UICUIC

MuqaddimahMuqaddimah

Sekolah sebagai satuan pendidikan dan bagian dari lingkungan buatan menjadi keniscayaan untuk menjadi model dalam perwujudan pengembangan lingkungan buatan menjadi miniatur lingkungan alam dengan memberikan pembiasaan pada segenap sivitas sekolah berinovasi dan berkreasi mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan. Perwujudan ini sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dalam memberikan ruang inovasi guru mengembangkan sekolah berwawasan lingkungan. Dengan melakukan metode ekspos fakto pada beberapa sekolah Muhammadiyah di Kecamatan Leuwiliang, Leuwisadeng, dan Pamijahan, peneliti menemukan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang asertif efektif memberikan ruang inovasi bagi guru mengembangkan sekolah berwawasan lingkungan dibandingkan dengan sekolah yang dipimpin oleh kepala sekolah yang bergaya kepemimpinan dominasi. Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwa untuk mengembangkan sekolah yang berwawasan lingkungan dibutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang asertif, karena pengembangan sekolah berwawasan lingkungan sangat membutuhkan inovasi segenap pihak di lingkungan sekolah.

Sekolah sebagai satuan pendidikan memiliki keniscayaan untuk mengembangkan sekolah berwawasan lingkungan, dan perwujudan ini sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dalam memberikan ruang inovasi guru.Kepemimpinan asertif efektif memberikan ruang partisipasi, kolaborasi, dan inovasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan sekolah berwawasan lingkungan.Oleh karena itu, untuk mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan dibutuhkan keinginan luhur semenjak dari kepala sekolah sampai dengan segenap sivitas sekolah, dengan menghidupkan kepemimpinan asertif pada kepala sekolah.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan kepemimpinan asertif di sekolah-sekolah selain Muhammadiyah, terutama di sekolah negeri atau swasta dengan latar belakang budaya organisasi yang berbeda, untuk melihat apakah pengaruhnya terhadap inovasi guru tetap signifikan. Kedua, penting untuk mengkaji lebih dalam tentang faktor-faktor personal guru, seperti motivasi intrinsik, pengalaman mengajar, dan latar belakang pendidikan, yang mungkin memoderasi hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan tingkat inovasi dalam pengembangan sekolah ramah lingkungan. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tindakan sekolah (school-based action research) yang melibatkan pelatihan kepemimpinan asertif bagi kepala sekolah, lalu mengamati dampaknya secara langsung terhadap kreativitas guru dan perkembangan program lingkungan selama periode tertentu, agar dapat dilihat proses transformasi budaya inovasi secara dinamis.

  1. Pengaruh Kepemimpinan Delegatif terhadap Manajemen Konflik, Inovasi Pembelajaran dan Kemampuan Manajemen... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/919Pengaruh Kepemimpinan Delegatif terhadap Manajemen Konflik Inovasi Pembelajaran dan Kemampuan Manajemen jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 919
  2. Aktualisasi Pemimpin Asertif dalam Optimalisasi Kinerja Pendidik di Lembaga Pendidikan Islam | JIIP -... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/7476Aktualisasi Pemimpin Asertif dalam Optimalisasi Kinerja Pendidik di Lembaga Pendidikan Islam JIIP jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 7476
  3. Analisis Implementasi Program Adiwiyata dalam Membangun Karakter Peduli Lingkungan | Southeast Asian... doi.org/10.21154/sajiem.v1i1.6Analisis Implementasi Program Adiwiyata dalam Membangun Karakter Peduli Lingkungan Southeast Asian doi 10 21154 sajiem v1i1 6
Read online
File size408.96 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test