UnwahasUnwahas
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikHigh-alert medications (HAM) are drugs that require strict monitoring due to their high potential to cause significant harm if used improperly. Patient safety incidents can lead to adverse outcomes, including suboptimal treatment effectiveness and increased healthcare costs. This study aimed to analyze adverse events (AEs) resulting from the use of HAMs, identify the types of HAMs that contributed to AEs, and determine the average direct medical costs incurred by elderly patients at K.R.M.T. Wongsonegoro Regional Hospital, Semarang. This research employed a retrospective cross-sectional observational design using secondary data. The study population consisted of elderly patients who were administered HAMs. The sample size was determined using the Design Effect (DEFF) statistical method for cluster surveys, resulting in a sample of 318 patients who met the inclusion and exclusion criteria. Descriptive analysis was used to assess HAM utilization, AE incidence, and direct medical costs borne by the hospital. The results showed that 40.88% of elderly patients had a history of diabetes mellitus. The most frequently administered HAM was the prandial insulin analogue, insulin aspart injection 100 IU/mL (7.29%), which also accounted for the highest number of AEs (30%). The average direct medical cost for patients without AEs was IDR 7,020,721.24, while for those who experienced AEs, the cost increased to IDR 9,493,661.29. These findings indicate that hypoglycemia caused by prandial insulin analog—insulin aspart injection 100 IU/mL, penfill—was the most common AE among elderly patients. Moreover, the average direct medical cost was significantly higher in the AE group than in the non-AE group.
Hypoglycemia (30%) was the most common adverse event associated with high-alert medication use in elderly patients.Insulin aspart injection 100 IU/mL, Penfill, was the most frequently prescribed medication, accounting for 7.Patients experiencing adverse events incurred an average direct medical cost of IDR 9,493,661.29, significantly higher than the IDR 7,020,721.24 cost for those without adverse events.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap kejadian hipoglikemia pada pasien geriatri yang menggunakan insulin aspart, termasuk evaluasi fungsi ginjal dan hati serta interaksi obat yang mungkin terjadi. Selain itu, studi intervensi yang melibatkan edukasi pasien dan keluarga mengenai pengelolaan mandiri hipoglikemia, serta optimalisasi dosis insulin berdasarkan pemantauan glukosa darah secara berkala, perlu dikembangkan untuk meningkatkan keamanan penggunaan insulin pada populasi lansia. Terakhir, penelitian yang berfokus pada pengembangan dan implementasi sistem peringatan dini berbasis teknologi informasi untuk mendeteksi potensi kejadian tidak aman terkait penggunaan obat-obatan berisiko tinggi pada pasien geriatri, serta evaluasi efektivitasnya dalam mengurangi insiden dan biaya perawatan kesehatan, sangatlah penting untuk dilakukan.
- Prevalence and factors associated with polypharmacy: a systematic review and meta-analysis | BMC Geriatrics... doi.org/10.1186/s12877-022-03279-xPrevalence and factors associated with polypharmacy a systematic review and meta analysis BMC Geriatrics doi 10 1186 s12877 022 03279 x
- POLIFARMASI PADA PASIEN GERIATRI | Fauziah | Human Care Journal. polifarmasi pasien geriatri fauziah... doi.org/10.32883/hcj.v5i3.796POLIFARMASI PADA PASIEN GERIATRI Fauziah Human Care Journal polifarmasi pasien geriatri fauziah doi 10 32883 hcj v5i3 796
- Evaluation of outpatient adverse drug reactions leading to hospitalization | American Journal of Health-System... doi.org/10.1093/ajhp/60.3.253Evaluation of outpatient adverse drug reactions leading to hospitalization American Journal of Health System doi 10 1093 ajhp 60 3 253
