POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)Skrining pra nikah merupakan strategi penting untuk mengidentifikasi risiko kesehatan sebelum pernikahan dan meningkatkan kesehatan reproduksi. Namun, pemanfaatannya masih rendah, sebagian karena terbatasnya pengetahuan di kalangan calon pengantin dan penggunaan media edukasi yang kurang optimal seperti flipchart. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan berbasis flipchart dalam meningkatkan pengetahuan mengenai skrining pra nikah pada calon pengantin di UPTD Puskesmas I Denpasar Barat. Penelitian ini menggunakan rancangan pra eksperimen satu kelompok pretest-posttest. Sebanyak 30 responden (15 pasangan) dipilih menggunakan teknik sampling berturut-turut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan sebelum dan setelah intervensi. Skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 62,83 menjadi 90,83. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,05), dengan 29 responden menunjukkan peningkatan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis flipchart efektif dalam meningkatkan pengetahuan skrining pra nikah. Oleh karena itu, penggunaan media edukasi visual direkomendasikan untuk mendukung program edukasi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan primer.
Edukasi menggunakan media flipchart secara signifikan meningkatkan pengetahuan calon pengantin mengenai skrining pra nikah di UPTD Puskesmas I Denpasar Barat.Skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 62,83 sebelum intervensi menjadi 90,83 setelah intervensi.Uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan setelah edukasi (p < 0,05), sehingga media flipchart terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman calon pengantin terhadap pentingnya skrining kesehatan pra nikah.
Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi media flipchart dengan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau video pendek, dalam meningkatkan retensi pengetahuan jangka panjang pada calon pengantin di berbagai daerah dengan latar belakang pendidikan berbeda. Kedua, perlu dilakukan studi tentang pengaruh edukasi skrining pra nikah berbasis flipchart terhadap perubahan perilaku nyata, seperti peningkatan kepatuhan mengikuti skrining dan konseling kesehatan reproduksi sebelum menikah. Ketiga, penting untuk mengembangkan dan menguji modul edukasi berbasis flipchart yang disesuaikan dengan konteks budaya dan keagamaan lokal, untuk melihat apakah personalisasi materi dapat meningkatkan keterlibatan dan efektivitas edukasi di tingkat komunitas. Penelitian-penelitian ini dapat memperluas bukti tentang strategi edukasi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata terhadap peningkatan partisipasi dalam layanan kesehatan pra nikah. Dengan memadukan pendekatan visual, kontekstual, dan perilaku, intervensi edukasi dapat dirancang lebih efektif bagi calon pengantin di berbagai latar belakang sosial. Selain itu, pendekatan yang lebih holistik dapat membantu mengatasi hambatan non-teknis seperti kurangnya kesadaran dan motivasi. Temuan dari penelitian lanjutan ini akan sangat berguna bagi pengambil kebijakan dan tenaga kesehatan dalam merancang program edukasi yang lebih adaptif. Fokus pada retensi pengetahuan dan perubahan perilaku dapat memberikan gambaran lebih lengkap tentang efektivitas jangka panjang intervensi. Pengembangan modul berbasis konteks lokal juga mendukung prinsip keberlanjutan dan kemandirian program. Secara keseluruhan, arah penelitian ini bertujuan menciptakan strategi edukasi kesehatan yang lebih efektif, relevan, dan mudah diadopsi di berbagai puskesmas di Indonesia.
