UNIDAUNIDA

Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa ArabTatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab

Penelitian ini membahas pembelajaran maharah qiroah (kemampuan membaca dalam bahasa Arab) melalui bacaan sholat di dua sekolah dasar, yaitu SD Sungai Merab Luar di Malaysia dan SD Amaliah di Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi pendekatan pembelajaran yang digunakan serta membandingkan persamaan dan perbedaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis komparatif Bereday. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi, serta dianalisis dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan bahwa SD di Malaysia menggunakan Kurikulum Pendidikan Islam yang bertahap dan fokus pada pengenalan dasar, sedangkan SD di Indonesia mengadopsi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan yang lebih sistematis dan interaktif. Terdapat kesamaan dan perbedaan dalam metode, media, strategi, serta faktor lingkungan dan siswa yang memengaruhi pembelajaran di kedua sekolah.

Penelitian ini menjelaskan tentang pembelajaran maharah qiroah melalui bacaan sholat antara SD Sungai Merab Luar Malaysia dan SD Amaliah Indonesia, sehingga peneliti dapat memberikan kesimpulan terkait studi komparatif pembelajaran maharah qiroah melalui bacaan sholat antara kedua sekolah tersebut.Kedua sekolah menggunakan metode yang sama dalam memperkenalkan siswa pada keterampilan membaca yang baik dan benar melalui bacaan sholat.Kedua sekolah menekankan bahwa pembelajaran maharah qiroah melalui bacaan sholat memiliki manfaat besar bagi siswa dalam membiasakan diri membaca bahasa Arab dengan baik, dan bacaan sholat dapat memberikan kontribusi penting.Keberhasilan pembelajaran didukung oleh kebiasaan membaca Al-Quran, beribadah secara berjamaah, dan guru yang kompeten, namun mereka menghadapi kendala seperti kurangnya perhatian dan motivasi siswa.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran maharah qiroah, mengingat keterbatasan penggunaan media modern di kedua sekolah. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi motivasi siswa dalam belajar membaca bahasa Arab, khususnya dalam konteks pembelajaran melalui bacaan sholat. Ketiga, penelitian eksperimen dapat dirancang untuk menguji efektivitas model pembelajaran blended learning yang menggabungkan metode tradisional dengan teknologi digital, dengan fokus pada peningkatan kemampuan membaca dan pemahaman siswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran maharah qiroah di sekolah dasar, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan era digital.

  1. Comparative Study of Maharah Qiro’ah Learning Through Prayer Readings in Malaysia and Indonesia... ojs.unida.info/tatsqifiy/article/view/21070Comparative Study of Maharah QiroAoah Learning Through Prayer Readings in Malaysia and Indonesia ojs unida tatsqifiy article view 21070
  2. Implementasi Metode Amtsilati Dalam Meningkatkan Kemampuan Maharah Qiro'ah | Arabiyatuna: Jurnal... doi.org/10.29240/jba.v3i1.708Implementasi Metode Amtsilati Dalam Meningkatkan Kemampuan Maharah Qiroah Arabiyatuna Jurnal doi 10 29240 jba v3i1 708
Read online
File size460.36 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test