AFEKSIAFEKSI
Kognisi: Jurnal Ilmu KeguruanKognisi: Jurnal Ilmu KeguruanBerdasarkan hasil survei pembelajaran IPA di MI Tamrinul Ulum Jets, terungkap bahwa masih banyak siswa yang kurang memahami materi dan tidak mencapai KKM. Hal ini berkaitan dengan permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini: Apakah model pembelajaran Contextual Teaching an Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA pokok bahasan kalor dan perpindahannya pada siswa kelas V MI Tamrinul Ulum Jetis tahun pelajaran 2022-2023? Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam II siklus, dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Melalui teknik pengumpulan data yaitu tes hasil belajar, dokumentasi dan observasi berdasarkan penelitian diperoleh informasi sebagai berikut: Hasil ketuntasan belajar pada prasiklus sebesar 23% (3 siswa), kemudian 69% (9 siswa), setelah dilakukan refleksi dan perbaikan pada siklus II, nilai ketuntasan siswa mencapai 90% (12 siswa).
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan bantuan benda konkret, model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi panas dan perpindahannya di Kelas V MI Tamrinul Ulum Jetis Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang, tahun 2022-2023.Ini ditunjukkan oleh nilai dalam siklus I dengan ketuntasan 69,2% dengan rata-rata 75,1, sedangkan tingkat ketuntasan siswa pada siklus II adalah 90% (12 siswa) dengan rata-rata 81,1.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran kontekstual untuk topik IPA lainnya di tingkat kelas yang berbeda, seperti kelas VI atau VII, untuk melihat apakah hasil serupa dapat dicapai. Selain itu, peneliti bisa menggabungkan pendekatan kontekstual dengan teknologi interaktif, seperti simulasi digital, untuk mengevaluasi apakah kombinasi ini meningkatkan pemahaman konsep ilmiah secara lebih efektif. Terakhir, penelitian juga dapat membandingkan model pembelajaran kontekstual dengan pendekatan lain, seperti pembelajaran berbasis proyek, untuk menentukan strategi mana yang paling optimal dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa di lingkungan pendidikan madrasah.
| File size | 217.15 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan menghasilkan kelas X-H sebagai kelas eksperimen dan kelas X-I sebagai kelas kontrol. InstrumenTeknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan menghasilkan kelas X-H sebagai kelas eksperimen dan kelas X-I sebagai kelas kontrol. Instrumen
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Penelitian dilakukan di SDS Islam Al Fathiyah Jakarta Timur, dengan subjek penelitian siswa kelas V. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,Penelitian dilakukan di SDS Islam Al Fathiyah Jakarta Timur, dengan subjek penelitian siswa kelas V. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,
UMBUMB Perbedaan skor pre‑test menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memperkuat peran media digitalPerbedaan skor pre‑test menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memperkuat peran media digital
AINARAPRESSAINARAPRESS Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di SD Negeri 17 Woja, di mana siswa kelas IV kurang serius dan kurang fokus dalam menerimaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di SD Negeri 17 Woja, di mana siswa kelas IV kurang serius dan kurang fokus dalam menerima
AINARAPRESSAINARAPRESS Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji normalitasTeknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji normalitas
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Persentase rata-rata hasil belajar yang mengikuti model Problem Based Learning adalah 79,03% yang kemampuan belajarnya meningkat dan persentase rata-rataPersentase rata-rata hasil belajar yang mengikuti model Problem Based Learning adalah 79,03% yang kemampuan belajarnya meningkat dan persentase rata-rata
AINARAPRESSAINARAPRESS Media pembelajaran Replika Peta Budaya merupakan alat bantu yang digunakan untuk memudahkan siswa dalam proses pembelajaran, materi memuat berisi gambarMedia pembelajaran Replika Peta Budaya merupakan alat bantu yang digunakan untuk memudahkan siswa dalam proses pembelajaran, materi memuat berisi gambar
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Sedangkan persentase retensi peserta didik secara klasikal sebesar 96% dengan kategori sangat tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapanSedangkan persentase retensi peserta didik secara klasikal sebesar 96% dengan kategori sangat tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas XI IPA 3 SMAMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas XI IPA 3 SMA
WIRARAJAWIRARAJA Namun, hambatan utama adalah biaya tinggi karena prosedur standar harus diikuti ketat agar hasil valid. Kesimpulan: tes asam nukleat berguna dalam diagnosisNamun, hambatan utama adalah biaya tinggi karena prosedur standar harus diikuti ketat agar hasil valid. Kesimpulan: tes asam nukleat berguna dalam diagnosis
WIRARAJAWIRARAJA Artikel ini membahas tentang kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja dan dampaknya terhadap pekerja dan perusahaan. Kecelakaan kerja dapat menyebabkanArtikel ini membahas tentang kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja dan dampaknya terhadap pekerja dan perusahaan. Kecelakaan kerja dapat menyebabkan
STIMLASHARANJAYASTIMLASHARANJAYA Hambatan utama dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Gowa adalah konversi lahan dan regenerasi petani. Peran kebijakan pemerintah dalam mendukungHambatan utama dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Gowa adalah konversi lahan dan regenerasi petani. Peran kebijakan pemerintah dalam mendukung