STTSETIASTTSETIA

Jurnal PKM SetiadharmaJurnal PKM Setiadharma

Kemudahan memperoleh informasi tentang LGBT dan bahkan menjadi “life style sebagian masyarakat dewasa ini menimbulkan keprihatinan dunia pendidikan. Pemahaman gender yang mengatasnamakan HAM dapat membuka ruang terbentuknya LGBT di Indonesia. Kondisi ini menghancurkan konsep manusia ciptaan Tuhan yang dibedakan laki-laki dan perempuan saja. Namun demikian penderita LGBT sebagai individu ciptaan Tuhan dan telah jatuh ke dalam dosa, tidak boleh mendapat perlakuan yang tidak manusiawi. Penderita LGBT perlu dirangkul dengan sentuhan “kasih dalam bentuk edukasi untuk membawa penderita LGBT pada konstruksi ciptaan Allah. Konsep ini perlu dipahami oleh calon guru IPS Universitas Pelita Harapan dan guru Sekolah Dasar GMIM Lelema di Kabupaten Minahasa Selatan sebagai pengemban pembentukan karakter. Ternyata LGBT dikaitkan dengan konsep gender belum dipahami secara tepat. Bervariasinya pemikiran gender dalam ilmu sosial tentang gender membutuhkan arahan dari wawasan Kristen. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk tatap muka virtual melalui zoom dan dilakukan Pre-Test dan Post-Test.

Pemahaman konsep gender yang benar merupakan kekuatan untuk tidak menjadikan LGBT sebagai “pelarian dan “ekpresi diri tentang identitas diri yang faktual.Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang serupa dan segambar dengan Allah memiliki keindahan dan kemampuan diri sesuai dengan harkat dan martabat dari manusia ciptaan.Penyuluhan tentang LGBT dalam wawasan Kristen sangat penting diberikan kepada calon guru dan guru yang bertitik tolak pada wawasan tentang gender sehingga mampu meletakkan LGBT secara tepat.Selain itu dapat melibatkan diri untuk memberikan bantuan ketika menghadapi sosok pribadi yang telah terperosok pada LGBT.Calon guru dan guru harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memahami konsep gender secara benar.Setelah mendapatkan penyuluhan ini maka calon guru dan guru mampu membantu dan memberikan solusi penanganan secara tepat tentang LGBT di era revolusi industri digital yang dengan mudah menyebarkan informasi LGBT.Calon guru dan guru berpegang pada wawasan Kristen, mendudukkan manusia sebagai gambar Allah yang diciptakan laki-laki dan perempuan serta hidup berpasangan, tetapi tidak membentengi diri sebagai orang benar.Hal ini yang menjadi permasalahan yang masih sering ditemukan dalam kehidupan orang Kristen.Hasil evaluasi yang dilakukan melalui Pre-Test dan Post-Test dari kegiatan PkM ini menunjukkan peningkatan pemahaman tentang LGBT.Calon guru dan guru harus memberikan edukasi sejak dini sebagai pembentukan karakter kepada generasi muda sejak dini.Oleh sebab itu diharapkan calon guru jurusan IPS di UPH dan guru di SD GMIM Lelema Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan mampu mencegah terbentuknya LGBT sejak usia dini.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Mengembangkan model pendidikan karakter yang terintegrasi dengan konsep gender dan wawasan Kristen, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti perbedaan budaya, nilai-nilai lokal, dan konteks sosial-budaya. Model ini dapat diterapkan di berbagai tingkat pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, untuk membentuk karakter peserta didik yang kuat dan mampu memahami dan menghargai perbedaan gender dengan bijaksana.. . 2. Melakukan studi komparatif tentang pemahaman dan persepsi LGBT di berbagai negara, khususnya di negara-negara dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana konsep gender dan wawasan Kristen mempengaruhi persepsi dan penerimaan terhadap LGBT, serta bagaimana perbedaan budaya dan agama dapat mempengaruhi pembentukan karakter dan etika perilaku terkait LGBT.. . 3. Meneliti lebih lanjut tentang peran media sosial dalam membentuk persepsi dan perilaku terkait LGBT, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Studi ini dapat fokus pada bagaimana media sosial dapat menjadi sarana edukasi dan penyuluhan yang efektif untuk mencegah terbentuknya LGBT sejak dini, serta bagaimana media sosial dapat digunakan untuk mempromosikan nilai-nilai positif dan toleransi dalam masyarakat.

  1. PENDIDIKAN KARAKTER ADALAH SEBUAH KEHARUSAN | Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter.... waskita.ub.ac.id/index.php/waskita/article/view/49PENDIDIKAN KARAKTER ADALAH SEBUAH KEHARUSAN Waskita Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter waskita ub ac index php waskita article view 49
  2. Penggunaan Media Digital bagi Kegiatan Pembelajaran Interaktif dalam Pendidikan Agama Kristen | Subay... doi.org/10.61390/euanggelion.v4i2.65Penggunaan Media Digital bagi Kegiatan Pembelajaran Interaktif dalam Pendidikan Agama Kristen Subay doi 10 61390 euanggelion v4i2 65
  3. Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender (Solusi Dan Upaya Pencegahannya) | HUMANISMA : Journal... doi.org/10.30983/humanisme.v3i2.2415Fenomena Lesbian Gay Biseksual Dan Transgender Solusi Dan Upaya Pencegahannya HUMANISMA Journal doi 10 30983 humanisme v3i2 2415
Read online
File size519.94 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test