UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Komunikasi dalam organisasi mahasiswa tidak semata-mata berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, melainkan menjadi representasi nyata dari gaya kepemimpinan yang diterapkan di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan gaya komunikasi yang berkembang dalam Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKSI) dan Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMAPLIK) di Universitas Dehasen Bengkulu, serta menelaah bagaimana komunikasi tersebut merefleksikan pola kepemimpinan masing-masing organisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada ketua, pengurus, anggota, dan pembina kedua organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HIMAPLIK mengadopsi gaya komunikasi yang terbuka, partisipatif, dan profesional, sejalan dengan kepemimpinan yang bercorak demokratis dan struktur komunikasi yang berjalan secara vertikal dan horizontal secara seimbang. Sebaliknya, HIMAKSI menunjukkan kecenderungan gaya komunikasi yang belum konsisten dan cenderung satu arah, yang mencerminkan model kepemimpinan semi-otoriter. Analisis temuan ini dikaji menggunakan teori komunikasi organisasi, teori gaya komunikasi, serta teori gaya kepemimpinan. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa efektivitas organisasi mahasiswa sangat ditentukan oleh sejauh mana komunikasi internal dibangun secara dialogis, terbuka, dan inklusif, serta didukung oleh kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika organisasi.

Efektivitas organisasi mahasiswa sangat ditentukan oleh sejauh mana komunikasi internal dibangun secara dialogis, terbuka, dan inklusif, serta didukung oleh kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika organisasi.HIMAPLIK menunjukkan pola komunikasi yang efektif dengan gaya komunikasi yang terbuka, partisipatif, dan profesional, sejalan dengan kepemimpinan demokratis.HIMAKSI perlu memperbaiki konsistensi dan struktur komunikasi internal untuk meningkatkan keterlibatan anggota.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi gaya komunikasi dan kepemimpinan dalam organisasi mahasiswa, seperti karakteristik anggota, lingkungan sosial, dan dukungan dari pihak eksternal. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai intervensi komunikasi, seperti pelatihan kepemimpinan, lokakarya komunikasi, dan forum diskusi, dalam meningkatkan kualitas komunikasi dan kepemimpinan di organisasi mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran teknologi informasi dan komunikasi dalam memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi di organisasi mahasiswa, serta dampaknya terhadap kinerja dan kepuasan anggota. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika komunikasi dan kepemimpinan dalam organisasi mahasiswa, serta menghasilkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas organisasi dan pengembangan potensi mahasiswa.

  1. Peran Organisasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal yang Efektif | Jurnal... journal.uii.ac.id/cantrik/article/view/29715Peran Organisasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal yang Efektif Jurnal journal uii ac cantrik article view 29715
Read online
File size234.86 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test