STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan InformatikaTEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan InformatikaKegiatan konstruksi gedung industri umumnya dianggap sebagai operasi berisiko tinggi karena kompleksitas tugas dan keterlibatan berbagai elemen berbahaya. Pekerja sering terpapar bahaya seperti jatuh dari ketinggian, tertimpa benda jatuh atau bergerak, bahaya listrik, paparan zat beracun, serta gangguan muskuloskeletal. Risiko-risiko ini menuntut pendekatan sistematis dan komprehensif dalam identifikasi bahaya dan pengendalian risiko guna menjamin keselamatan pekerja dan kelangsungan operasional. Artikel tinjauan ini bertujuan untuk mensintesis literatur ilmiah terkait yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024 dari database terpercaya seperti Scopus dan Sinta, dengan fokus pada identifikasi bahaya di tempat kerja, metode analisis risiko, serta penerapan strategi mitigasi yang efektif. Metode tinjauan naratif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis temuan dari 28 studi terpilih yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil menunjukkan bahwa alat penilaian risiko terstruktur—seperti Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), Job Safety Analysis (JSA), dan analisis bowtie—dikombinasikan dengan penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) berbasis ISO 45001, berkontribusi signifikan dalam menekan tingkat kecelakaan. Tinjauan ini menekankan pentingnya integrasi langkah-langkah teknis, pengendalian administratif, dan pelatihan keselamatan yang berkelanjutan untuk membangun budaya kerja yang tangguh dan berorientasi pada keselamatan di sektor konstruksi industri.
Sektor konstruksi gedung industri merupakan lingkungan kerja dengan risiko keselamatan dan kesehatan yang sangat tinggi, ditandai oleh beragam jenis bahaya seperti bahaya fisik, kimia, ergonomis, dan psikososial.Penerapan metode seperti HIRADC, JSA, dan analisis bowtie terbukti memberikan struktur analisis risiko yang sistematis dan efektif.Integrasi sistem manajemen keselamatan berbasis ISO 45001 serta penerapan hierarki pengendalian risiko secara disiplin menjadi kunci dalam menekan jumlah kecelakaan kerja serta membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas integrasi teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM) dan realitas tertambah dalam proses identifikasi bahaya secara real-time selama pelaksanaan proyek konstruksi gedung industri. Kedua, diperlukan studi yang mengembangkan model pelatihan keselamatan kerja berbasis simulasi interaktif yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan latar belakang pekerja harian untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan mereka. Ketiga, perlu dieksplorasi penerapan sistem manajemen risiko berbasis ISO 45001 secara adaptif pada proyek-proyek kecil dan menengah yang memiliki keterbatasan sumber daya, dengan fokus pada penyederhanaan dokumen dan prosedur tanpa mengurangi efektivitas pengendalian. Penelitian-penelitian ini dapat membantu menutup kesenjangan antara kebijakan formal dan praktik di lapangan. Teknologi dapat digunakan untuk membuat identifikasi bahaya lebih akurat dan cepat, pelatihan berbasis simulasi bisa menjangkau pekerja dengan berbagai latar belakang, dan sistem manajemen yang disederhanakan memungkinkan adopsi luas di berbagai skala proyek. Pendekatan-pendekatan inovatif ini berpotensi meningkatkan budaya keselamatan secara menyeluruh. Dengan demikian, risiko kecelakaan dapat dikurangi secara signifikan. Penelitian lanjutan harus fokus pada aspek penerapan yang kontekstual dan berkelanjutan. Integrasi tiga pendekatan tersebut dapat membentuk ekosistem keselamatan yang lebih responsif dan inklusif di sektor konstruksi industri.
