis data menunjukkan terdapat korelasi positif dan signifikan antara kemampuan berbicara siswa dengan penguasaan tenses mereka (rxy = 0,68).Rata‑rata skor kemampuan berbicara siswa adalah 62, yang menunjukkan tingkat kebiasaan yang menengah, sedangkan rata‑rata skor penguasaan tenses adalah 44, menandakan tingkat rendah.Dapat disimpulkan bahwa siswa dengan kemampuan berbicara yang lebih tinggi cenderung memiliki penguasaan tenses yang lebih baik.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek intervensi pengajaran tenses berbasis task‑based learning terhadap peningkatan kemampuan berbicara melalui desain eksperimental dengan kelompok kontrol. Selain itu, studi longitudinal dapat memperkirakan perkembangan hubungan antara kompetensi grammar dan kemampuan berbicara selama masa studi S1 untuk memahami dinamika perubahan. Peneliti berikutnya juga dapat menguji peran motivasi intrinsik dan ekspresi emosional dalam memediasi hubungan antara penguasaan tenses dan kemampuan berbicara menggunakan model path analysis.
| File size | 242.66 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Narasumber dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas VII. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara mengenai problematik dalam pembelajaranNarasumber dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas VII. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara mengenai problematik dalam pembelajaran
UNSIKAUNSIKA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari satu guru BK dan tiga siswa kelas IX. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari satu guru BK dan tiga siswa kelas IX. Hasil penelitian
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Lima konsep menjadi variabel dalam penelitian ini: panas reaksi, entalpi reaksi dalam kalorimeter, hukum Hess, diagram energi, dan energi ikatan. HasilLima konsep menjadi variabel dalam penelitian ini: panas reaksi, entalpi reaksi dalam kalorimeter, hukum Hess, diagram energi, dan energi ikatan. Hasil
OJSOJS Pembelajaran mandiri direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran seni rupa, khususnya materi menggambar alam benda, karena mampuPembelajaran mandiri direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran seni rupa, khususnya materi menggambar alam benda, karena mampu
UNYUNY Beberapa orang tua menganggap bahwa pembelajaran daring kurang efektif karena anak yang melakukan pembelajaran daring akan memiliki motivasi belajar yangBeberapa orang tua menganggap bahwa pembelajaran daring kurang efektif karena anak yang melakukan pembelajaran daring akan memiliki motivasi belajar yang
UNIDAUNIDA Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi langsung dan wawancara mendalam kepada guru tahsin dan beberapa siswa. HasilMetode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi langsung dan wawancara mendalam kepada guru tahsin dan beberapa siswa. Hasil
UNISLAUNISLA Setelah siklus kedua, rata‑rata skor mencapai 91,78% dengan 100% siswa melewati KKM. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan teka‑teki silang dapatSetelah siklus kedua, rata‑rata skor mencapai 91,78% dengan 100% siswa melewati KKM. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan teka‑teki silang dapat
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas XI IPA 4. Data dikumpulkan melalui tes dan non-tes (observasi, kajian dokumen, dan angket), kemudian dianalisisSubjek penelitian adalah 35 siswa kelas XI IPA 4. Data dikumpulkan melalui tes dan non-tes (observasi, kajian dokumen, dan angket), kemudian dianalisis
Useful /
UNIDAUNIDA Penelitian ini membahas pembelajaran maharah qiroah (kemampuan membaca dalam bahasa Arab) melalui bacaan sholat di dua sekolah dasar, yaitu SD Sungai MerabPenelitian ini membahas pembelajaran maharah qiroah (kemampuan membaca dalam bahasa Arab) melalui bacaan sholat di dua sekolah dasar, yaitu SD Sungai Merab
UNIDAUNIDA Bahasa Arab penting dikuasai, terutama di pesantren seperti Mahad Bina Madani, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biah lughawiyah diBahasa Arab penting dikuasai, terutama di pesantren seperti Mahad Bina Madani, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biah lughawiyah di
PAYUNGIPAYUNGI The introduction of the PAR method, employing the 5T approach (To Know, To Understand, To Plan, To Action, To Reflection), provides an effective solutionThe introduction of the PAR method, employing the 5T approach (To Know, To Understand, To Plan, To Action, To Reflection), provides an effective solution
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Penerapan ijarah atau sewa menyewa mobil di desa Karang Penang Oloh merupakan kegiatan muamalah yang diatur secara sah dan menguntungkan bagi masyarakat.Penerapan ijarah atau sewa menyewa mobil di desa Karang Penang Oloh merupakan kegiatan muamalah yang diatur secara sah dan menguntungkan bagi masyarakat.