GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER

Geotenses : International Journal of Future Geography EducationGeotenses : International Journal of Future Geography Education

Kemajuan pesat kecerdasan buatan (AI) telah merubah sistem pendidikan, termasuk pendidikan geografi yang secara inheren berakar pada pemikiran spasial, analisis geospasial, dan pembelajaran berbasis penyelidikan. Studi ini bertujuan mengkonstruksi peran AI dalam membentuk masa depan pendidikan geografi melalui tinjauan literatur sistematis dan sintesis konseptual dari 29 studi internasional yang diterbitkan antara 2018 dan 2025. Dengan memanfaatkan penelitian dari bidang pendidikan, geografi, dan AI, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana AI mengubah proses pembelajaran, peran pedagogis, dan praktik penilaian dalam pendidikan geografi. Hasilnya menunjukkan bahwa AI berfungsi sebagai agen epistemi dan pedagogis yang meningkatkan pemahaman spasial, mendukung jalur pembelajaran adaptif dan personal, serta memfasilitasi keputusan instruksional berbasis data. Teknologi didorong AI seperti GeoAI, sistem tutor cerdas, dan analitik pembelajaran memperkuat keterlibatan dengan fenomena spasial kompleks dan mengakomodasi perbedaan individual dalam kemampuan spasial siswa. Selain itu, sintesis menyoroti pergeseran peran pendidik geografi menjadi perancang pembelajaran dan fasilitator penyelidikan, didukung oleh penilaian formatif dan umpan balik waktu nyata yang diaktifkan AI. Meskipun ada peluang ini, tantangan etika terkait privasi data, bias algoritma, dan akses setara tetap menjadi perhatian kritis yang harus diatasi melalui implementasi yang berpusat pada manusia dan didorong oleh teori. Studi ini berkontribusi pada kerangka konseptual berorientasi masa depan yang menempatkan AI sebagai katalisator transformasi pendidikan geografi menuju lingkungan pembelajaran yang lebih adaptif dan bermakna.

AI tidak lagi menjadi alat tambahan, melainkan agen epistemik dan pedagogis yang mendulang pemikiran spasial, personalisasi, dan peran guru sebagai perancang.Penelitian menyoroti kebutuhan etika, transparansi, dan akses.Implikasi melibatkan kurikulum, pengembangan guru, penilaian, serta kebijakan yang mendukung tata kelola AI.

Bagaimana AI dapat dievaluasi secara longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang terhadap literasi spasial di tingkat sekolah menengah? Apakah kombinasi generative AI dan realitas virtual dapat meningkatkan pengalaman belajar tempat secara nyata, dan bagaimana hal itu memengaruhi pemahaman konteks lingkungan? Bagaimana kerangka regulasi berbasis etika dapat dirancang secara lintas negara untuk mengatasi bias algoritma dan memastikan kesetaraan akses saat mengimplementasikan AI dalam pendidikan geografi?.

  1. Artificial Intelligence in Education: A Review | IEEE Journals & Magazine | IEEE Xplore. artificial... doi.org/10.1109/ACCESS.2020.2988510Artificial Intelligence in Education A Review IEEE Journals Magazine IEEE Xplore artificial doi 10 1109 ACCESS 2020 2988510
  2. Integreiddio’r cwricwlwm: yr heriau sy’n wynebu ysgolion cynradd ac uwchradd wrth... bera-journals.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/curj.52IntegreiddioyAAAor cwricwlwm yr heriau syyAAAon wynebu ysgolion cynradd ac uwchradd wrth bera journals onlinelibrary wiley doi 10 1002 curj 52
Read online
File size146.27 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test