UNJAUNJA

Lintang AksaraLintang Aksara

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk masalah sosial dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menjelaskan bentuk-bentuk permasalahan sosial yang terdapat dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik analisis data dilakukan dengan cara baca dan catat. Metode ini dilakukan untuk menganalisis bentuk-bentuk masalah sosial dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong, hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) kemiskinan, (2) kejahatan, (3) pendidikan, dan (4) lingkungan hidup. Berdasarkan hasil tersebut, terlihat jelas jika naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong sangat mendeskripsikan permasalahan yang kerap kali terjadi di kehidupan, dan hal ini pula yang membuat penulis tertarik melakukan penelitian.

Permasalahan sosial dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B.Saputro mencakup kemiskinan, kejahatan, pendidikan, dan lingkungan hidup.Masalah-masalah tersebut merupakan cerminan realitas sosial yang kerap terjadi di masyarakat dan saling berkaitan satu sama lain.Upaya penanganan diperlukan secara serius dan berkelanjutan melalui pendekatan sosial dan pendidikan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang pengaruh kemiskinan struktural terhadap partisipasi anak dalam pendidikan formal di komunitas marginal seperti Kampung Kalong, agar dapat mengidentifikasi akar penyebab putus sekolah selain faktor ekonomi, seperti stigma dan akses. Kedua, penting untuk mengeksplorasi dinamika kekerasan yang melibatkan aparat dan masyarakat miskin dalam ruang publik, untuk memahami bagaimana kekuasaan sosial memengaruhi konflik dan trauma kolektif dalam karya sastra. Ketiga, perlu dikaji bagaimana representasi lingkungan hidup dalam karya sastra dapat digunakan sebagai alat edukasi komunitas tentang keberlanjutan dan hak atas ruang hidup, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pembaca dari kalangan terdampak secara langsung.

Read online
File size543.72 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test