EJOURNALYARSIEJOURNALYARSI

Khatulistiwa Nursing JournalKhatulistiwa Nursing Journal

Latar Belakang: Pendidikan kesehatan memiliki beberapa metode, salah satunya metode diskusi yang disebut buzz group. Metode ini mempunyai banyak keuntungan, antara lain mendorong anggota yang kurang aktif menjadi aktif, menciptakan suasana acara yang menyenangkan, dan efisien. Oleh karena itu perlu dikaji apakah metode buzz group saat melakukan pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan kader kesehatan. Tujuan: Mendapatkan gambaran efektivitas pendidikan kesehatan dengan metode buzz group terhadap tingkat pengetahuan kader kesehatan dalam menangani hipertensi di kelurahan Mojosongo. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah pre‑eksperimental dengan rancangan one‑group pre‑test dan post‑test tanpa kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi sebanyak 50 responden. Instrumen berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Shapiro‑Wilk dan uji Wilcoxon dengan nilai p‑value <0,05. Hasil: Uji normalitas menunjukkan p‑value 0,000; uji Wilcoxon pada pre‑post test menunjukkan p‑value 0,000. Kesimpulan: Metode buzz group dapat meningkatkan pengetahuan kader secara signifikan.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode buzz group dalam pendidikan kesehatan secara signifikan meningkatkan pengetahuan kader tentang terapi rendam kaki air jahe hangat pada pasien hipertensi.Hasil analisis statistik (Uji Wilcoxon) memperlihatkan perbedaan yang bermakna antara nilai pre‑test dan post‑test (p‑value = 0,000), menandakan efektivitas intervensi.Oleh karena itu, buzz group dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan utama dalam program pelatihan kader kesehatan untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menangani hipertensi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas kombinasi metode buzz group dengan platform digital seperti aplikasi mobile untuk meningkatkan jangkauan dan interaktivitas edukasi kesehatan bagi kader di wilayah terpencil; selanjutnya, perbandingan antara buzz group dan metode interaktif lain, misalnya peer‑education atau simulasi klinis, dapat dilakukan untuk menilai perbedaan tingkat retensi pengetahuan dalam jangka panjang serta dampaknya terhadap perilaku kesehatan; terakhir, studi longitudinal yang mengaitkan peningkatan pengetahuan kader melalui buzz group dengan outcome klinis nyata, seperti perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi, akan memberikan bukti kuat mengenai kontribusi pendidikan kader terhadap perbaikan kesehatan masyarakat.

  1. Rendam Kaki Air Hangat Jahe Dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi | Khatulistiwa Nursing... doi.org/10.53399/knj.v3i1.55Rendam Kaki Air Hangat Jahe Dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Khatulistiwa Nursing doi 10 53399 knj v3i1 55
  2. Pemberdayaan Caregiver Keluarga Berbasis Online Dalam Perawatan Lansia Dengan Hipertensi Di Era Pandemi... jakk.candle.or.id/index.php/jakk/article/view/32Pemberdayaan Caregiver Keluarga Berbasis Online Dalam Perawatan Lansia Dengan Hipertensi Di Era Pandemi jakk candle index php jakk article view 32
  3. Multimedia Quality About Risk Dating As A Youth Health Promotion Media | Journal of Applied Nursing and... janh.candle.or.id/index.php/janh/article/view/4Multimedia Quality About Risk Dating As A Youth Health Promotion Media Journal of Applied Nursing and janh candle index php janh article view 4
  1. #fungsi sosial#fungsi sosial
Read online
File size265.98 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2de
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test