UTPUTP
Journal of Rural and Urban Community StudiesJournal of Rural and Urban Community StudiesBawang merah merupakan komoditas pertanian penting di Indonesia yang memerlukan perhatian untuk praktik budidaya optimal. Penggunaan konsorsium bakteri dalam pertanian bawang merah menjanjikan peningkatan kesuburan tanah melalui mekanisme biokimia yang kompleks. Studi ini bertujuan mengevaluasi dampak berbagai konsorsium mikroba terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah. Menggunakan metode Split Plot Design, eksperimen mencakup dua faktor utama: varietas bawang merah (V1: varietas karet lokal; V2: varietas putih lokal; V3: varietas Jawa lokal) dan jenis tanaman pengurai yang merepresentasikan konsorsium mikroba (P0: Kontrol; P1: M21; P2: EM4; P3: Beka Decomposer). Hasil menunjukkan perbedaan signifikan pada parameter seperti tinggi tanaman, jumlah daun, berat stover segar, diameter umbi, dan hasil umbi per plot antar variasi. Namun, tidak ada perbedaan signifikan dalam jumlah umbi per tanaman atau per plot. Interaksi antara konsorsium mikroba dan varietas bawang merah menunjukkan hasil yang bervariasi, terutama memengaruhi jumlah daun dan diameter umbi. Namun, faktor seperti tinggi tanaman, berat stover, hasil umbi, dan lainnya tidak terpengaruh. Hasil terbaik dicatatkan pada kombinasi V2P1, yaitu varietas putih bawang merah lokal dengan konsorsium mikroba M21, menghasilkan rata-rata 150,27 g/plot (setara dengan 16.905 kg/ha atau 16,9 ton/ha).
Berdasarkan temuan di atas, terdapat perbedaan signifikan antar variasi bawang merah dalam berbagai parameter seperti tinggi tanaman, jumlah daun, berat stover segar, berat stover kering, diameter umbi, berat umbi segar per kelompok, berat umbi kering per kelompok, dan berat umbi kering per plot.Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam jumlah umbi per tanaman dan per plot.Selain itu, integrasi konsorsium mikroba dengan berbagai varietas bawang merah menunjukkan dampak signifikan pada jumlah daun dan diameter umbi, tetapi tidak memengaruhi parameter seperti tinggi tanaman, berat stover segar, berat stover kering, jumlah umbi per tanaman, jumlah umbi per plot, berat umbi segar per kelompok, berat umbi kering per kelompok, dan berat umbi kering per plot.Hasil terbaik dicapai melalui penggunaan varietas bawang merah lokal putih (V2) yang dikombinasikan dengan aplikasi konsorsium mikroba M21 (V2P1), menghasilkan rata-rata 150,27 gram per plot atau 16.905 kilogram per hektar (setara dengan 16,9 ton per hektar).
Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis genetik varietas bawang merah untuk memahami respons berbeda terhadap konsorsium mikroba, terutama pada varietas Jawa lokal yang kurang responsif. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak konsorsium mikroba terhadap kesehatan tanah dan keberlanjutan ekosistem pertanian. Terakhir, penelitian ekonomi perlu dilakukan untuk menilai kelayakan penggunaan konsorsium mikroba oleh petani skala kecil, termasuk biaya produksi, tingkat keuntungan, dan dampak lingkungan jangka panjang. Ketiga arah ini dapat membantu mengembangkan strategi budidaya yang lebih efektif dan ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di Indonesia.
| File size | 245.58 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Industri kafe menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi pengantaran pesanan, terutama pada jam sibuk. Ketidakmampuan untuk memberikan layanan yangIndustri kafe menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi pengantaran pesanan, terutama pada jam sibuk. Ketidakmampuan untuk memberikan layanan yang
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Pendekatan responsif ini meningkatkan efisiensi energi sekaligus menyediakan lingkungan dalam ruangan yang nyaman. Penelitian berhasil menciptakan sistemPendekatan responsif ini meningkatkan efisiensi energi sekaligus menyediakan lingkungan dalam ruangan yang nyaman. Penelitian berhasil menciptakan sistem
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Hasil pengamatan foto makro menunjukkan bahwa muka las cenderung cekung dan akar mengalami over penetration. Hal ini berkorelasi dengan hasil pengamatanHasil pengamatan foto makro menunjukkan bahwa muka las cenderung cekung dan akar mengalami over penetration. Hal ini berkorelasi dengan hasil pengamatan
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Salah satu permasalahan yang dihadapi PT. XYZ adalah jumlah cacat seal washer setelah proses finishing yang relatif tinggi. Cacat tersebut terdapat padaSalah satu permasalahan yang dihadapi PT. XYZ adalah jumlah cacat seal washer setelah proses finishing yang relatif tinggi. Cacat tersebut terdapat pada
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Untuk itu dikaji gaya gesek, tekanan dan gravitasi yang terjadi. Konsep perancangan alat kupas mempertimbangan kondisi topografi, khususnya di daerah NusaUntuk itu dikaji gaya gesek, tekanan dan gravitasi yang terjadi. Konsep perancangan alat kupas mempertimbangan kondisi topografi, khususnya di daerah Nusa
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Hasil menunjukkan bahwa kadar abu tertinggi diperoleh pada briket dengan fraksi air dan molase 1:1, sementara kadar abu terendah pada fraksi 2:1. SuhuHasil menunjukkan bahwa kadar abu tertinggi diperoleh pada briket dengan fraksi air dan molase 1:1, sementara kadar abu terendah pada fraksi 2:1. Suhu
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Penelitian ini merancang suatu alat otomatis yang diberi nama “Zen-Feeder yaitu alat pemberian makan hewan peliharaan otomatis yang menggunakan mikrokontrolerPenelitian ini merancang suatu alat otomatis yang diberi nama “Zen-Feeder yaitu alat pemberian makan hewan peliharaan otomatis yang menggunakan mikrokontroler
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Kadar abu paling rendah dihasilkan oleh sampel briket dengan suhu 120℃ selama 60 menit dengan rasio perekat 4: 1 yaitu sebesar 41,1%, sementara sampelKadar abu paling rendah dihasilkan oleh sampel briket dengan suhu 120℃ selama 60 menit dengan rasio perekat 4: 1 yaitu sebesar 41,1%, sementara sampel
Useful /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Pengujian tarik menunjukkan bahwa perendaman NaOH 4 % selama 3 jam pada suhu 90 °C menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 21,1 MPa karenaPengujian tarik menunjukkan bahwa perendaman NaOH 4 % selama 3 jam pada suhu 90 °C menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 21,1 MPa karena
PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS masih adanya pemeriksaan antara distrik tetangga, peralatan uji yang rusak membutuhkan waktu lama untuk diperbaiki dan tidak dikalibrasi secara teratur,masih adanya pemeriksaan antara distrik tetangga, peralatan uji yang rusak membutuhkan waktu lama untuk diperbaiki dan tidak dikalibrasi secara teratur,
ULBIULBI Hasil uji coba menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterlibatan pengguna dan waktu respons, menyoroti potensi penerapan topik otomotif dan teknologiHasil uji coba menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterlibatan pengguna dan waktu respons, menyoroti potensi penerapan topik otomotif dan teknologi
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kebugaran jasmani dan motivasi siswa dengan hasil belajar Chest Pass Bola Basket di masa pandemik Covid-19.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kebugaran jasmani dan motivasi siswa dengan hasil belajar Chest Pass Bola Basket di masa pandemik Covid-19.