UIN SGDUIN SGD

IJNIIJNI

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki Muhammadiyah sebagai gerakan sosial kontemporer yang berakar pada agama di Indonesia serta mengeksplorasi bagaimana peran dan pengaruhnya membentuk lembaga pendidikan. Metode yang digunakan merupakan tinjauan bibliografis yang digabungkan dengan wawancara, didukung analisis sejarah, dan berlandaskan kerangka sosiologi. Pendekatan teori gerakan sosial baru, khususnya teori mobilisasi sumber daya dan teori berbasis identitas, dipakai untuk menganalisis kehadiran Muhammadiyah secara ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa kedua pendekatan tersebut saling melengkapi, dengan teori berbasis identitas menjadi yang dominan; Muhammadiyah dilihat sebagai organisasi yang memperkenalkan model transformasional dalam gerakan sosial Islami yang terinspirasi agama di Indonesia. Artinya, Muhammadiyah berperan sebagai identitas kolektif sekaligus fondasi ideologis, sekaligus menjadi platform pendorong mobilisasi sumber daya melalui anggota-anggota, yang tercermin dalam inisiatif filantropi dan pemberdayaan lembaga amalnya. Penelitian ini menegaskan peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islami transformasional yang signifikan dalam membentuk masyarakat Indonesia menjadi lebih terdidik dan sadar sosial.

Muhammadiyah menegaskan peran gerakan sosial dengan strategi yang memperkuat identitas, ideologi, dan sumber daya anggotanya, sehingga meningkatkan aktivitas dakwah dan memecahkan tantangan sosial, khususnya kemiskinan.Gerakan ini berakar pada gerakan tajdid, yang diimplementasikan melalui jaringan pendidikan tinggi Muhammadiyah, khususnya Al-Islam dan lembaga pendidikan.Kontribusi Muhammadiyah terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia diakui luas, meskipun penelitian lebih lanjut di arena internasional masih diperlukan.

Berhubung Muhammadiyah memiliki jaringan pendidikan dan lembaga kebajikan yang luas, penelitian berikutnya dapat menanyakan bagaimana integrasi program pelatihan kepemimpinan dalam perguruan tinggi Muhammadiyah memengaruhi partisipasi lembaga sosial di daerah terpencil; dapat pula dieksplorasi apakah kolaborasi antara lembaga kesehatan Muhammadiyah dan pemerintah daerah dapat meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin, serta bagaimana pelatihan berbasis teknologi digital dapat memperkuat formula dakwah dan pemberdayaan sosial yang telah terbukti efektif, sehingga menawarkan model inovatif bagi gerakan sosial Islam di konteks nasional dan global.

  1. Social Movements and Social Theory - Ron Eyerman, 1984. social movements theory ron eyerman skip main... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0038038584018001006Social Movements and Social Theory Ron Eyerman 1984 social movements theory ron eyerman skip main journals sagepub doi 10 1177 0038038584018001006
  2. Muhammadiyah as a Model of Transformative Islam in Indonesia | International Journal of Nusantara Islam.... doi.org/10.15575/ijni.v14i1.49298Muhammadiyah as a Model of Transformative Islam in Indonesia International Journal of Nusantara Islam doi 10 15575 ijni v14i1 49298
  3. GERAKAN SOSIAL MUHAMMADIYAH DI ERA REFORMASI | Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI). gerakan sosial muhammadiyah... journal.uinjkt.ac.id/index.php/jisi/article/view/17108GERAKAN SOSIAL MUHAMMADIYAH DI ERA REFORMASI Jurnal Ilmu Sosial Indonesia JISI gerakan sosial muhammadiyah journal uinjkt ac index php jisi article view 17108
  4. ANALISIS PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA PALEMBANG | Triani | Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam. analisis... jurnalfai-uikabogor.org/index.php/alinfaq/article/view/635ANALISIS PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTA PALEMBANG Triani Al Infaq Jurnal Ekonomi Islam analisis jurnalfai uikabogor index php alinfaq article view 635
Read online
File size321.36 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test