PROVISIPROVISI

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASIJURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Penelitian ini mengkaji strategi digital serta implementasinya dalam pengembangan konten pembelajaran Bahasa Indonesia pada media sosial. Di era digital, media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan, termasuk pendidikan, sehingga diperlukan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih relevan dan menarik bagi peserta didik. Artikel ini menawarkan strategi komprehensif dan implementasi digital yang mencakup berbagai jenis konten seperti infografis, video pendek, kuis interaktif, dan tantangan bahasa untuk meningkatkan pemahaman tata bahasa, kosakata, serta keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan, dengan solusi pemilihan platform yang tepat, desain visual yang menarik, serta evaluasi efektivitas konten, sambil menangani tantangan validitas informasi dan potensi distraksi.

Media sosial telah terbukti menjadi media pembelajaran alternatif yang efektif untuk Bahasa Indonesia, menawarkan konteks belajar yang interaktif dan adaptif.Pengembangan konten edukatif berbasis media sosial dapat mengintegrasikan fungsi kognitif, afektif, dan sosial‑budaya, sekaligus memperkuat literasi abad ke‑21 seperti literasi media, berpikir kritis, dan komunikasi etis.Implementasinya menuntut transformasi paradigma menuju pembelajaran yang inklusif, kolaboratif, dan digital‑native, didukung oleh peningkatan kompetensi guru, infrastruktur digital, serta kebijakan pendidikan yang responsif.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan kuis interaktif berbasis game pada media sosial memengaruhi peningkatan keterampilan bahasa tertentu di antara kelompok usia yang berbeda, sehingga memberikan panduan desain yang lebih efektif. Selanjutnya, penting untuk mengeksplorasi penerapan sistem personalisasi berbasis kecerdasan buatan dalam menyajikan konten Bahasa Indonesia yang disesuaikan dengan profil belajar masing‑masing peserta, guna menilai dampaknya terhadap keterlibatan dan hasil belajar. Terakhir, penelitian harus menelaah isu kesetaraan digital dengan memfokuskan pada hambatan akses di daerah pedesaan dibandingkan perkotaan, serta merumuskan strategi inklusif yang memastikan semua siswa dapat berpartisipasi secara optimal dalam pembelajaran bahasa melalui media sosial.

Read online
File size466.43 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test