POLMAN BABELPOLMAN BABEL
Manutech : Jurnal Teknologi ManufakturManutech : Jurnal Teknologi ManufakturIndustri kafe menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi pengantaran pesanan, terutama pada jam sibuk. Ketidakmampuan untuk memberikan layanan yang cepat dan konsisten dapat mengurangi kepuasan pelanggan dan daya saing kafe di tengah kompetisi yang ketat. Teknologi otomatisasi, seperti robot pelayan, menawarkan solusi potensial untuk mengatasi masalah ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang Automated Guided Vehicle (AGV) berbasis Arduino, bernama Robo Waiter sebagai robot pelayan otomatis untuk mengoptimalkan pengantaran pesanan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) dengan matriks House of Quality (HoQ) untuk mengintegrasikan kebutuhan pelanggan ke dalam desain dan spesifikasi akhir produk. Wawancara dengan 20 narasumber mengidentifikasi kebutuhan utama seperti stabilitas operasi, keamanan, dan efisiensi pengantaran. Robo Waiter dirancang dengan navigasi line tracking, sensor ultrasonik, dan keranjang food grade. Desainnya dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dengan fitur sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini menunjukkan bahwa desain Robo Waiter yang estetis dan hemat biaya dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan daya saing kafe melalui penerapan teknologi otomatis yang efisien dengan spesifikasi yang disesuaikan guna mencapai target yang diinginkan.
Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan Automated Guided Vehicle (AGV) berbasis Arduino, Robo Waiter, sebagai robot pelayan otomatis untuk meningkatkan efisiensi pengantaran pesanan serta daya tarik pelanggan pada industri kafe.Desain Robo Waiter yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan seperti stabilitas operasi, keamanan, kebersihan, dan efisiensi pengantaran.Pendekatan Quality Function Deployment (QFD) dengan matriks House of Quality (HoQ) menghasilkan solusi robotika yang efisien, aman, dan hemat biaya.Hasil akhir dari matriks HOQ digunakan untuk merancang spesifikasi teknis akhir dan desain Robo Waiter.Prospek pengembangan lebih lanjut mencakup peningkatan sistem navigasi dan pengembangan fitur interaktif yang lebih canggih untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan algoritma navigasi yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan AGV dalam lingkungan kafe yang dinamis. Selain itu, pengintegrasian sensor pengenalan wajah atau suara untuk meningkatkan interaksi antara robot dan pelanggan dapat menjadi arah studi baru. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penerapan Robo Waiter di sektor layanan lain seperti rumah sakit atau perpustakaan, dengan penyesuaian spesifikasi sesuai kebutuhan spesifik masing-masing sektor. Penelitian ini juga dapat mengkaji efisiensi biaya jangka panjang dan pengaruhnya terhadap produktivitas kafe. Selain itu, pengembangan sistem manajemen antrean berbasis AI untuk mengoptimalkan rute pengantaran pesanan dapat menjadi inovasi yang layak diteliti. Studi lanjutan juga perlu mengevaluasi kepuasan pelanggan terhadap penggunaan robot pelayan secara mendalam. Peningkatan keamanan data dan privasi saat menggunakan teknologi IoT pada AGV juga menjadi aspek penting yang perlu diteliti. Penelitian dapat mengembangkan desain AGV yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan bahan daur ulang atau energi terbarukan. Selain itu, pengembangan sistem pemeliharaan otomatis untuk AGV dapat menjadi fokus penelitian untuk mengurangi downtime. Akhirnya, penelitian dapat mengevaluasi dampak sosial dan ekonomi penggunaan robot pelayan terhadap tenaga kerja di industri kafe.
