AFEKSIAFEKSI
Kognisi: Jurnal Ilmu KeguruanKognisi: Jurnal Ilmu KeguruanKurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berbasis proyek sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila melalui konsep merdeka belajar. Hal tersebut menjadi tantangan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik melalui proyek yang memberikan pengalaman belajar bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, metode deskriptif, jenis studi kasus. Pengumpulan data melalui studi dokumen, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknik analisis interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat merencanakan pembelajaran dengan baik sesuai tahapan perencanaan pembelajaran mulai dari analisis capaian, asesmen diagnostik, penyusunan modul ajar, penyesuaian capaian, pelaksanaan asesmen, dan evaluasi, namun guru perlu melaksanakan asesmen diagnostik sebagai tahap yang berdiri sendiri, bukan termasuk dalam modul ajar, serta melengkapi komponen yang belum ada dalam modul ajar, sementara pelaksanaan pembelajaran telah sesuai dengan modul ajar yang dibuat oleh guru dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek, metode diskusi, presentasi, dan praktik dengan berbantu media PPT, gambar, dan video pembelajaran yang meningkatkan keaktifan belajar dan kreativitas peserta didik. Guru dan sekolah harus bekerja sama dalam mengembangkan bahan ajar untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran Perencanaan Bisnis Event Organizer, sehingga peserta didik memiliki pedoman belajar yang jelas.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan mengenai implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Bisnis Event Organizer di SMK Negeri 1 Sukoharjo, peneliti dapat menarik dua Kesimpulan.Pertama, tahapan perencanaan pembelajaran yang dilaksanakan guru belum sesuai dengan tahapan perencanaan Kemendikbudristek.Guru masih harus melaksanakan asesmen diagnostik dan melengkapi komponen dalam modul ajar.Kedua, pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan modul ajar yang dirancang guru dengan menggunakan project based learning dan metode resitasi, serta berbantu media pembelajaran berupa PPT, gambar, dan video pembelajaran.Penggunaan model, metode, dan media tersebut mendorong peserta didik untuk aktif dalam pembelajaran untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan konteks teori konstruktivisme.Keaktifan peserta didik terlihat pada saat mereka berdiskusi dan presentasi di depan kelas, serta saat kegiatan praktik peserta didik saling memberikan arahan dan umpan balik dalam menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi.Hal tersebut didukung hasil belajar yang baik di mana seluruh peserta didik kelas XI Pemasaran 1 dinyatakan tuntas karena telah mencapai capaian pembelajaran yang ditentukan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi efektivitas asesmen diagnostik sebagai tahap tersendiri dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam konteks pembelajaran berbasis proyek. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk membandingkan implementasi Kurikulum Merdeka di berbagai sekolah dengan karakteristik yang berbeda, terutama di daerah lain yang belum diteliti. Ketiga, penelitian dapat fokus pada pengintegrasian teknologi digital dalam pembelajaran berbasis proyek, seperti penggunaan platform pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dan efisiensi proses asesmen. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang tantangan dan strategi optimal dalam penerapan kurikulum yang berfokus pada kemandirian dan kreativitas peserta didik.
| File size | 257.42 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Metode penelitian menggunakan deskriptif dan kualitatif dengan teknik analisis data “simak dan catat, menghasilkan temuan 33 tanda yang berhubungan denganMetode penelitian menggunakan deskriptif dan kualitatif dengan teknik analisis data “simak dan catat, menghasilkan temuan 33 tanda yang berhubungan dengan
UNDWIUNDWI Data dianalisis menggunakan pendekatan reflektif dan interpretatif dengan merujuk pada teori pengembangan keterampilan berbahasa menurut Gereda (2020),Data dianalisis menggunakan pendekatan reflektif dan interpretatif dengan merujuk pada teori pengembangan keterampilan berbahasa menurut Gereda (2020),
UNDWIUNDWI Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis smartphone untuk teks anekdot bagi siswa sekolah menengah atas menggunakan model DDDEPenelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis smartphone untuk teks anekdot bagi siswa sekolah menengah atas menggunakan model DDDE
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pendidikan berfungsi sebagai tindakan konkret untuk memperbaiki kegiatan manusia supaya lebih baik, dengan adanya pendidikan, perlahan-lahan masalah yangPendidikan berfungsi sebagai tindakan konkret untuk memperbaiki kegiatan manusia supaya lebih baik, dengan adanya pendidikan, perlahan-lahan masalah yang
AFEKSIAFEKSI Penerapan strategi ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan menyesuaikan kebutuhan individual. Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dampakPenerapan strategi ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan menyesuaikan kebutuhan individual. Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dampak
AFEKSIAFEKSI Pendidikan selalu berupaya menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi siswa dalam mengembangkan potensi mereka, dengan motivasi belajar sebagaiPendidikan selalu berupaya menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi siswa dalam mengembangkan potensi mereka, dengan motivasi belajar sebagai
AFEKSIAFEKSI Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Surakarta diantaranya diwujudkan melalui pelaksanaan pembelajaran, projek P5, dan kegiatan tersendiri dari satuanProfil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Surakarta diantaranya diwujudkan melalui pelaksanaan pembelajaran, projek P5, dan kegiatan tersendiri dari satuan
AFEKSIAFEKSI Ini ditunjukkan oleh nilai dalam siklus I dengan ketuntasan 69,2% dengan rata-rata 75,1, sedangkan tingkat ketuntasan siswa pada siklus II adalah 90% (12Ini ditunjukkan oleh nilai dalam siklus I dengan ketuntasan 69,2% dengan rata-rata 75,1, sedangkan tingkat ketuntasan siswa pada siklus II adalah 90% (12
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Subjek penelitian satu orang dengan target behavior siswa gangguan emosi dan perilaku dapat meningkat kemampuan komunikasi ekspresifnya. Hasil penelitianSubjek penelitian satu orang dengan target behavior siswa gangguan emosi dan perilaku dapat meningkat kemampuan komunikasi ekspresifnya. Hasil penelitian
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pemilihan subjek penelitian menggunakan instrumen identifikasi anak berkebutuhan khusus dan asesmen berhitung. Penelitian ini menggunakan bentuk singlePemilihan subjek penelitian menggunakan instrumen identifikasi anak berkebutuhan khusus dan asesmen berhitung. Penelitian ini menggunakan bentuk single
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dalam menghadapi tantangan yang dihadapi siswa dalam membaca, guru perlu proaktif memberikan bimbingan untuk membantu mereka mengatasi kendala yang menghambatDalam menghadapi tantangan yang dihadapi siswa dalam membaca, guru perlu proaktif memberikan bimbingan untuk membantu mereka mengatasi kendala yang menghambat
STIMLASHARANJAYASTIMLASHARANJAYA Perusahaan disarankan untuk merancang program pengelolaan stres dan memberikan dukungan yang tepat sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Misalnya,Perusahaan disarankan untuk merancang program pengelolaan stres dan memberikan dukungan yang tepat sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Misalnya,