| File size | 288.69 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Baik tenaga dokter gigi, terapis gigi dan mulut dan staff lainnya yang terlibat langsung. Potensi risiko tersebut antara lain pajanan terhadap agen penyebabBaik tenaga dokter gigi, terapis gigi dan mulut dan staff lainnya yang terlibat langsung. Potensi risiko tersebut antara lain pajanan terhadap agen penyebab
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pemanfaatan kolagen yang diekstraksi dari produk limbah ikan membantu menambah nilai ekonomi dan mengurangi masalah lingkungan. Kolagen ikan bersifat biokompatibelPemanfaatan kolagen yang diekstraksi dari produk limbah ikan membantu menambah nilai ekonomi dan mengurangi masalah lingkungan. Kolagen ikan bersifat biokompatibel
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Tren pemilihan metodologi penelitian pada skripsi mahasiswa Prodi Kedokteran Gigi FK Unsri adalah analitik eksperimental, dengan tema penelitian herbalTren pemilihan metodologi penelitian pada skripsi mahasiswa Prodi Kedokteran Gigi FK Unsri adalah analitik eksperimental, dengan tema penelitian herbal
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Di Indonesia, gingivitis menduduki urutan kedua yaitu mencapai 96,58%. Prevalensi kunjungan pasien gingivitis berdasarkan jenis kelamin menunjukan bahwaDi Indonesia, gingivitis menduduki urutan kedua yaitu mencapai 96,58%. Prevalensi kunjungan pasien gingivitis berdasarkan jenis kelamin menunjukan bahwa
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar belakang: Anak usia pra sekolah merupakan kelompok umur yang mudah mengalami penyakit gigi dan mulut. Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakanLatar belakang: Anak usia pra sekolah merupakan kelompok umur yang mudah mengalami penyakit gigi dan mulut. Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil ini melnyatakan bahwa adanya hulbulngan tindakan pelmelliharaan kelselhatan gigi delngan keljadian relselsi gingiva pada masyarakat di delsa LampelulnelulrultHasil ini melnyatakan bahwa adanya hulbulngan tindakan pelmelliharaan kelselhatan gigi delngan keljadian relselsi gingiva pada masyarakat di delsa Lampelulnelulrult
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Subjek 33 anak down syndrome dengan rentang usia 9-15 tahun yang dibagi menjadi 4 kelompok dengan pendamping oleh enumerator pada tiap kelompok. DilakukanSubjek 33 anak down syndrome dengan rentang usia 9-15 tahun yang dibagi menjadi 4 kelompok dengan pendamping oleh enumerator pada tiap kelompok. Dilakukan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Ibu hamil seringkali malas menjaga kebersihan gigi dan mulut selama kehamilan karena mual dan muntah, sehingga penyikatan gigi kadang-kadang tidak dilakukanIbu hamil seringkali malas menjaga kebersihan gigi dan mulut selama kehamilan karena mual dan muntah, sehingga penyikatan gigi kadang-kadang tidak dilakukan
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR 05. Hasil menunjukkan bahwa setelah pemberian buku saku berbasis infografis, terdapat perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi dalam pengetahuan05. Hasil menunjukkan bahwa setelah pemberian buku saku berbasis infografis, terdapat perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi dalam pengetahuan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Metode penelitian kuantitatif cross‑sectional dilakukan pada periode April–Mei 2025 dengan sampel keseluruhan 82 ibu hamil trimester pertama yang dipilihMetode penelitian kuantitatif cross‑sectional dilakukan pada periode April–Mei 2025 dengan sampel keseluruhan 82 ibu hamil trimester pertama yang dipilih
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pendahuluan: Gingivitis merupakan inflamasi pada mukosa skuamosa atau gingiva atau jaringan lunak sekitar. Menurut Hasil Riskesdas Jateng Tahun 2018, KabupatenPendahuluan: Gingivitis merupakan inflamasi pada mukosa skuamosa atau gingiva atau jaringan lunak sekitar. Menurut Hasil Riskesdas Jateng Tahun 2018, Kabupaten
ITSCIENCEITSCIENCE Selain itu, siswa menjadi lebih kreatif dalam mengekspresikan gagasan dan bekerja sama dalam kelompok pementasan. Kesimpulannya, kegiatan ekstrakurikulerSelain itu, siswa menjadi lebih kreatif dalam mengekspresikan gagasan dan bekerja sama dalam kelompok pementasan. Kesimpulannya, kegiatan ekstrakurikuler