- Pendekatan Quality Function Deployment (QFD) dalam proses pengembangan desain produk Whiteboard Eraser... doi.org/10.24821/productum.v5i2.7118Pendekatan Quality Function Deployment QFD dalam proses pengembangan desain produk Whiteboard Eraser doi 10 24821 productum v5i2 7118
- Tingkat Penerimaan Pengunjung Kafe Rasa Koffie Terhadap Penggunaan Layanan Robot Menggunakan Analisis... jihm.ipb-intl.ac.id/index.php/JIHM/article/view/266Tingkat Penerimaan Pengunjung Kafe Rasa Koffie Terhadap Penggunaan Layanan Robot Menggunakan Analisis jihm ipb intl ac index php JIHM article view 266
- Pengembangan Produk Power Charger Portable dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD)... journal.unpar.ac.id/index.php/jrsi/article/view/3187Pengembangan Produk Power Charger Portable dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment QFD journal unpar ac index php jrsi article view 3187
- PENERAPAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) UNTUK PENINGKATAN KINERJA INDUSTRI AMPLANG BERDASARKAN KEPUASAN... doi.org/10.21107/agrointek.v15i4.10744PENERAPAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT QFD UNTUK PENINGKATAN KINERJA INDUSTRI AMPLANG BERDASARKAN KEPUASAN doi 10 21107 agrointek v15i4 10744
| File size | 660.93 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBMEDIAPUBMEDIA Teknologi sel bahan bakar dianggap sebagai salah satu solusi terpenting untuk energi bersih, ditandai dengan efisiensi tinggi, polusi minimal, serta adaptabilitasTeknologi sel bahan bakar dianggap sebagai salah satu solusi terpenting untuk energi bersih, ditandai dengan efisiensi tinggi, polusi minimal, serta adaptabilitas
PUBMEDIAPUBMEDIA Pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimental kuantitatif dengan pengukuran kadar air yang berhasil dihilangkan selama proses pengeringan beku.Pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimental kuantitatif dengan pengukuran kadar air yang berhasil dihilangkan selama proses pengeringan beku.
APTKLHIAPTKLHI Modifikasi kayu diperlukan untuk memperbaiki sifat-sifat tersebut, salah satunya dengan perlakuan panas. Penelitian ini menganalisa pengaruh metode danModifikasi kayu diperlukan untuk memperbaiki sifat-sifat tersebut, salah satunya dengan perlakuan panas. Penelitian ini menganalisa pengaruh metode dan
UNIMALUNIMAL Oleh karena itu, ampas kopi dapat menjadi bahan baku potensial untuk produksi bioetanol. Untuk mengembangkan teknologi efektif dalam produksi bioetanolOleh karena itu, ampas kopi dapat menjadi bahan baku potensial untuk produksi bioetanol. Untuk mengembangkan teknologi efektif dalam produksi bioetanol
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Setiap kasus harus dikelola berdasarkan merit individu. Pasien dengan infark kecil dapat dikelola secara konservatif dengan pemantauan klinis dan USG berturut-turut,Setiap kasus harus dikelola berdasarkan merit individu. Pasien dengan infark kecil dapat dikelola secara konservatif dengan pemantauan klinis dan USG berturut-turut,
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Orodispersible tablet memiliki berbagai keunggulan dibandingkan sediaan oral konvensional, antara lain tingkat kepatuhan pasien yang lebih baik, aksi farmakologisOrodispersible tablet memiliki berbagai keunggulan dibandingkan sediaan oral konvensional, antara lain tingkat kepatuhan pasien yang lebih baik, aksi farmakologis
INABJINABJ Adipositas dapat menyebabkan abnormalitas sel adiposit dan jaringan adiposa baik secara anatomi maupun fungsional, dan hal ini dikenal sebagai adiposopatiAdipositas dapat menyebabkan abnormalitas sel adiposit dan jaringan adiposa baik secara anatomi maupun fungsional, dan hal ini dikenal sebagai adiposopati
INABJINABJ Faktor-faktor risiko tersebut diketahui dapat dipengaruhi oleh kebiasaan minum kopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh kebiasaan minumFaktor-faktor risiko tersebut diketahui dapat dipengaruhi oleh kebiasaan minum kopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh kebiasaan minum
Useful /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Oleh karena itu, status hukum perkawinan antar agama sebenarnya sudah selesai diatur oleh UU No. 1/1991, sementara pemenuhan hak asuh dan waris bagi anakOleh karena itu, status hukum perkawinan antar agama sebenarnya sudah selesai diatur oleh UU No. 1/1991, sementara pemenuhan hak asuh dan waris bagi anak
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Uji paired sample t-test menunjukkan hasil t = –11,932 dan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretestUji paired sample t-test menunjukkan hasil t = –11,932 dan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Metode dalam penelitian ini berupa tes praktek dan penyebaran angket. Variabel koordinasi diukur dengan instrument wall past test, sementara keterampilanMetode dalam penelitian ini berupa tes praktek dan penyebaran angket. Variabel koordinasi diukur dengan instrument wall past test, sementara keterampilan
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara media modifikasi dengan motivasi belajar penjas. Metode penelitian menggunakan metode deskriptifTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara media modifikasi dengan motivasi belajar penjas. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif