IPTSIPTS
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA melalui model Snowball Throwing kelas V SD Negeri 101110 Aek Badak Kabupaten Tapanuli Selatan. Subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri 101110 Aek Badak Kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data melalui lembar soal tes dan lembar observasi aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan hasil pengamatan observer aktivitas belajar siswa dan guru meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I 77,77% aktivitas siswa dan 75% aktivitas guru. Pada siklus II meningkat 86,11% aktivitas siswa dan 85% aktivitas guru. Hasil belajar siswa diukur melalui tes yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Siklus I mencapai 58,82% atau 10 orang siswa sudah mencapai KKM 41,17% siswa yang belum mencapai KKM. Siklus II meningkat menjadi 90% atau 18 orang siswa sudah mencapai KKM 10% atau 2 orang siswa belum mencapai KKM. Peningkatan hasil belajar mencapai 31 %. Hal tersebut dapat membuktikan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 101110 Aek Badak Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pembelajaran materi jenis makanan hewan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 101110 Aek Badak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun ajaran 2022/2023, yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil tes dan keterlibatan aktif siswa selama proses belajar mengajar.Langkah-langkah model Snowball Throwing mendorong siswa untuk berperan aktif, tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga belajar secara menyenangkan sehingga konsep materi dapat tersampaikan dengan baik.Peningkatan hasil belajar terlihat dari persentase ketuntasan yang meningkat dari 38,46% pada studi awal, 58,82% pada siklus I, hingga 88% pada siklus II.
Pertama, perlu diteliti efektivitas model Snowball Throwing pada mata pelajaran selain IPA, misalnya matematika atau bahasa Indonesia, untuk melihat apakah model ini dapat meningkatkan hasil belajar secara konsisten di berbagai bidang studi. Kedua, perlu dikaji bagaimana variasi dalam pembentukan kelompok—seperti kelompok heterogen berdasarkan kemampuan, jenis kelamin, atau kepribadian—mempengaruhi dinamika dan hasil pembelajaran dengan model Snowball Throwing. Ketiga, penting untuk mengembangkan versi digital atau termodifikasi dari model ini, misalnya dengan menggunakan perangkat tablet atau aplikasi kelas, agar dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran hybrid atau daring, menyesuaikan perkembangan teknologi dan kebutuhan sekolah masa kini. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang fleksibilitas dan adaptasi model pembelajaran aktif ini di berbagai kondisi dan jenjang pendidikan.
| File size | 206.04 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Sampel dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas XI IPA A sebagai kelas eksperimen 1 yang direncanakan 30 siswa, dan kelas XI IPA B sebagai kelas eksperimenSampel dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas XI IPA A sebagai kelas eksperimen 1 yang direncanakan 30 siswa, dan kelas XI IPA B sebagai kelas eksperimen
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Pada pengukuran kedua didapat mean pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan (post test) adalah 6. 84 Hasil uji statistik paired t test didapatkanPada pengukuran kedua didapat mean pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan (post test) adalah 6. 84 Hasil uji statistik paired t test didapatkan
USNSJUSNSJ Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif (16 orang) Program Studi Pendidikan Biologi yang mengambil mata kuliah Media dan Sumber Pembelajaran BiologiSubjek penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif (16 orang) Program Studi Pendidikan Biologi yang mengambil mata kuliah Media dan Sumber Pembelajaran Biologi
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain Quasi-Eksperimental. Desain eksperimental yang digunakan adalah Nonequivalent Control GroupPenelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain Quasi-Eksperimental. Desain eksperimental yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Kooperatif Tipe Number Heads Together dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. AktivitasMaka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Kooperatif Tipe Number Heads Together dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Aktivitas
USNSJUSNSJ Sebaliknya, beberapa bagian instruksi laboratorium tertulis perlu diperbaiki untuk membuat handout mikrobiologi yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian,Sebaliknya, beberapa bagian instruksi laboratorium tertulis perlu diperbaiki untuk membuat handout mikrobiologi yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian,
MAHADEWAMAHADEWA Indikator berpikir kritis yang paling banyak dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika IKIP PGRI Jember yaitu Interpretation, sedangkan indikator berpikirIndikator berpikir kritis yang paling banyak dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika IKIP PGRI Jember yaitu Interpretation, sedangkan indikator berpikir
USDUSD Penelitian ini mengembangkan materi pembelajaran berbicara berbahasa Inggris bagi staf Bank Mandiri Yogyakarta dengan mengadopsi tiga langkah awal modelPenelitian ini mengembangkan materi pembelajaran berbicara berbahasa Inggris bagi staf Bank Mandiri Yogyakarta dengan mengadopsi tiga langkah awal model
Useful /
UNAIUNAI Penelitian menyelidiki pengalaman hidup para Marites yang selalu memperbarui informasi terkini dan tidak keberatan membagikannya kepada orang lain. AktivitasPenelitian menyelidiki pengalaman hidup para Marites yang selalu memperbarui informasi terkini dan tidak keberatan membagikannya kepada orang lain. Aktivitas
IPTSIPTS Dalam proses pembelajaran, peneliti memiliki tiga tahapan kegiatan yaitu kegiatan awal atau pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan akhir atau penutup.Dalam proses pembelajaran, peneliti memiliki tiga tahapan kegiatan yaitu kegiatan awal atau pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan akhir atau penutup.
IPTSIPTS Padang Bolak Kab. Padang Lawas Utara, dan 2) Hasil pembelajaran IPS materi Kondisi Geografis Indonesia menggunakan Metode Investigasi Kelompok pada siswaPadang Bolak Kab. Padang Lawas Utara, dan 2) Hasil pembelajaran IPS materi Kondisi Geografis Indonesia menggunakan Metode Investigasi Kelompok pada siswa
USDUSD Penelitian ini menunjukkan bahwa calon guru bahasa asing dapat membentuk identitas profesional mereka sendiri meskipun dalam tahap awal praktik mengajar.identitasPenelitian ini menunjukkan bahwa calon guru bahasa asing dapat membentuk identitas profesional mereka sendiri meskipun dalam tahap awal praktik mengajar.identitas