UnwahasUnwahas
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikAbelmoschus esculentus L. merupakan sayuran yang mengandung metabolit sekunder. Penelitian ini menguji aktivitas antioksidan dengan parameter IC50, kemampuan ekstrak ini sebagai tabir surya dengan SPF, eritema dan pigmentasi sebagai parameter, dan uji antiinflamasi. Buah Abelmoschus esculentus diekstraksi dengan etanol 80% dan diperoleh rendemen 30,68%. Skrining fitokimia untuk membuktikan bahwa ekstrak buah Abelmoschus esculentus mengandung saponin, flavonoid, steroid, tanin, dan alkaloid. Senyawa yang memiliki potensi menjadi agen antioksidan, tabir surya dan antiinflamasi adalah fenol, terutama flavonoid, sehingga jumlah kuantitatif dianalisis. Jumlah total senyawa fenolik dalam ekstrak buah Abelmoschus esculentus adalah 113,4751 mgQA/g, dan jumlah total flavonoid adalah 61,1284 mgQE/g. Untuk pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, diperoleh IC50 pada 53,5303 mcg/mL, yang merupakan kategori kuat. Sehubungan dengan pengujian tabir surya, nilai SPF ekstrak etanol secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada level 100 mcg/mL adalah 1,1295 dan 200 mcg/mL adalah 1,5748 yang berarti konsentrasi belum mampu menjadi tabir surya karena nilai SPF masih di bawah kategori perlindungan minimum, tetapi level 400 mcg/mL sebesar 2,2610 dapat memberikan perlindungan minimal. Hasil uji antiinflamasi memberikan hasil IC50 adalah 153,837 mcg/L.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak buah okra menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dengan IC50 sebesar 33,5303±2,3316 mcg/mL.dan menunjukkan aktivitas fotoprotektif dengan nilai SPF sebesar 2,2284±0,0737 yang termasuk dalam kategori sedang.Selain itu, ekstrak buah okra menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap peradangan dengan IC50 sebesar 153,837±0,3375 mcg/mL.Keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak buah okra dapat digunakan sebagai bahan skincare dalam formulasi kosmetik, sebagai antioksidan dan antiinflamasi, memungkinkan pengobatan kondisi kulit, serta sebagai agen farmasi dengan aplikasi multidimensional.
Berdasarkan latar belakang yang menyoroti potensi Abelmoschus esculentus sebagai sumber senyawa bioaktif, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada isolasi dan identifikasi lebih lanjut terhadap senyawa-senyawa spesifik yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini akan mengungkap struktur molekuler senyawa aktif, yang dapat menjadi dasar pengembangan obat atau produk kesehatan yang lebih efektif. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi formulasi ekstrak Abelmoschus esculentus yang optimal untuk meningkatkan stabilitas dan bioavailabilitas senyawa aktif, sehingga meningkatkan efektivitasnya dalam aplikasi praktis. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek kombinasi ekstrak Abelmoschus esculentus dengan senyawa aktif lainnya, seperti vitamin C atau E, untuk melihat sinergi dalam meningkatkan perlindungan kulit terhadap kerusakan akibat radikal bebas dan peradangan. Terakhir, studi toksisitas lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keamanan ekstrak Abelmoschus esculentus sebelum digunakan secara luas dalam produk kosmetik atau farmasi, termasuk pengujian in vivo untuk menilai efek jangka panjang terhadap kesehatan.
