STTSETIASTTSETIA

Jurnal PKM SetiadharmaJurnal PKM Setiadharma

Pernikahan kudus merupakan konsep yang esensial dalam ajaran Kristen, namun seringkali pemahamannya diabaikan oleh jemaat. Di GKO Rimba Belian, revitalisasi pemahaman pernikahan kudus menjadi fokus penting dalam rangka memperkuat integritas moral dan spiritual jemaat. Problematika utama yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran terhadap pentingnya pernikahan yang diberkati Tuhan serta nilai-nilai etika yang terkandung dalam Alkitab, seperti yang tercantum dalam Ibrani 13:4 dan Kejadian 1:27-31. Penelitian ini bertujuan untuk membimbing jemaat memahami pernikahan sebagai institusi sakral yang melibatkan tanggung jawab moral, akal, dan kasih, sesuai dengan Kolose 3:14. Dengan menggunakan metode partisipatif yang melibatkan diskusi, studi Alkitab, dan pembinaan langsung, penelitian ini menawarkan pendekatan komprehensif dalam mengedukasi jemaat. Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi antara pembinaan spiritual dan pemahaman teologis mengenai pernikahan, yang jarang diterapkan dalam konteks gereja. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman jemaat tentang pernikahan kudus dan komitmen mereka terhadap nilai-nilai tersebut.

Kegiatan PkM berjudul Pembimbingan Jemaat di GKO Rimba Belian Tentang Revitalisasi Pemahaman Pernikahan Kudus mengimplementasikan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang sistematis.Proses pengumpulan data melibatkan analisis dokumen gerejawi, eksegesis biblika, dan kajian literatur teologis komprehensif tentang sakramentalitas pernikahan Kristen.degradasi harmonisasi keluarga akibat infidelitas, prevalensi kohabitasi pranikah, serta defisiensi pemahaman doktrinal tentang signifikansi pernikahan sebagai manifestasi imago dei.Hasil penelitian mengindikasikan urgensi revitalisasi pemahaman pernikahan kudus melalui pembimbingan pastoral yang terstruktur dan berkelanjutan.Analisis data menunjukkan korelasi signifikan antara minimnya literasi teologis dengan proliferasi problematika pernikahan dalam komunitas gerejawi.Implementasi program pembimbingan pastoral yang komprehensif mendemonstrasikan efektivitas dalam meningkatkan pemahaman jemaat tentang dimensi sakral pernikahan Kristen.Hasil penelitian tervalidasi melalui temuan empiris yang mengonfirmasi bahwa pembimbingan pastoral sistematis berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan pernikahan, reduksi insidensi perselingkuhan, dan diminusi praktik kohabitasi pranikah.Rekomendasi strategis mencakup elaborasi kurikulum pembimbingan pranikah, intensifikasi pendampingan pastoral bagi keluarga dalam krisis, dan pengembangan program edukasi berkelanjutan tentang teologi pernikahan Kristen.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan program pembimbingan pranikah yang lebih komprehensif dan terstruktur, dengan fokus pada pemahaman teologis pernikahan kudus dan implikasinya dalam kehidupan sehari-hari. 2. Melakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak pembimbingan pastoral dalam mengurangi perselingkuhan dan praktik kohabitasi pranikah, serta mengukur keberlanjutan komitmen jemaat terhadap nilai-nilai pernikahan kudus. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembimbingan pastoral, seperti keterlibatan aktif jemaat, dukungan keluarga, dan peran pemimpin gereja dalam memfasilitasi pembelajaran dan perubahan perilaku. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam upaya memperkuat integritas moral dan spiritual jemaat melalui revitalisasi pemahaman pernikahan kudus.

  1. The Effect of Religiosity on Life Satisfaction in a Secularized Context: Assessing the Relevance of Believing... journals.sagepub.com/doi/10.1007/s13644-016-0282-1The Effect of Religiosity on Life Satisfaction in a Secularized Context Assessing the Relevance of Believing journals sagepub doi 10 1007 s13644 016 0282 1
  2. ‘Be fruitful and multiply’: Examining Genesis 1:28 as a basis for the adoption of polygamy... doi.org/10.4102/ve.v41i1.2116AoBe fruitful and multiplyAo Examining Genesis 1 28 as a basis for the adoption of polygamy doi 10 4102 ve v41i1 2116
  3. A theology of marriage: A biblical or a cultural construct? | van Eck | HTS Teologiese Studies / Theological... hts.org.za/index.php/HTS/article/view/6027A theology of marriage A biblical or a cultural construct van Eck HTS Teologiese Studies Theological hts za index php HTS article view 6027
  4. Pernikahan Kristen Menurut Matius 19:6 terhadap Implementasinya di Jemaat | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu... doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2839Pernikahan Kristen Menurut Matius 19 6 terhadap Implementasinya di Jemaat JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu doi 10 54371 jiip v6i9 2839
Read online
File size445.22 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test