ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE

EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, AkuntansiEKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Rata-rata lama sekolah, Angka Harapan Hidup, dan Pengeluaran Perkapita terhadap kemiskinan provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan regresi data panel yang terdiri dari 10 kabupaten yang ada di provinsi Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan program Eviews 12. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari BPS Nusa Tenggara Barat. Estimasi yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM). Secara keseluruhan, hasil analisis regresi data panel dan uji hipotesis disimpulkan bahwa dalam penelitian ini secara simultan Rata-rata lama sekolah, Angka harapan hidup secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Variabel Rata-rata lama sekolah, Angka harapan hidup secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Dan Pengeluaran perkapita secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan.

Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa rata-rata lama sekolah secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Nusa Tenggara Barat tahun 2019-2022.Angka harapan hidup secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Nusa Tenggara Barat tahun 2019-2022.Pengeluaran perkapita secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Nusa Tenggara Barat tahun 2019-2022.Secara simultan, rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, pengeluaran per kapita berpengaruh terhadap kemiskinan di Nusa Tenggara Barat tahun 2019-2022.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi secara lebih mendalam mengenai peran kualitas pendidikan, bukan hanya lama sekolah, dalam mengurangi kemiskinan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengukur indikator kualitas pendidikan seperti rasio guru-murid, fasilitas sekolah, dan hasil belajar siswa, serta menganalisis dampaknya terhadap pendapatan dan kesempatan kerja masyarakat. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan analisis dengan memasukkan faktor-faktor lain yang berpotensi memengaruhi kemiskinan, seperti akses terhadap layanan kesehatan, infrastruktur, dan modal usaha. Dengan demikian, diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas permasalahan kemiskinan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan pendekatan longitudinal untuk melacak perubahan kemiskinan dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi pola-pola yang muncul. Hal ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi perumusan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. #hasil belajar siswa#hasil belajar siswa
  2. #provinsi nusa#provinsi nusa
Read online
File size206.91 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2J6
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test