ITNYITNY

KURVATEKKURVATEK

Peningkatan performa sepeda motor menjadi perhatian utama sebagai upaya meningkatkan efisiensi energi. Performa sepeda motor sangat dipengaruhi oleh sudut pengapian dan nilai oktan bahan bakar, karena sudut pengapian pada sepeda motor standar dirancang untuk bahan bakar RON 88. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi sudut pengapian menggunakan Programmable CDI dan variasi bahan bakar terhadap performa mesin sepeda motor bebek berkapasitas 110 cc. Variabel penelitian adalah sudut pengapian dan jenis bahan bakar dengan nilai oktan berbeda (Pertalite RON 90, Pertamax RON 92, dan Pertamax Turbo RON 98). Metode eksperimental digunakan dengan melakukan pengujian pada chassis dinamometer untuk memperoleh data daya, dan torsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sudut pengapian dengan menggunakan Programmable CDI dan peningkatan nilai oktan bahan bakar dapat meningkatkan performa daya dan torsi mesin secara signifikan, terutama pada putaran mesin sedang dan tinggi. Sudut pengapian standar tertinggi yaitu: 32° sebelum titik mati atas menggunakan bahan bakar menghasilkan daya tertinggi sebesar 7,8 HP pada 7500 sampai 8000 RPM dan torsi tertinggi adalah 8,41 Nm pada putaran mesin 4000 rpm. Sementara pada Programmable CDI, daya tertinggi dicapai dengan sudut pengapian 34° sebelum titik mati atas posisi map 2 dengan bahan bakar Pertamax Turbo (RON 98) daya tertinggi sebesar 8 HP putaran mesin 7500 rpm dan torsi tertinggi adalah 8,66 Nm pada putaran mesin 4500 rpm.

Sudut pengapian dan nilai oktan bahan bakar sangat berpengaruh terhadap daya, torsi, dan karakteristik sepeda motor bebek 110 cc, karena kompresi dan sudut pengapian standar dirancang untuk bahan bakar RON 88.Penggantian jenis bahan bakar memerlukan penyesuaian, salah satu alternatifnya adalah penyesuaian sudut pengapian menggunakan CDI Programable.Timing pengapian yang lebih maju dan nilai oktan bahan bakar lebih tinggi menghasilkan daya dan torsi yang lebih besar pada putaran mesin tinggi, seperti yang ditunjukkan pada kurva pengapian CDI Programable map 2.

Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada pengembangan sistem pemantauan real‑time yang dapat menyesuaikan sudut pengapian secara otomatis sesuai variasi oktan bahan bakar yang masuk, sehingga kinerja mesin dapat terus dioptimalkan dalam kondisi operasional yang beragam; penelitian lain dapat mengeksplorasi dampak kombinasi penggunaan bahan bakar dengan aditif anti‑knocking pada mesin bebek 110 cc, agar dapat meminimalkan detrimental effects dan meningkatkan umur pakai piston serta sistem pembakaran; dan studi tambahan dapat menganalisis efek jangka panjang pengapian maju pada emisi gas buang serta konsumsi bahan bakar, guna mengetahui trade‑off antara peningkatan performa mesin dengan dampak lingkungan yang lebih baik pada kendaraan bebek di perkotaan.

Read online
File size637.84 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test