STIESTEKOMSTIESTEKOM
Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiDinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiPenelitian ini mengkaji dinamika Quality of Work Life, Workload, Job Satisfaction dalam upaya meningkatkan produktivitas karyawan di PT. Bank Capital Indonesia, Tbk. Menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks, perusahaan perlu mengelola sumber daya manusia secara efektif untuk menjaga daya saing. Work-life balance, kepuasan kerja, dan quality of work life merupakan faktor penting yang berperan dalam produktivitas karyawan, terutama ketika beban kerja meningkat. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional digunakan dalam penelitian ini, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS. Teknik cluster random sampling diterapkan untuk memilih sampel secara proporsional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Quality of Work Life dan kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan, sedangkan beban kerja berdampak negatif pada kepuasan kerja. Namun, beban kerja tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap produktivitas karyawan. Analisis mediasi mengungkapkan bahwa kepuasan kerja tidak bertindak sebagai mediator antara Quality of Work Life dan produktivitas karyawan. Temuan ini menyarankan bahwa peningkatan kepuasan kerja, Quality of Work Life, dan Work-life Balance dapat meningkatkan produktivitas karyawan di sektor perbankan.
Penelitian ini menemukan bahwa Quality of Work Life (QWL) secara positif dan signifikan mempengaruhi Kepuasan Kerja dan Produktivitas Karyawan.Meskipun Workload berdampak negatif pada Kepuasan Kerja, pengaruh langsungnya terhadap Produktivitas Karyawan tidak signifikan.namun, Kepuasan Kerja terbukti memediasi hubungan antara Workload dan produktivitas.Kesimpulannya, QWL berperan dominan dalam meningkatkan produktivitas secara langsung, sedangkan Workload mempengaruhi produktivitas hanya melalui mekanisme Kepuasan Kerja.
Berdasarkan temuan yang menarik dari penelitian ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk menginvestigasi lebih lanjut bagaimana gaya kepemimpinan yang berbeda, seperti kepemimpinan transformasional atau suportif, dapat mempengaruhi dinamika hubungan antara beban kerja, kualitas kehidupan kerja (QWL), kepuasan kerja, dan produktivitas karyawan. Misalnya, penelitian dapat mengeksplorasi apakah gaya kepemimpinan tertentu mampu memoderasi dampak negatif beban kerja yang tinggi terhadap kepuasan kerja, atau bahkan memperkuat efek positif QWL pada produktivitas, terutama dalam sektor perbankan yang memiliki tekanan kerja intens. Kedua, mengingat bahwa penelitian ini menemukan kepuasan kerja tidak memediasi hubungan antara QWL dan produktivitas, ada kebutuhan untuk mengidentifikasi mekanisme mediasi alternatif. Studi mendatang dapat meneliti peran variabel seperti keterlibatan karyawan (employee engagement), dukungan rekan kerja, atau tingkat kesejahteraan psikologis sebagai mediator potensial antara QWL yang positif dan peningkatan produktivitas. Ini akan memberikan wawasan lebih dalam tentang jalur lain di mana QWL berkontribusi pada kinerja karyawan. Ketiga, perlu dilakukan eksplorasi mendalam mengenai fenomena ketika beban kerja tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap produktivitas karyawan, meskipun secara jelas menurunkan kepuasan kerja. Penelitian masa depan bisa mengadopsi pendekatan metode campuran, menggabungkan data kuantitatif dengan wawancara kualitatif mendalam, untuk memahami strategi adaptasi individu, pengaruh nilai-nilai budaya organisasi, atau peran resiliensi personal yang memungkinkan karyawan mempertahankan tingkat produktivitas tinggi meskipun menghadapi beban kerja yang menantang dan potensi ketidakpuasan.
