BDKJAKARTABDKJAKARTA

Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan JakartaWawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Penelitian ini bertujuan melihat peran pelatihan moderasi beragama terhadap persepsi peserta berupa pandangan, sikap, praktik beragama tentang konsep moderasi beragama, wawasan kebangsaan, wawasan keagamaan dan implementasi moderasi beragama setelah mengikuti pelatihan penggerak penguatan moderasi beragama Jakarta Timur. Metode penelitian ini adalah penelitian campuran (mixed methods) dengan teknik pengumpulan data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif yang didapatkan dari hasil pre-test dan post-test. Instrumen tes terdiri dari pertanyaan dengan jawaban terbuka dan skala likert. Kedua data dibandingkan serta dianalisis secara deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan pengenalan terhadap konsep moderasi beragama setelah pelatihan berupa pengertian moderasi beragama, indikator moderasi beragama, serta nilai-nilai moderasi beragama sebagian besar belum memahami secara utuh. Untuk konsep wawasan kebangsaan mencakup Pancasila, peserta pelatihan menyatakan sudah final tapi ada perbedaan pendapat antara gerakan politik yang dianggap dapat mengubah dasar negara, sedangkan tentang konsep wawasan keagamaan dan implementasi moderasi beragama sebelum dan sesudah pelatihan hasilnya rata-rata hampir sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran pelatihan moderasi beragama tidak signifikan terhadap persepsi peserta terhadap pandangan, sikap dan praktik moderasi beragama serta perlu peningkatan tentang pemahaman peserta terhadap konsep moderasi beragama.

Dari hasil instrumen pre-test dan post-test tentang pandangan, sikap, praktik beragama peserta pelatihan Penguatan Moderasi Beragama yang mencakup pengertian Moderasi Beragama, indikator Moderasi Beragama, nilai-nilai Moderasi Beragama, Wawasan Kebangsaan, Wawasan Keagamaan dan Implementasi Moderasi Beragama, pelatihan berpengaruh terhadap pengertian Moderasi Beragama tapi pemahaman tentang indikator Moderasi Beragama walaupun sudah mengikuti pelatihan masih belum memahami secara utuh.Sedangkan pandangan, sikap, dan praktik beragama tentang Wawasan Kebangsaan dan Wawasan Keagamaan serta Implementasi Moderasi Beragama persepsi peserta hampir sama sebelum dan sesudah pelatihan sehingga penelitian tidak cukup berpengaruh terhadap persepsi sesudah mengikuti pelatihan.Hal ini dikarenakan peserta sudah memiliki dasar pandangan, sikap dan praktik beragama yang hampir sama sebelum mengikuti pelatihan.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan:. . 1. Menekankan materi pada pengertian Moderasi Beragama dan nilai-nilai Moderasi Beragama supaya konsep awal lebih mendalam.. 2. Menjelaskan konsep tentang gerakan politik dapat mengubah dasar negara supaya tidak menimbulkan ambigu.. 3. Meningkatkan strategi pelatihan dengan inovasinya sesuai dengan kondisi peserta pelatihan.. 4. Peningkatan kompetensi yang berkelanjutan bagi pemateri untuk proses pelatihan yang implementatif.. . Saran-saran ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang konsep moderasi beragama dan memperkuat peran pelatihan dalam membentuk persepsi peserta tentang pandangan, sikap, dan praktik moderasi beragama. Dengan demikian, diharapkan pelatihan moderasi beragama dapat lebih efektif dalam menciptakan kesadaran dan komitmen peserta terhadap moderasi beragama, serta mendorong terwujudnya kerukunan dan kedamaian dalam keberagaman di Indonesia.

Read online
File size481.44 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test