NALANDANALANDA
Dhammavicaya : Jurnal Pengkajian DhammaDhammavicaya : Jurnal Pengkajian DhammaSejak Dhammacakka (599SM/528SM) hingga era kejayaannya (450‑1193M), perkembangan Buddhisme tidak terlepas dari peran dunia pendidikan, tetapi semangat dukungan umat Buddha terhadap perkembangan pendidikan formal tidak berkelanjutan pada abad XXI. Fenomena yang terjadi di Indonesia justru terbalik, umat Buddha lebih banyak membangun tempat ibadah (wihara/cetiya/arama) daripada lembaga pendidikan formal dengan presentase mencapai 10:1000. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perspektif Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) dalam melihat pentingnya menyokong lembaga pendidikan formal Buddhis sebagai ladang kebajikan yang berpahala terus‑menerus (Nibaddha Kusala). Metode kualitatif dengan analisis deskriptif historis dan heuristika dipilih guna mencari makna dalam bentuk data sejarah perkembangan pendidikan Buddhis, kemudian ditriangulasikan dengan data hasil wawancara dengan organisasi anggota KBTI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua organisasi anggota KBTI menganggap lembaga pendidikan formal adalah satu hal yang penting untuk disokong, tetapi masih ada ruang apatisme serta kurangnya integrasi satu sama lain dalam mendukung lembaga pendidikan formal Buddhis.
Pendidikan formal Buddhis merupakan elemen vital bagi kelangsungan ajaran Buddha, mengingat tradisi literasi yang melekat pada agama ini.Semua organisasi anggota KBTI sepakat bahwa keberadaan lembaga pendidikan formal sangat penting untuk mempertahankan eksistensi umat Buddha di masa depan.Namun, upaya dan dukungan, terutama dari Sangha Theravada Indonesia, masih terbatas dan kurang terorganisir, sehingga diperlukan sinergi dan strategi yang lebih terkoordinasi.
Pertama, perlu didirikan wadah hukum terpadu di antara organisasi KBTI untuk mengoordinasikan alokasi dana, pembangunan fasilitas, dan pelatihan tenaga pendidik, sehingga tercipta jaringan yang terstruktur dan dapat memaksimalkan sinergi. Kedua, pelaksanaan model hybrid antara wihara dan sekolah formal harus dikembangkan secara bertahap, dimulai dari pembuatan kelas Dhamma di sekolah umum yang sudah memiliki budaya Buddha, sehingga dapat menumbuhkan minat belajar secara terkontrol sebelum menumbuhkan institusi pendidikan hukum. Ketiga, dikembangkan mekanisme evaluasi mutu dan penyaluran kerja lulusan lembaga pendidikan formal Buddhis, termasuk rencana pelatihan soft skill dan kerja sama industri, agar lulusan tidak hanya berpendidikan spiritual tetapi juga siap berkontribusi secara ekonomi, sehingga menumbuhkan nilai tambah bagi komunitas dan memotivasi generasi muda masyarakat Buddha.
| File size | 454.16 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Hasilnya menampilkan empat aspek utama: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Secara khusus, perencanaan meliputiHasilnya menampilkan empat aspek utama: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Secara khusus, perencanaan meliputi
PPSDPPPSDP Praktik administratif yang berlebihan menghambat pengembangan kepemimpinan instruksional, sehingga implementasi Kurikulum Merdeka tidak selaras denganPraktik administratif yang berlebihan menghambat pengembangan kepemimpinan instruksional, sehingga implementasi Kurikulum Merdeka tidak selaras dengan
UNISDAUNISDA Media pembelajaran merupakan alat bantu atau perantara pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Media pembelajaran mempunyaiMedia pembelajaran merupakan alat bantu atau perantara pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Media pembelajaran mempunyai
UINSUNAUINSUNA 2) relevansi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kitab Ta līmul Muta allim memiliki relevansi yang identik, pendidikan karakter dan2) relevansi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kitab Ta līmul Muta allim memiliki relevansi yang identik, pendidikan karakter dan
UMUM Analisis kebutuhan meliputi front‑end, pelajar, tugas, konsep, dan tujuan instruksional; desain sistem mencakup diagram konteks, data flow diagram, tabelAnalisis kebutuhan meliputi front‑end, pelajar, tugas, konsep, dan tujuan instruksional; desain sistem mencakup diagram konteks, data flow diagram, tabel
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Di masa pandemi, pembelajaran jarak jauh diterapkan di sekolah dan universitas di Indonesia. Namun, pembelajaran jarak jauh memiliki banyak masalah ketikaDi masa pandemi, pembelajaran jarak jauh diterapkan di sekolah dan universitas di Indonesia. Namun, pembelajaran jarak jauh memiliki banyak masalah ketika
UMUM The study aimed to develop the android - based mobile application about the earth layer and include its natural disaster concept. The development modelThe study aimed to develop the android - based mobile application about the earth layer and include its natural disaster concept. The development model
POLTEKBAPOLTEKBA Perlu adanya revisi terhadap Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2006 agar batas emisi untuk kendaraan diesel lebih ketat guna mengurangiPerlu adanya revisi terhadap Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2006 agar batas emisi untuk kendaraan diesel lebih ketat guna mengurangi
Useful /
NALANDANALANDA Koefisien Regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X1 terhadap variabel Y adalah positif. Skor koefisienKoefisien Regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X1 terhadap variabel Y adalah positif. Skor koefisien
UINSUNAUINSUNA Penelitian ini membandingkan dan menganalisis cara kedua kelompok memandang hadis, serta implikasinya terhadap pengembangan ilmu hadits mereka. Syiah menganggapPenelitian ini membandingkan dan menganalisis cara kedua kelompok memandang hadis, serta implikasinya terhadap pengembangan ilmu hadits mereka. Syiah menganggap
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Menjelaskan langkah-langkah pembelajaran kolaboratif menghafal hadits di sekolah dasar Islam. 3. Penelitian ini dianalisis berdasarkan uraian penelitianMenjelaskan langkah-langkah pembelajaran kolaboratif menghafal hadits di sekolah dasar Islam. 3. Penelitian ini dianalisis berdasarkan uraian penelitian
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Berdasarkan analisis pada filsafat pendidikan politik Plato yang dintegrasikan dengan kurikulum 2013, untuk menyiapkan calon pemimpin yang bijak, tercetusBerdasarkan analisis pada filsafat pendidikan politik Plato yang dintegrasikan dengan kurikulum 2013, untuk menyiapkan calon pemimpin yang bijak, tercetus