STP IPISTP IPI

Sapa: Jurnal Kateketik dan PastoralSapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral

Generasi Z adalah kelompok orang yang lahir antara pertengahan tahun 1990-an dan awal 2010-an, dan mereka memiliki ciri-ciri pembelajaran unik. Fakta bahwa inovasi dan perkembangan teknologi terus berlanjut dan terus berkembang dengan cepat hingga saat ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya terus berkembang, tetapi juga berkembang dengan cepat dan berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan manusia. Untuk memanfaatkan potensi yang ditawarkan oleh revolusi digital, penting untuk terus mengelola perubahan ini dengan cermat, menjamin inklusi, dan mengembangkan literasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemampuan belajar Generasi Z di era Revolusi Industri 5.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang melibatkan kajian pustaka sebagai sumber data utama. Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dan berkembang di era teknologi yang canggih. Proses belajar mereka juga bergantung pada teknologi. Mereka belajar dengan memanfaatkan teknologi. Generasi Z sering mengambil bagian dalam pembelajaran online, yang mencakup kursus online, video tutorial, dan sumber daya pembelajaran digital.

Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dan berkembang di era teknologi yang canggih.Proses belajar mereka juga bergantung pada teknologi.Generasi Z sering mengambil bagian dalam pembelajaran online, yang mencakup kursus online, tutorial video, dan sumber daya pembelajaran digital.Mereka cenderung lebih fleksibel dan lebih nyaman mengakses pendidikan online.Mereka berinteraksi, berbelanja, belajar, dan bermain menggunakan aplikasi.Generasi Z lebih suka belajar melalui gambar, grafik, dan video.Konten visual dan multimedia seperti infografis dan video pembelajaran dapat lebih menarik perhatian mereka.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kompetensi belajar Generasi Z di era Society 5.0? Studi ini dapat fokus pada pengembangan platform pembelajaran online yang interaktif dan menarik, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar. Kedua, bagaimana peran guru dan institusi pendidikan dalam mempersiapkan Generasi Z menghadapi tantangan Society 5.0? Penelitian ini dapat menyelidiki strategi pelatihan guru dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan generasi ini. Terakhir, bagaimana dampak Society 5.0 terhadap kesenjangan digital dan inklusi sosial? Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara untuk memastikan bahwa semua individu, termasuk Generasi Z, memiliki akses yang adil dan setara terhadap teknologi dan sumber daya pendidikan.

  1. Hubungan Antara Literasi Digital Dengan Prestasi Belajar Siswa Sma Negeri 6 Kota Bogor | Giovanni | LIBRARIA:... journal.iainkudus.ac.id/index.php/Libraria/article/view/5827Hubungan Antara Literasi Digital Dengan Prestasi Belajar Siswa Sma Negeri 6 Kota Bogor Giovanni LIBRARIA journal iainkudus ac index php Libraria article view 5827
Read online
File size355.73 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test