STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI

TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan InformatikaTEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika

Rangka pada mesin pengupas biji nyamplung merupakan komponen yang sangat penting dalam desain ini, rangka berfungsi sebagai tumpuan bagi komponen mekanik dan elektrikal. Permasalahan yang terjadi saat pengamatan adalah ketika pengujian mesin pengupas biji nyamplung pada putaran maksimum, rangka mengalami getaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan distribusi tegangan dan defleksi yang dihasilkan dari pembebanan statis pada rangka mesin pengupas biji nyamplung dan membandingkan material tabung berongga dengan baja sudut, mana dari dua jenis material ini yang lebih efisien. Kerangka struktur dirancang dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Solidwork 2021. Terdapat beberapa pengujian yang digunakan, tetapi yang paling sering digunakan adalah metode komputasi menggunakan Metode Elemen Hingga (FEM). Pada perhitungan rangka 1 menggunakan pembebanan housing dan crusher sebesar 50kg. Hasil simulasi diperoleh kekuatan lentur sebesar 18 N/mm2, sedangkan perhitungan manual diperoleh hasil sebesar 19.94 N/mm2. Tegangan ijin pada material ASTM A36 sebesar 160 N/mm2. Defleksi pada perhitungan manual ditemukan sebesar 0.120 mm, sedangkan menggunakan simulasi adalah 0.077 mm. Pada rangka 2 hasil yang diperoleh dari perhitungan manual adalah dengan tegangan lentur sebesar 13.84 N/mm2. Dengan simulasi, hasil yang diperoleh adalah 13 N/mm2, dan defleksi pada perhitungan manual ditemukan sebesar 0.117 mm, sedangkan menggunakan simulasi adalah 0.08 mm.

Perhitungan rangka 1 menggunakan housing dan crusher loading sebesar 50kg.Hasil simulasi diperoleh kekuatan lentur sebesar 18 N/mm2, sedangkan perhitungan manual diperoleh hasil sebesar 19.Tegangan ijin pada material ASTM A36 sebesar 160 N/mm2.Defleksi pada perhitungan manual ditemukan sebesar 0.120 mm, sedangkan menggunakan simulasi adalah 0.Pada rangka 2 hasil yang diperoleh dari perhitungan manual adalah dengan tegangan lentur sebesar 13.Dengan simulasi, hasil yang diperoleh adalah 13 N/mm2, dan defleksi pada perhitungan manual ditemukan sebesar 0.117 mm, sedangkan menggunakan simulasi adalah 0.Hasil analisis pada kedua pengujian menggunakan metode elemen hingga (FEM) menunjukkan bahwa desain rangka 1 dan 2 cukup aman untuk digunakan dengan spesifikasi material tabung berongga.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan mesin pengupas biji nyamplung. Pertama, perlu dilakukan analisis getaran dinamis pada rangka mesin untuk mengidentifikasi frekuensi alami dan merancang peredam getaran yang efektif. Hal ini penting untuk mencegah kelelahan material dan meningkatkan umur pakai mesin. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi desain rangka dengan mempertimbangkan berbagai parameter seperti geometri, ketebalan material, dan penempatan tumpuan. Penggunaan algoritma optimasi dapat membantu menemukan desain rangka yang paling ringan dan kuat. Ketiga, perlu dilakukan pengujian performa mesin pengupas biji nyamplung dengan berbagai jenis biji dan kondisi operasional untuk memvalidasi hasil simulasi dan mengidentifikasi potensi kegagalan. Pengujian ini dapat memberikan data empiris yang berharga untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi mesin.

  1. The effect of pre-heating distance of shielded metal arc welding on the mechanical properties of AISI... jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/jttm/article/view/312The effect of pre heating distance of shielded metal arc welding on the mechanical properties of AISI jurnal sttmcileungsi ac index php jttm article view 312
  2. MENGHITUNG TEGANGAN STATIK PADA STRUKTUR RANGKA SEPEDA BMX MENGGUNAKAN SOFTWARE CATIA | TEKNOSAINS :... jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/tekno/article/view/28MENGHITUNG TEGANGAN STATIK PADA STRUKTUR RANGKA SEPEDA BMX MENGGUNAKAN SOFTWARE CATIA TEKNOSAINS jurnal sttmcileungsi ac index php tekno article view 28
Read online
File size962.66 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test