- Wayback Machine. wayback machine arcjournals.org/pdfs/ijhsse/v8-i3/4.pdfWayback Machine wayback machine arcjournals pdfs ijhsse v8 i3 4 pdf
- Heavy Machinery Operators: Necessary Competencies to Reduce Construction Accidents - IOPscience. heavy... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/641/1/012007Heavy Machinery Operators Necessary Competencies to Reduce Construction Accidents IOPscience heavy iopscience iop article 10 1088 1755 1315 641 1 012007
- OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (K3) RISK ANALYSIS USING HIRADC AND JSA METHODS IN BRIDGE REPLACEMENT... doi.org/10.33474/jice.v4i2.20250OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY K3 RISK ANALYSIS USING HIRADC AND JSA METHODS IN BRIDGE REPLACEMENT doi 10 33474 jice v4i2 20250
- Vol 12 No 2 (2025): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika | TEKNOSAINS : Jurnal Sains,... jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/tekno/issue/view/49Vol 12 No 2 2025 TEKNOSAINS Jurnal Sains Teknologi dan Informatika TEKNOSAINS Jurnal Sains jurnal sttmcileungsi ac index php tekno issue view 49
| File size | 189.35 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi SMK3 dan penerapan serta pelaksanaan program SMK3. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi SMK3 dan penerapan serta pelaksanaan program SMK3. Metode yang digunakan
POLNAMPOLNAM Penelitian ini dilakukan di Teluk Madang, Sukamara, untuk menentukan distribusi dan ketebalan pasir kuarsa serta memperkirakan potensi sumber dayanya.Penelitian ini dilakukan di Teluk Madang, Sukamara, untuk menentukan distribusi dan ketebalan pasir kuarsa serta memperkirakan potensi sumber dayanya.
POLNAMPOLNAM 2 rpm untuk referensi sinusoidal, dan evaluasi robustness menunjukkan ketahanan yang baik terhadap gangguan beban. Penelitian ini berhasil mengintegrasikan2 rpm untuk referensi sinusoidal, dan evaluasi robustness menunjukkan ketahanan yang baik terhadap gangguan beban. Penelitian ini berhasil mengintegrasikan
POLNAMPOLNAM Hubungan kuat antara iradiasi dan efisiensi inverter terbukti melalui analisis korelasi dan pemodelan regresi. Perbedaan signifikan dalam efisiensi antarHubungan kuat antara iradiasi dan efisiensi inverter terbukti melalui analisis korelasi dan pemodelan regresi. Perbedaan signifikan dalam efisiensi antar
POLNAMPOLNAM beban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08 kN dan 42,28 kN/m2, sedangkan terkecil pada Bore Hole 03 yaitu 1502,88 kNbeban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08 kN dan 42,28 kN/m2, sedangkan terkecil pada Bore Hole 03 yaitu 1502,88 kN
POLNAMPOLNAM Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian fasilitas aksesibilitas mencapai 62,97%, yang memenuhi sebagian besar persyaratan teknis yang ditetapkan oleh PermenSecara keseluruhan, tingkat kesesuaian fasilitas aksesibilitas mencapai 62,97%, yang memenuhi sebagian besar persyaratan teknis yang ditetapkan oleh Permen
POLNAMPOLNAM Berdasarkan hasil penelitian, setiap segmen ruas jalan Desa Morella memiliki nilai indeks yang berbeda-beda dengan kelas kondisi kerusakan yang bervariasi.Berdasarkan hasil penelitian, setiap segmen ruas jalan Desa Morella memiliki nilai indeks yang berbeda-beda dengan kelas kondisi kerusakan yang bervariasi.
POLNAMPOLNAM Pengembangan alat ini menghasilkan alat monitoring yang dapat menyimpan data pengukuran secara real-time dan akurat untuk kegiatan belajar. Uji coba danPengembangan alat ini menghasilkan alat monitoring yang dapat menyimpan data pengukuran secara real-time dan akurat untuk kegiatan belajar. Uji coba dan
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Karena sifatnya yang berbahaya, bahkan kebocoran minimal dapat menyebabkan konsekuensi fatal bagi personel, kontaminasi lingkungan yang parah, dan gangguanKarena sifatnya yang berbahaya, bahkan kebocoran minimal dapat menyebabkan konsekuensi fatal bagi personel, kontaminasi lingkungan yang parah, dan gangguan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI As a solution, a workload recalculation was performed after adding one operator to each gathering station unit, resulting in FTE values within the normalAs a solution, a workload recalculation was performed after adding one operator to each gathering station unit, resulting in FTE values within the normal
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Tinjauan mengungkapkan bahwa struktur organisasi yang kaku, gaya komunikasi top-down, dan fokus yang kuat pada hasil daripada proses seringkali berkontribusiTinjauan mengungkapkan bahwa struktur organisasi yang kaku, gaya komunikasi top-down, dan fokus yang kuat pada hasil daripada proses seringkali berkontribusi
POLNAMPOLNAM Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTSN 6 Malteng diambil untuk menjadi objek pada penelitian ini karena berdasarkan masalah yang terjadi pada proyekPembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTSN 6 Malteng diambil untuk menjadi objek pada penelitian ini karena berdasarkan masalah yang terjadi pada proyek