- The Relationship between Architects’ Quality of Work Life and Their Productivity: A Case Study... doi.org/10.5539/jsd.v18n3p60The Relationship between ArchitectsAo Quality of Work Life and Their Productivity A Case Study doi 10 5539 jsd v18n3p60
- Physician Mental Workload Scale in China: Development and Psychometric Evaluation | BMJ Open. physician... doi.org/10.1136/bmjopen-2019-030137Physician Mental Workload Scale in China Development and Psychometric Evaluation BMJ Open physician doi 10 1136 bmjopen 2019 030137
| File size | 1.44 MB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Pembangunan ekonomi di Pulau Jawa membutuhkan keterlibatan optimal tenaga kerja sebagai penggerak utama pertumbuhan, namun tingkat partisipasi angkatanPembangunan ekonomi di Pulau Jawa membutuhkan keterlibatan optimal tenaga kerja sebagai penggerak utama pertumbuhan, namun tingkat partisipasi angkatan
FEB UMIFEB UMI Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan organisasi meliputi kebijakan internal, fasilitas kerja, dan supervisi profesional berpengaruh signifikanHasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan organisasi meliputi kebijakan internal, fasilitas kerja, dan supervisi profesional berpengaruh signifikan
LPPM STIEATMABHAKTILPPM STIEATMABHAKTI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG), ukuran perusahaan, dan diversitas gender dewan direksi terhadap financialPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG), ukuran perusahaan, dan diversitas gender dewan direksi terhadap financial
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan Kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal pemerintah, dan AksesibilitasHasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan Kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal pemerintah, dan Aksesibilitas
MSTI INDONESIAMSTI INDONESIA Sampel penelitian terdiri dari 9 perusahaan dengan total 27 observasi selama tiga tahun. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation ModelingSampel penelitian terdiri dari 9 perusahaan dengan total 27 observasi selama tiga tahun. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasi kerja sama di bawah kerangka APAEC, yaitu ketiadaan kerangka kelembagaan dan peraturan yang koheren,Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasi kerja sama di bawah kerangka APAEC, yaitu ketiadaan kerangka kelembagaan dan peraturan yang koheren,
JIMF BIJIMF BI Menggunakan basis data Scopus, total 1063 dokumen telah diidentifikasi dan dianalisis menggunakan VOSviewer. Dalam analisis, kami mengevaluasi kolaborasiMenggunakan basis data Scopus, total 1063 dokumen telah diidentifikasi dan dianalisis menggunakan VOSviewer. Dalam analisis, kami mengevaluasi kolaborasi
STEKOMSTEKOM ShopeePay, as one of the e-wallets that has rapidly grown in Indonesia, offers convenience in making cashless transactions. Although becoming increasinglyShopeePay, as one of the e-wallets that has rapidly grown in Indonesia, offers convenience in making cashless transactions. Although becoming increasingly
Useful /
STIESTEKOMSTIESTEKOM Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana persepsi harga, kualitas produk, dan citra merek memengaruhi keputusan pembelian sepatu olahragaPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana persepsi harga, kualitas produk, dan citra merek memengaruhi keputusan pembelian sepatu olahraga
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Tujuan: Untuk mengeksplorasi penelitian-penelitian terdahulu yang relevan dalam mengidentifikasi faktor water, sanitation, and Hygiene (WASH) yang berperanTujuan: Untuk mengeksplorasi penelitian-penelitian terdahulu yang relevan dalam mengidentifikasi faktor water, sanitation, and Hygiene (WASH) yang berperan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Hasil penelitian ini menunjukkan pengenalan terhadap konsep moderasi beragama setelah pelatihan berupa pengertian moderasi beragama, indikator moderasiHasil penelitian ini menunjukkan pengenalan terhadap konsep moderasi beragama setelah pelatihan berupa pengertian moderasi beragama, indikator moderasi
BDKJAKARTABDKJAKARTA Kedua menambah jumlah JP pada mata pelatihan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Ketiga memasukkan program pendampingan realisasi RTL dalam kurikulum. KeempatKedua menambah jumlah JP pada mata pelatihan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Ketiga memasukkan program pendampingan realisasi RTL dalam kurikulum. Keempat