STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI

TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan InformatikaTEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika

Salah satu organisasi di Aceh yang menangani pengajaran dan pembelajaran agama adalah Dayah DMA. Mahasiswa yang mengejar pendidikan tinggi dan terdaftar di lembaga pendidikan agama dikenal sebagai mahasantri, dan diyakini memiliki perkembangan fisik dan psikologis yang lebih besar daripada siswa di sekolah biasa. Tidak diragukan lagi, belajar di dua tempat yang berbeda memiliki tuntutan pekerjaan yang berbeda, yang dapat menimbulkan lebih banyak tekanan pada pikiran mahasantri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penyebab beban mental tinggi pada mahasantri dan menyelidiki perbedaan potensial dalam beban mental berdasarkan jenis kelamin, status, dan tingkat kelas. Penelitian ini menggunakan sampel purposive untuk menangani data primer dari 56 responden mahasantri yang mengisi kuesioner sebagai bagian dari pendekatan kuantitatif. Menurut penelitian yang dilakukan, 50% mahasantri, atau 28, melaporkan memiliki tingkat beban mental yang signifikan. Permintaan fisik memiliki dampak tertinggi pada beban mental mahasantri, yaitu 18,35% dari total. Selanjutnya, uji t sampel independen yang dilakukan dengan SPSS versi 26 digunakan untuk mengevaluasi secara statistik skor beban mental rata-rata untuk menentukan apakah beban mental bervariasi menurut kategori jenis kelamin, status, dan tingkat kelas. Beban untuk kategori jenis kelamin dan status tidak berbeda, menurut hasil. Namun, dalam hal beban mental, terdapat variasi yang signifikan untuk kategori tingkat kelas.

Bukti dari penelitian Dayah DMA menunjukkan bahwa siswa - baik di lembaga pendidikan agama maupun di perguruan tinggi - menghadapi tantangan mental yang signifikan saat belajar di dua lingkungan yang berbeda.Dari 56 peserta dalam analisis, 50% siswa melaporkan memiliki beban mental yang signifikan.Faktor utama yang mempengaruhi beban mental adalah permintaan fisik, yang menyumbang 18,35% dari total.Hasil uji statistik menggunakan uji t sampel independen dengan alat SPSS versi 26 menunjukkan tidak ada variasi dalam beban mental berdasarkan jenis kelamin atau status siswa.Namun, terdapat variasi yang signifikan dalam beban mental berdasarkan tingkat kelas, yang menunjukkan bahwa beban mental siswa berbeda tergantung pada pencapaian pendidikan mereka.Penelitian ini mengungkapkan area yang membutuhkan upaya lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan siswa dan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi beban mental mereka.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki perbedaan beban mental antara mahasantri dan siswa sekolah biasa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam mengurangi beban mental mahasantri, seperti pelatihan manajemen stres atau program pengembangan diri. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak beban mental pada prestasi akademik mahasantri dan mengembangkan intervensi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kinerja akademik mereka.

  1. Teori Stres: Stimulus, Respons, dan Transaksional | Lumban Gaol | Buletin Psikologi. teori stres stimulus... journal.ugm.ac.id/buletinpsikologi/article/view/11224Teori Stres Stimulus Respons dan Transaksional Lumban Gaol Buletin Psikologi teori stres stimulus journal ugm ac buletinpsikologi article view 11224
  2. ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE NASA TLX (Studi Kasus: PT. Universal Tekno Reksajaya... doi.org/10.37859/jst.v6i1.1860ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE NASA TLX Studi Kasus PT Universal Tekno Reksajaya doi 10 37859 jst v6i1 1860
Read online
File size970.65 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test