STP IPISTP IPI

Sapa: Jurnal Kateketik dan PastoralSapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral

Pendidikan iman anak merupakan tanggung jawab utama orang tua yang dimulai dari keluarga, yang merupakan lingkungan pertama bagi anak. Dalam Alkitab, khususnya Perjanjian Lama, peran orang tua dalam mendidik iman anak sangat ditekankan. Sebagai contoh, dalam Kejadian 48:15‑16, Yakub memberikan sharing iman kepada anak‑anaknya, Efraim dan Manasye, dengan menyatakan bahwa Allah adalah gembala yang baik dan malaikat sebagai pembebas. Melalui berkat ini, Yakub tidak hanya memberikan harapan bagi masa depan keturunannya, tetapi juga mewariskan iman yang mendalam kepada Allah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam pendidikan iman anak, dengan mengangkat contoh sosok Yakub dalam berbagi iman. Implementasi sharing iman dalam keluarga sangat penting untuk membangun pondasi iman yang kuat pada anak‑anak. Orang tua diharapkan untuk aktif memberi contoh dan berbagi iman, baik dalam kondisi baik maupun sulit, sebagai bagian dari tanggung jawab mendidik iman anak sesuai ajaran Gereja dan ajaran Alkitab.

Orang tua merupakan pendidik iman yang pertama dan utama bagi anak.Pendidikan iman yang dilakukan oleh orang tua di dalam keluarga merupakan dasar bagi pendidikan anak selanjutnya yang juga akan diperankan oleh guru agama di sekolah dan pendamping iman.15‑16, Yakub sebagai sosok orang tua memberikan sharing iman kepada anak‑anaknya, mengungkapkan bahwa Allah adalah gembala yang baik dan malaikat pembebas.dengan demikian, Ia meninggalkan warisan iman yang mendalam bagi keturunan.

Bagaimana praktik berbagi iman dalam keluarga dapat dirancang secara sistematis untuk meningkatkan komitmen iman anak dalam situasi stress? Apakah dampak jangka panjang dari sharing iman yang konsisten oleh orang tua pada kepercayaan dan perilaku spiritual anak dibandingkan dengan intervensi semata-mata pendidikan agama di sekolah? Bagaimana model komunikasi efektif antara orang tua dan anak dapat dikembangkan agar sharing iman menjadi bagian rutin keluarga, memperhatikan perbedaan usia dan perkembangan kognitif anak?.

  1. Tradisi Pendidikan Iman Anak dalam Perjanjian Lama | Susanta | BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan... jurnalbia.com/index.php/bia/article/view/127Tradisi Pendidikan Iman Anak dalam Perjanjian Lama Susanta BIA Jurnal Teologi dan Pendidikan jurnalbia index php bia article view 127
Read online
File size402.06 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test