STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI

TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan InformatikaTEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika

Kerupuk Ikan Tenggiri Cap Kuda Laut merupakan industri kerupuk berbasis ikan yang berlokasi di Pangkalan Brandan, Sumatera Utara, Indonesia. Industri ini mempekerjakan 15 pekerja di enam stasiun kerja, yaitu stasiun pemrosesan ikan, penggiling ikan, pengadukan, pencetakan, penggorengan, dan pengemasan. Berdasarkan observasi, terdapat ketidakseimbangan distribusi pekerja yang dapat menyebabkan beban kerja yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan menganalisis beban kerja pekerja dan menentukan jumlah pekerja optimal menggunakan metode Full-Time Equivalent (FTE). Hasilnya menunjukkan satu pekerja di stasiun penggiling mengalami overload, tiga pekerja di pemrosesan ikan, dua di pengadukan, serta tiga di penggorengan dan pencetakan memiliki beban kerja normal. Sementara tiga pekerja di stasiun pengemasan mengalami underload. Dengan FTE, jumlah pekerja optimal di seluruh stasiun tercapai 15 orang (3 di pemrosesan ikan, 2 di penggiling, 2 di pengadukan, 3 di pencetakan, 3 di penggorengan, dan 2 di pengemasan).

Analisis beban kerja menggunakan metode Full-Time Equivalent mengidentifikasi bahwa satu pekerja di stasiun penggiling mengalami overload, satu pekerja di stasiun pemrosesan mengalami beban normal, satu pekerja di stasiun penggiling mengalami beban normal, satu pekerja di stasiun pencetakan mengalami beban normal, satu pekerja di stasiun penggorengan mengalami beban normal, dan satu pekerja di stasiun pengemasan mengalami underload.Optimalisasi jumlah pekerja menghasilkan 3 pekerja untuk pemrosesan ikan, 2 untuk penggiling, 2 untuk pengadukan, 3 untuk pencetakan, 3 untuk penggorengan, dan 2 untuk pengemasan.

Pertama, lakukan studi longitudinal mengenai pengaruh penyesuaian jumlah pekerja terhadap tingkat kepuasan kerja dan produktivitas di masing‑masing stasiun. Kedua, kembangkan model prediksi beban kerja berbasis machine learning yang memanfaatkan data real-time sensor di setiap stasiun, guna memetakan dinamika kerja yang lebih akurat. Ketiga, evaluasi dampak integrasi ergonometri digital, seperti penggunaan QR‑Code untuk pelacakan waktu tugas, terhadap pengurangan beban kerja tidak terukur dan peningkatan keselamatan kerja di sektor kerupuk berbasis ikan.

  1. PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DENGAN STANDAR CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK (CPPB) DAN WORK IMPROVEMENT IN... jurnal.umk.ac.id/index.php/simet/article/view/2020PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DENGAN STANDAR CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK CPPB DAN WORK IMPROVEMENT IN jurnal umk ac index php simet article view 2020
Read online
File size680.11 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test