POLMAN BABELPOLMAN BABEL

Manutech : Jurnal Teknologi ManufakturManutech : Jurnal Teknologi Manufaktur

Alat atau mesin pengupas kulit polong kacang tanah, yang memiliki keterbatasan dan capaian kapasitas pengupasan hanya 85%, perlu dilakukan optimisasi alat pengupas tersebut. Untuk itu dikaji gaya gesek, tekanan dan gravitasi yang terjadi. Konsep perancangan alat kupas mempertimbangan kondisi topografi, khususnya di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Hasil optimisasi ini menghasilkan, “Alat kupas kulit polong kacang tanah. Alat kupas kulit polong kacang tanah yang dihasilkan memiliki spesifikasi sebagai berikut, tinggi 700 mm, panjang 50 mm, lebar 37 mm, dioperasikan manual, kapasitas produksi mencapai ± 0,86 ons/detik. Kinerja, antara kecepatan putaran dan jumlah kacang yang terkupas memiliki korelasi yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas. Peningkatan diameter mata juga berkontribusi terhadap hasil yang lebih tinggi. Pada kecepatan 60 rpm, jarak mata yang lebih dekat (11 mm) memberikan hasil terbaik, menunjukkan bahwa optimasi desain mesin perlu mempertimbangkan jarak mata dalam hubungan dengan kecepatan putaran untuk meningkatkan efisiensi.

Alat kupas kulit polong kacang tanah portable berukuran 700 mm × 50 mm × 37 mm ini mampu mengupas 0,86 ons/detik dengan pengoperasian manual.Kecepatan 60 rpm dan jarak mata 11 mm menghasilkan efisiensi tertinggi karena interaksi gaya gesek dan tekanan lebih intens.Hasil tes membuktikan bahwa peningkatan diameter mata serta pengaturan jarak yang lebih rapat berkontribusi langsung pada jumlah kacang yang berhasil terkupas.

Bisakah kita ciptakan alat kupas otomatis mini yang tetap portable namun digerakkan motor listrik 12 volt agar petani tak lagi cape mengayuh engkol? Apakah memungkinkan menambah adjustable blade sehingga jarak mata bisa dipasang 9–11 mm secara cepat sesuai ukuran kacang lokal, lalu menguji kapasitasnya di tiga desa berbeda? Bagaimana jika kita uji materi lapisan teflon pada silinder untuk merendah koefisien gesek, lalu bandingkan daya yang dibutuhkan serta tingkat keausan komponen setelah 100 jam operasi? Studi ini bisa melengkapi temuan terbaru soal kecepatan dan jarak optimal agar alat makin awet dan hemat energi.

  1. #tempurung kelapa#tempurung kelapa
  2. #sensor ultrasonik#sensor ultrasonik
Read online
File size675.67 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1Ts
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test