AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media papan flanel dalam mengembangkan keterampilan bercerita siswa kelas V di SD 04 Kelapa Tujuh. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest group design, penelitian ini melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan bercerita, lembar observasi, dan angket. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kontrol memiliki hasil pretest 68.63, posttest 72.73, dan normal gain 0.15. Kelas eksperimen memiliki hasil pretest 69.20, posttest 73.37, dan normal gain 0.50. Selisih normal gain sebesar 0.35 mengindikasikan pengaruh media papan flanel terhadap keterampilan bercerita dalam pelajaran bahasa Indonesia di SD 04 Kelapa Tujuh. Temuan ini merekomendasikan media papan flanel sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Penggunaan media papan flanel sangat efektif dalam mengembangkan keterampilan bercerita siswa kelas V di SD 04 Kelapa Tujuh.Peningkatan signifikan pada skor posttest kelompok eksperimen dibandingkan pretest, serta perbedaan jelas antara kelompok eksperimen dan kontrol, menunjukkan efektivitas media papan flanel.Media ini meningkatkan motivasi belajar, memfasilitasi visualisasi cerita, dan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, yang berkontribusi pada peningkatan keterampilan ekspresif siswa.Guru Bahasa Indonesia di sekolah dasar disarankan mempertimbangkan penggunaan media papan flanel sebagai strategi utama untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa.Sekolah diharapkan menyediakan fasilitas dan dukungan bagi guru dalam mengimplementasikan media inovatif ini.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji efektivitas media papan flanel pada jenjang pendidikan yang berbeda atau untuk keterampilan berbahasa lainnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan variabel gaya belajar siswa untuk memahami pengaruhnya terhadap efektivitas media papan flanel. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan penggunaan media papan flanel sebagai strategi utama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, serta menyediakan fasilitas dan dukungan bagi guru dalam mengimplementasikannya.
| File size | 216.19 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Sebagian besar butir soal valid, sedangkan reliabilitas tes tergolong tinggi. Walaupun demikian, terdapat beberapa butir soal yang sangat mudah, sangatSebagian besar butir soal valid, sedangkan reliabilitas tes tergolong tinggi. Walaupun demikian, terdapat beberapa butir soal yang sangat mudah, sangat
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di SKH Elmyra Shanum Serang City, Banten, yang melibatkan guru pendidikanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di SKH Elmyra Shanum Serang City, Banten, yang melibatkan guru pendidikan
AFEKSIAFEKSI Selain itu, uji keterbacaan menunjukkan respon positif dari guru dan siswa, menandakan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkanSelain itu, uji keterbacaan menunjukkan respon positif dari guru dan siswa, menandakan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan
AFEKSIAFEKSI Kesantunan juga terlihat dari sikap, cara meminta izin, waktu menghubungi dosen, serta kemampuan mengendalikan emosi. Temuan tersebut menunjukkan adanyaKesantunan juga terlihat dari sikap, cara meminta izin, waktu menghubungi dosen, serta kemampuan mengendalikan emosi. Temuan tersebut menunjukkan adanya
AFEKSIAFEKSI Kedua, melalui budaya pesantren yang mengutamakan kolaborasi, disiplin, dan toleransi dalam interaksi sehari-hari. Ketiga, melalui kegiatan ekstrakurikulerKedua, melalui budaya pesantren yang mengutamakan kolaborasi, disiplin, dan toleransi dalam interaksi sehari-hari. Ketiga, melalui kegiatan ekstrakurikuler
AFEKSIAFEKSI Metode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin dengan empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitianMetode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin dengan empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian
AFEKSIAFEKSI Penelitian menunjukkan bahwa karakter tokoh Semar, khususnya lima keistimewaan (momong, momot, momor, mursid, murakabi), relevan dan dapat menjadi inspirasiPenelitian menunjukkan bahwa karakter tokoh Semar, khususnya lima keistimewaan (momong, momot, momor, mursid, murakabi), relevan dan dapat menjadi inspirasi
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan platform CBT memberikan (1) efektivitas waktu, kemudahan mengakses platform, serta perangkat yang digunakanHasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan platform CBT memberikan (1) efektivitas waktu, kemudahan mengakses platform, serta perangkat yang digunakan
Useful /
AFEKSIAFEKSI Hasil uji validitas butir soal menunjukkan mayoritas butir soal berada pada kategori valid dengan tingkat signifikan hingga sangat signifikan. SelanjutnyaHasil uji validitas butir soal menunjukkan mayoritas butir soal berada pada kategori valid dengan tingkat signifikan hingga sangat signifikan. Selanjutnya
AFEKSIAFEKSI Uji keterbacaan terhadap 26 murid kelas IX SMP menunjukkan skor 80,4% dengan kategori baik. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dikembangkan layakUji keterbacaan terhadap 26 murid kelas IX SMP menunjukkan skor 80,4% dengan kategori baik. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dikembangkan layak
AFEKSIAFEKSI Hasil menunjukkan rata-rata skor pre-test = 6,46 (SD = 2,144), post-test = 8,24 (SD = 1,616); uji paired t menghasilkan t(75) = −6,399, p < 0,001; selisihHasil menunjukkan rata-rata skor pre-test = 6,46 (SD = 2,144), post-test = 8,24 (SD = 1,616); uji paired t menghasilkan t(75) = −6,399, p < 0,001; selisih
AFEKSIAFEKSI Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru IPA dan 21 siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Limau. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli,Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru IPA dan 21 siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Limau. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli,