DIM UNPASDIM UNPAS

Kontigensi : Jurnal Ilmiah ManajemenKontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen

Penelitian ini mengkaji strategi untuk meningkatkan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada guru dengan memperkuat Servant Leadership, Budaya Organisasi, Komunikasi Interpersonal, dan Perceived Organizational Support (POS). Studi yang dilakukan di sebuah SMA swasta di Depok, Indonesia ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta analisis jalur untuk mengevaluasi pengaruh langsung dan tidak langsung variabel‑variabel tersebut terhadap OCB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Servant Leadership, Budaya Organisasi, Komunikasi Interpersonal, dan POS semuanya memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap OCB. Selain itu, POS berperan sebagai variabel intervening yang efektif, memperkuat dampak Servant Leadership, Budaya Organisasi, dan Komunikasi Interpersonal terhadap OCB. Temuan ini menyarankan bahwa pengembangan faktor‑faktor tersebut dapat secara signifikan meningkatkan OCB, yang pada gilirannya meningkatkan efektivitas organisasi serta lingkungan pendidikan secara keseluruhan. Analisis SITOREM selanjutnya mengidentifikasi indikator‑indikator kunci yang perlu diperkuat untuk mengoptimalkan strategi peningkatan OCB dalam konteks pendidikan.

Penelitian menunjukkan bahwa memperkuat Servant Leadership, Budaya Organisasi, Komunikasi Interpersonal, serta Perceived Organizational Support secara langsung meningkatkan Organizational Citizenship Behavior guru.Perceived Organizational Support berfungsi sebagai variabel intervening yang memperkuat pengaruh ketiga variabel pertama terhadap OCB.Analisis SITOREM mengidentifikasi indikator‑indikator utama yang harus dibenahi, seperti bantuan kepada rekan kerja, partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi, dan promosi organisasi, untuk mengoptimalkan strategi peningkatan OCB.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh penggunaan platform digital dalam memperkuat Komunikasi Interpersonal terhadap OCB guru, dengan menguji apakah media daring meningkatkan frekuensi dan kualitas interaksi. Sebuah studi longitudinal selama beberapa tahun dapat dilakukan untuk mengevaluasi kestabilan dan dinamika pengaruh Servant Leadership, Budaya Organisasi, dan POS terhadap OCB seiring perubahan kebijakan pendidikan. Penelitian dapat menambahkan variabel mediasi seperti motivasi intrinsik atau empowerment psikologis untuk menguji mekanisme tambahan dalam hubungan antara variabel‑variabel utama dan OCB. Metode campuran (mixed‑methods) dapat dipertimbangkan untuk memperoleh pemahaman kualitatif mengenai faktor konteks yang memoderasi efektivitas strategi yang diusulkan. Sampel yang lebih beragam, mencakup sekolah negeri dan wilayah geografis lain, dapat memperluas generalisasi temuan. Analisis jaringan sosial (social network analysis) dapat digunakan untuk memetakan pola kolaborasi antar guru dalam konteks OCB. Penelitian dapat menguji efektivitas intervensi pelatihan Servant Leadership yang terintegrasi dengan program pengembangan budaya organisasi. Akhirnya, studi dapat mengevaluasi dampak peningkatan OCB terhadap hasil belajar siswa untuk menilai kontribusi langsung strategi manajerial terhadap prestasi akademik.

Read online
File size341.41 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test