MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Latar Belakang : Edema merupakan salah satu ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III. Namun, masih ada beberapa ibu hamil trimester III yang mengalami edema. Pemberian asuhan berkelanjutan denagan intervensi pemberian terapi rendam air hangat kencur, diduga dapat mengurangi edema pada kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi rendam air hangat kencur terhadap penurunan derajat edema kaki pada ibu hamil trimester III. Tujuan : Pelayanan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. I dilaksanakan mulai dari masa kehamilan III, persalinan, nifas, neonatus, hingga keluarga berencana secara berkesinambungan. Proses asuhan diawali dengan pengumpulan data subjektif yang disampaikan oleh Ny. I serta data objektif berdasarkan hasil pemeriksaan. Asuhan berkelanjutan ini dilakukan di Klinik Puri Adisty Kota Yogyakarta dan rumah Ny. I, berupa intervensi pemberian terapi rendam air hangat kencur untuk mengurangi edema pada kaki pada masa kehamilan trimester III. Metode: Asuhan berkelanjutan pada Ny. I dengan pemberian terapi rendam air hangat kencur dilakukan selama 5 hari berturut-turut untuk mengurangi edema pada kaki. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh tanda edema pada kaki ibu sudah berkurang. Derajat edema ibu pada hari pertama dilakukan asuhan yaitu pada derajat 3. Dan setelah dilakukan asuhan selama 5 hari berturut-turut, kemudian dilakukan pengukuran ulang menggunakan skala pitting, derajat edema sudah berkurang menjadi derajat 0. Hasil : Tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan asuhan yang diberikan. Pemberian terapi rendam air hangat kencur secara berkelanjutan terbukti efeksif dalam mengurangi edema pada kaki. Disarankan pemberian terapi rendam air hangat kencur dilakukansecara rutin sebagai bagian dari asuhan berkelanjutan untuk mendukung berkurangnya edema.

I dimulai pada tanggal 11 September 2025 sampai dengan Oktober 2025 dari masa kehamilan trimester III, bersalin, nifas, neonatus, dan keluarga berencana.Intervensi utama berupa pemberian terapi rendam air hangat kencur untuk mengurangi edema.Pelaksanaan asuhan dilakukan dengan pendekatan manajemen kebidanan berbasis pola pikir Varney dan metode SOAP di Klinik Puri Adisty.Evaluasi menunjukkan bahwa pemberian terapi rendam air hangat kencur selama 5 hari efektif mengurangi edema kaki pada Ny.Hasil ini menegaskan bahwa intervensi non-farmakologis sederhana ini dapat mendukung penurunan derajat edema pada kaki.Analisis menunjukkan tidak ada kesenjangan antara teori dan praktik.Asuhan berkelanjutan yang diberikan sesuai dengan metode Varney dan SOAP, sehingga praktik lapangan sejalan dengan konsep dasar kebidanan.

Diharapkan penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang terapi rendam air hangat kencur pada edema kaki ibu hamil. Selain itu, perlu dilakukan studi banding untuk membandingkan efektivitas terapi ini dengan metode non-farmakologis lain seperti pijat kaki atau latihan fisik ringan. Penelitian juga dapat mengkaji respons individu terhadap terapi ini berdasarkan faktor seperti usia, berat badan, atau riwayat kesehatan ibu hamil.

  1. ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA IBU HAMIL NY.I DENGAN TERAPI RENDAM AIR HANGAT KENCUR UNTUK MENGURANGI... jurnal.mitrahusada.ac.id/emj/article/view/411ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA IBU HAMIL NY I DENGAN TERAPI RENDAM AIR HANGAT KENCUR UNTUK MENGURANGI jurnal mitrahusada ac emj article view 411
  2. Keefektifan pijat kaki dan terapi rendam air hangat terhadap edema kaki ibu hamil trimester III | Jurnal... riset.unisma.ac.id/index.php/JP2M/article/view/22182Keefektifan pijat kaki dan terapi rendam air hangat terhadap edema kaki ibu hamil trimester III Jurnal riset unisma ac index php JP2M article view 22182
Read online
File size253.18 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test