| File size | 1.09 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBJMUMBJM Diameter zona hambat pertumbuhan jamur Candida pada sampel hasil isolat pasien keputihan di F1 dan F2 berturut-turut adalah 7,30 ± 0,26 mm dan 6,90 ±Diameter zona hambat pertumbuhan jamur Candida pada sampel hasil isolat pasien keputihan di F1 dan F2 berturut-turut adalah 7,30 ± 0,26 mm dan 6,90 ±
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA 66, masing-masing; P=0,001). Kesimpulan: Terdapat peningkatan signifikan dalam penggunaan antibiotik yang tepat pada pasien anak di CMH setelah dokter66, masing-masing; P=0,001). Kesimpulan: Terdapat peningkatan signifikan dalam penggunaan antibiotik yang tepat pada pasien anak di CMH setelah dokter
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Ekstrak kulit singkong mampu memberikan penghambatan terhadap C. albicans dari saliva penderita diabetes yang diidentifikasi molekuler. Penghambatan pertumbuhanEkstrak kulit singkong mampu memberikan penghambatan terhadap C. albicans dari saliva penderita diabetes yang diidentifikasi molekuler. Penghambatan pertumbuhan
UGMUGM pneumoniae ATCC 700603 menggunakan uji MTT. Konsentrasi minimum bakterisidal (MBC) CbBO sebesar 0,25 mg/mL dan konsentrasi minimum inhibisi (MIC) sebesarpneumoniae ATCC 700603 menggunakan uji MTT. Konsentrasi minimum bakterisidal (MBC) CbBO sebesar 0,25 mg/mL dan konsentrasi minimum inhibisi (MIC) sebesar
MALAHAYATIMALAHAYATI Tanaman beluntas (family Asteraceae) merupakan salah satu tumbuhan yang mampu mengendalikan penyakit jamur. Tanaman tersebut mengandung senyawa flavonoid,Tanaman beluntas (family Asteraceae) merupakan salah satu tumbuhan yang mampu mengendalikan penyakit jamur. Tanaman tersebut mengandung senyawa flavonoid,
ITNITN Diperoleh hasil perhitungan Mean Absolute Deviation (MAD) sebesar 6541, Mean Square Error (MSE) sebesar 70321436, dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE)Diperoleh hasil perhitungan Mean Absolute Deviation (MAD) sebesar 6541, Mean Square Error (MSE) sebesar 70321436, dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE)
INABJINABJ Selain hubungan yang merugikan ini, banyak penelitian yang membuktikan suatu paradoks obesitas dimana subyek dengan kelebihan berat badan atau obesitasSelain hubungan yang merugikan ini, banyak penelitian yang membuktikan suatu paradoks obesitas dimana subyek dengan kelebihan berat badan atau obesitas
INABJINABJ TD tidak dipengaruhi oleh kebiasaan minum kopi meskipun kebiasaan minum kopi memiliki hubungan bermakna dengan F2 isoprostan. Hasil penelitian ini menunjukanTD tidak dipengaruhi oleh kebiasaan minum kopi meskipun kebiasaan minum kopi memiliki hubungan bermakna dengan F2 isoprostan. Hasil penelitian ini menunjukan
Useful /
UnwahasUnwahas Perangkat lunak Minitab menghasilkan hasil PCA paling signifikan, menunjukkan distribusi variasi data 85,7% untuk Komponen Utama 1 dan 10% untuk KomponenPerangkat lunak Minitab menghasilkan hasil PCA paling signifikan, menunjukkan distribusi variasi data 85,7% untuk Komponen Utama 1 dan 10% untuk Komponen
UnwahasUnwahas Keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak buah okra dapat digunakan sebagai bahan skincare dalam formulasi kosmetik, sebagai antioksidan dan antiinflamasi,Keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak buah okra dapat digunakan sebagai bahan skincare dalam formulasi kosmetik, sebagai antioksidan dan antiinflamasi,
UGMUGM The aim of this study was to investigate the polymorphism of the CFHR5 gene and its association with fatty acid composition and cholesterol of sheep inThe aim of this study was to investigate the polymorphism of the CFHR5 gene and its association with fatty acid composition and cholesterol of sheep in
UMUM Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan negatif antara minat membaca dan hasil belajar geografi dengan kontribusi minat membaca sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan negatif antara minat membaca dan hasil belajar geografi dengan kontribusi minat membaca sebesar