- Sunscreen activity on fruit skin extract of Annatto (Bixa orellana L.) in vitro. sunscreen activity fruit... indjst.org/articles/sunscreen-activity-on-fruit-skin-extract-of-annatto-bixa-orellana-l-in-vitroSunscreen activity on fruit skin extract of Annatto Bixa orellana L in vitro sunscreen activity fruit indjst articles sunscreen activity on fruit skin extract of annatto bixa orellana l in vitro
- Verification of the Conditions for Determination of Antioxidant Activity by ABTS and DPPH Assays—A... mdpi.com/1420-3049/27/1/50Verification of the Conditions for Determination of Antioxidant Activity by ABTS and DPPH AssaysAiA mdpi 1420 3049 27 1 50
- EVALUATION OF ANTI-OXIDANT, ANTI-INFLAMMATORY AND CYTOTOXICITY POTENTIAL OF HEMIGRAPHIS COLORATA | INTERNATIONAL... ijpsr.com/bft-article/evaluation-of-anti-oxidant-anti-inflammatory-and-cytotoxicity-potential-of-hemigraphis-colorata/?view=fulltextEVALUATION OF ANTI OXIDANT ANTI INFLAMMATORY AND CYTOTOXICITY POTENTIAL OF HEMIGRAPHIS COLORATA INTERNATIONAL ijpsr bft article evaluation of anti oxidant anti inflammatory and cytotoxicity potential of hemigraphis colorata view fulltext
| File size | 996.09 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas This study demonstrated that all three eco-enzymes from pineapple core, lemon peel, and organic material combinations have antimicrobial activity againstThis study demonstrated that all three eco-enzymes from pineapple core, lemon peel, and organic material combinations have antimicrobial activity against
UNILAUNILA Untuk memahami sejauh mana kemitraan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan kawasan hutan, pendekatan triangulasi yang mencakup pengumpulan dataUntuk memahami sejauh mana kemitraan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan kawasan hutan, pendekatan triangulasi yang mencakup pengumpulan data
UNILAUNILA Fraksi cair lignin, yaitu lignin-EtAc (L-EtAc) dan lignin-metanol (L-MeOH), dicampur dengan 10% isosianat polimerik (berdasarkan berat fraksi cair) untukFraksi cair lignin, yaitu lignin-EtAc (L-EtAc) dan lignin-metanol (L-MeOH), dicampur dengan 10% isosianat polimerik (berdasarkan berat fraksi cair) untuk
UNILAUNILA Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. DataSampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data
UNILAUNILA Liquid smoke yang dihasilkan dari pirolisis kayu medang (Cinnamomum sp. ) pada suhu 370‑430 °C berfungsi sebagai agen antijamur yang menghambat pertumbuhanLiquid smoke yang dihasilkan dari pirolisis kayu medang (Cinnamomum sp. ) pada suhu 370‑430 °C berfungsi sebagai agen antijamur yang menghambat pertumbuhan
UNILAUNILA ) tergolong kayu dengan kelas keawetan rendah (kelas IV–V), sehingga memerlukan pengawetan untuk melindungi dari serangan organisme perusak. Salah satu) tergolong kayu dengan kelas keawetan rendah (kelas IV–V), sehingga memerlukan pengawetan untuk melindungi dari serangan organisme perusak. Salah satu
UNILAUNILA Bioplastik ini terbukti ramah lingkungan karena dapat terdegradasi secara alami. Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bioplastik efektif mengurangiBioplastik ini terbukti ramah lingkungan karena dapat terdegradasi secara alami. Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bioplastik efektif mengurangi
UNILAUNILA Ulasan ini membahas karya‑karya terkini mengenai aspek proses dan teknologi dalam pembuatan wood‑plastic composites (WPC). WPC mencakup komposit yangUlasan ini membahas karya‑karya terkini mengenai aspek proses dan teknologi dalam pembuatan wood‑plastic composites (WPC). WPC mencakup komposit yang
Useful /
UnwahasUnwahas Secara keseluruhan, kombinasi spektrofotometri UV-vis dan PCA dapat secara efektif membedakan minyak jintan hitam dari minyak jagung dan minyak gandumSecara keseluruhan, kombinasi spektrofotometri UV-vis dan PCA dapat secara efektif membedakan minyak jintan hitam dari minyak jagung dan minyak gandum
UnwahasUnwahas Medication adherence in patients with diabetes mellitus is crucial to prevent the onset of complications. This study aims to determine the level of adherenceMedication adherence in patients with diabetes mellitus is crucial to prevent the onset of complications. This study aims to determine the level of adherence
UNHASUNHAS Penelitian ini memeriksa tantangan regulasi yang menghambat penyesuaian antara kewajiban CSR dan tujuan ekonomi sirkular di Indonesia, khususnya ketidakselarasanPenelitian ini memeriksa tantangan regulasi yang menghambat penyesuaian antara kewajiban CSR dan tujuan ekonomi sirkular di Indonesia, khususnya ketidakselarasan
UnwahasUnwahas R. M. T. Wongsonegoro Regional Hospital, Semarang. This research employed a retrospective cross-sectional observational design using secondary data. TheR. M. T. Wongsonegoro Regional Hospital, Semarang. This research employed a retrospective cross-sectional observational design using secondary data. The