UKWKUKWK

Mechanical, Energy and Material (METAL)Mechanical, Energy and Material (METAL)

Indonesia, negara maritim dengan sumber daya kelautan yang luas, menjadi basis pengembangan industri ikan teri (Stolephorus sp.) sebagai komoditas ekonomi unggulan. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh variasi bukaan katup regulator gas LPG dan kecepatan udara blower terhadap kandungan air, konsumsi bahan bakar, efisiensi, dan laju pengeringan mesin pengering ikan teri. Ditest tiga kecepatan udara (1,5 m/s, 2 m/s, 2,5 m/s) dan dua kondisi bukaan katup (3/4 dan penuh) pada suhu 70 °C. Hasil menunjukkan bahwa bukaan katup penuh dengan kecepatan udara 2,5 m/s menghasilkan laju pengeringan tertinggi 0,630 g/menit, kandungan air terendah 19,12 % dan efisiensi 84,66 %, serta konsumsi gas LPG 0,95 kg. Penelitian ini memperlihatkan bahwa kombinasi bukaan katup dan kecepatan udara dapat meningkatkan efisiensi pengeringan sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar.

Pengulangan data menunjukkan bahwa kombinasi bukaan katup regulator penuh dengan durasi 120 menit dan kecepatan udara 2,5 m/s memberikan laju pengeringan maksimum 0,630 g/menit, kandungan air terkecil 19,12 % dan efisiensi tertinggi 84,66 %.Konsumsi bahan bakar optimal tercapai pada bukaan katup 3/4 selama 120 menit dengan konsumsi 0,95 kg gas LPG.

Berfokus pada studi lanjutan yang mengkaji dampak variabel lain seperti suhu udara dan kelembapan relatif terhadap laju pengeringan, serta menjelajahi penggunaan energi terbarukan untuk menurunkan konsumsi gas LPG. Penelitian berikutnya dapat mengembangkan model prediksi otomatis berdasarkan data real-time sensor, memperkirakan waktu pengeringan optimal sehingga mengurangi konsumsi energi. Akhirnya, evaluasi praktik skala industri dapat memperluas penerapan teknologi pengeringan ini, mengidentifikasi penyesuaian parameter industri, serta memperhitungkan biaya operasional dan nilai tambah produk akhir dalam konteks pasar nasional.

Read online
File size490.01 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test