UNISDAUNISDA

LISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANLISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPAN

Kasus bunuh diri merupakan salah satu permasalahan serius yang terjadi di Indonesia. Kebanyakan kasus bunuh diri terjadi disebabkan oleh permasalahan sosial di masyarakat. Penelitian ini mengangkat permasalahan sosial yang dihubungkan dengan dunia sastra melalui kajian sosiologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai perjuangan tokoh dalam novel Melangkah karya J.S. Khairen menggunakan konsep nilai perjuangan Joyomartono dengan tujuan agar bisa menjadi motivasi orang-orang agar menjadi pribadi yang lebih tangguh dalam menghadapi permasalahan hidup. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan paragraf, dialog, dan monolog yang mengandung nilai-nilai perjuangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Instrumen pengumpulan data menggunakan tabel kartu data penelitian. Hasil dari penelitian ini yakni terdapat nilai-nilai perjuangan yang terdiri dari nilai menghargai, nilai persatuan, nilai kerja sama, nilai rela berkorban, dan nilai sabar dan semangat pantang menyerah. Nilai menghargai meliputi sikap menghormati orang lain, bersikap adil, dan menerima kehadiran orang lain. Nilai persatuan meliputi sikap menjaga kerukunan, kesetiakawanan, dan memiliki rasa cinta tanah air. Nilai kerja sama meliputi sikap saling membantu, bertarung, dan bermusyawarah. Nilai rela berkorban meliputi sikap peduli terhadap sesama, mementingkan keselamatan orang lain, dan menyelamatkan nyawa orang lain. Nilai sabar dan semangat pantang menyerah meliputi sikap berjiwa besar, optimis, selalu ingin maju, dan memiliki kemauan keras.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel Melangkah karya J.Khairen menawarkan nilai-nilai moral yang relevan dengan dunia pendidikan saat ini, terutama jika ditinjau melalui teori sosiologi Lucien Goldmann.Novel ini menggambarkan pentingnya integrasi nilai-nilai moral seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab dalam proses pendidikan, serta mencerminkan tantangan sosial yang dihadapi dunia pendidikan modern.Dengan demikian, novel ini dapat menjadi inspirasi bagi pendidik dan pelajar untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter serta kepedulian sosial.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Melangkah dapat diimplementasikan dalam kurikulum pendidikan formal, khususnya di tingkat sekolah menengah atas. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan modul pembelajaran atau kegiatan ekstrakurikuler yang berbasis pada nilai-nilai yang ditemukan dalam novel. Kedua, penelitian selanjutnya dapat membandingkan representasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Melangkah dengan karya sastra lain yang mengangkat tema serupa, baik dari penulis Indonesia maupun penulis dari negara lain. Perbandingan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana nilai-nilai tersebut direpresentasikan dalam berbagai konteks budaya dan sosial. Ketiga, penelitian di masa depan dapat meneliti dampak pembacaan novel Melangkah terhadap pembentukan karakter siswa, misalnya melalui studi kasus atau survei. Penelitian ini dapat mengukur sejauh mana siswa menginternalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam novel dan bagaimana nilai-nilai tersebut memengaruhi perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pendidikan karakter di Indonesia dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing global.

Read online
File size398.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test