STP IPISTP IPI

Sapa: Jurnal Kateketik dan PastoralSapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral

Dewasa ini, aspek pastoral turut mendominasi dalam setiap kegiatan gereja yang holistik. Salah satu tugas dan tanggung jawab gereja ialah melakukan pendampingan pastoral kepada seluruh lapisan jemaatnya, termasuk kaum Bapak guna meningkatkan pertumbuhan spiritualitasnya. Gereja sebagai mitra Allah dipercaya untuk memelihara dan memenuhi kebutuhan spiritual kaum Bapak (seelsorge). Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah hakikat gereja di masa kini sudah menjadi gereja yang sempurna dalam pemenuhan kebutuhan spiritual bagi kaum Bapak. Penelitian ini dikembangkan dengan metode kualitatif yang menggunakan pendekatan pastoral oleh teori Still dan Cundiff. Informan penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan rendahnya partisipasi kaum Bapak dalam mengikuti persekutuan gereja, artinya gereja masih bergumul dalam pemenuhan kebutuhan spiritual kaum Bapak. Ini dapat disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal menyangkut iman, motivasi dan minat serta faktor eksternal menyangkut rutinitas kegiatan program gereja. Untuk itu, pentingnya pendampingan pastoral gereja dengan pendekatan AIDAS ini diselaraskan dengan gereja yang terus berbenah menjadi jawaban akan kebutuhan mengajak kembali kaum Bapak turut aktif beribadah di gereja dan pertumbuhan spiritualnya.

Dalam konteks saat ini, kaum Bapak mendominasi peran yang sangat signifikan.Sebagai pemimpin keluarga, kaum Bapak memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengatur keluarga dan mendidik anak-anaknya untuk hormat dan taat (1 Tim.Dalam gereja, kaum Bapak diharapkan mampu menjadi anutan dalam konsistensi dan komitmen iman yang lebih tinggi.Tanggung jawab kaum Bapak mendorong dan memberikan bimbingan rohani kepada anak-anak dan istrinya mewujudkan keluarga sebagai bagian terkecil dari persekutuan gereja (house church).Untuk itu, kaum Bapak menjadi patron (Yun.Pater “Ayah) keberhasilan dalam keharmonisan rohani keluarga Kristen.Peran gereja terhadap kaum Bapak berfungsi sebagai pembentuk moral, spiritualitas dan memperkuat peran kaum Bapak dalam keluarga dan gereja.Pentingnya pendampingan pastoral gereja dengan menggunakan pendekatan AIDAS (Attention, Interest, Desire, Action, Satisfaction) ini guna menjamin pengembangan potensi diri dan penguatan spiritual terhadap kaum Bapak.Kehidupan gereja yang terus berbenah dan memberikan perhatian (pendampingan pastoral) menjadi jawaban akan kebutuhan dalam mengajak kembali kaum Bapak untuk turut aktif dalam persekutuan di gereja.

Untuk meningkatkan partisipasi kaum Bapak dalam kegiatan gereja, disarankan agar gereja fokus pada pengembangan spiritualitas jemaat. Gereja dapat menerapkan pendekatan AIDAS yang diusulkan oleh Still dan Cundiff untuk meningkatkan minat dan motivasi kaum Bapak dalam beribadah. Selain itu, gereja juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti rutinitas kegiatan program gereja yang dapat mempengaruhi partisipasi kaum Bapak. Dengan demikian, gereja dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spiritual kaum Bapak dan mendorong mereka untuk aktif terlibat dalam persekutuan gereja.

  1. PASTORAL KONSELING: DESKRIPSI UMUM DALAM TEORI DAN PRAKTIK | Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi,... doi.org/10.37368/ja.v2i1.63PASTORAL KONSELING DESKRIPSI UMUM DALAM TEORI DAN PRAKTIK Jurnal Abdiel Khazanah Pemikiran Teologi doi 10 37368 ja v2i1 63
Read online
File size428.2 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test