POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)

Infeksi menular seksual (IMS) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, menimbulkan beban sosial dan ekonomi yang substansial di banyak negara, termasuk Indonesia. Pada tahun 2022, prevalensi IMS pada individu berusia 15-49 tahun berkisar antara 1 hingga 8 juta kasus, dengan perkiraan 374 juta infeksi baru setiap tahun, termasuk 129 juta kasus klamidia, 82 juta kasus gonore, 7,1 juta kasus sifilis, dan 156 juta kasus trikomoniasis. Di Indonesia, kasus IMS menunjukkan peningkatan konsisten. Data nasional menunjukkan kenaikan dari 36.902 kasus pada tahun 2021 menjadi 57.299 kasus pada tahun 2023, serta peningkatan kasus AIDS dari 5.750 menjadi 16.410. Secara regional, Provinsi Kalimantan Utara melaporkan kenaikan ringan dari 475 kasus pada tahun 2022 menjadi 488 kasus pada tahun 2023, dengan tren serupa di Kota Tarakan, di mana kasus meningkat dari 454 menjadi 459. Data dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan pada tahun 2024 menunjukkan kasus IMS dilaporkan di semua puskesmas di wilayah tersebut. Puskesmas Karang Rejo mencatat jumlah kasus tertinggi dengan 251 kasus, diikuti Puskesmas Mamburungan dengan 102 kasus. Puskesmas lainnya juga melaporkan jumlah kasus yang signifikan, termasuk Puskesmas Juata Permai (46 kasus), Sebengkok (45 kasus), Gunung Lingkas (45 kasus), dan Pantai Amal (12 kasus). Temuan ini menunjukkan distribusi luas kasus IMS dan menekankan pentingnya memperkuat upaya pencegahan, termasuk pendidikan kesehatan bagi populasi berisiko seperti pasangan pra-nikah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pendidikan berbasis video secara signifikan meningkatkan pengetahuan pasangan pra-nikah tentang infeksi menular seksual.Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan audiovisual dapat menjadi strategi efektif dalam penyampaian informasi kesehatan reproduksi dalam program bimbingan pra-nikah.Oleh karena itu, disarankan agar Kantor Urusan Agama menyediakan materi pendidikan berbasis video sebelum bimbingan pra-nikah untuk meningkatkan pengetahuan pasangan calon pengantin.Studi selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang pendidikan berbasis video terhadap perubahan perilaku terkait kesehatan reproduksi.

Untuk meningkatkan pengetahuan pasangan pra-nikah tentang infeksi menular seksual, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan dan implementasi modul pendidikan berbasis video yang interaktif dan menarik. Modul ini dapat mencakup informasi komprehensif tentang definisi, jenis, gejala, perilaku seksual berisiko, komplikasi, dan pencegahan IMS. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas pendidikan berbasis video dalam meningkatkan pemahaman pasangan pra-nikah tentang praktik seksual yang aman dan sehat. Studi ini juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang pendidikan berbasis video terhadap perubahan perilaku dan praktik seksual yang lebih bertanggung jawab. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan berbasis video dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pasangan pra-nikah tentang layanan kesehatan reproduksi yang tersedia, termasuk pemeriksaan dan pengobatan IMS. Penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki peran pendidikan berbasis video dalam meningkatkan komunikasi dan diskusi terbuka tentang kesehatan seksual antara pasangan pra-nikah, serta memfasilitasi pemahaman bersama tentang isu-isu kesehatan reproduksi.

  1. Differences in Knowledge of Sexually Transmitted Infections Before and After Video-Based Education Among... ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JIK/article/view/5077Differences in Knowledge of Sexually Transmitted Infections Before and After Video Based Education Among ejournal poltekkes denpasar ac index php JIK article view 5077
  2. Edukasi Pendidikan Seksual Melalui Video Animasi | Journal Of Human And Education (JAHE). edukasi pendidikan... doi.org/10.31004/jh.v4i4.1302Edukasi Pendidikan Seksual Melalui Video Animasi Journal Of Human And Education JAHE edukasi pendidikan doi 10 31004 jh v4i4 1302
Read online
File size360.83 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test