UNISDAUNISDA
LISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANLISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANPenelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis nilai religius, nilai moral, nilai pendidikan, nilai estetika dan nilai budaya dalam novel Si Putih karya Tere Liye dari perspektif semiotik. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik semiotika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan catatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai religius dalam novel dapat dilihat melalui simbol kepercayaan terhadap takdir, ketulusan dan penerimaan, serta kepercayaan pada kekuatan yang lebih besar dan simbol pengorbanan. Nilai moral dapat dilihat melalui pengorbanan, keberanian, pengakuan kesalahan, kepedulian terhadap lingkungan dan ketulusan dalam perpisahan.
Novel Si Putih memuat nilai religius yang terwujud melalui simbol kepercayaan dan pengorbanan.nilai moral berfokus pada keberanian, pengakuan kesalahan, dan kepedulian sosial.nilai pendidikan ditunjukkan melalui empati, disiplin, dan rasa ingin tahu.Semua nilai tersebut saling melengkapi dan berfungsi sebagai alat pembentukan karakter pembaca.Analisis semiotik menegaskan bahwa simbolisme dalam novel tersebut efektif membangkitkan pemahaman nilai-nilai tersebut.
Kedua peneliti dapat memperdalam studi dengan menanyakan bagaimana persepsi pembaca remaja terhadap nilai karakter yang diwakili oleh karakter Si Putih, dan menilai pengaruhnya terhadap perilaku sosial mereka di masyarakat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan nilai karakter dalam novel seri Bumi atau Dunia Paralel Tere Liye untuk melihat konsistensi atau variasi tematik yang muncul di antara karya-karya serupa. Akhirnya, saran lain mengajak peneliti membuat studi cross‑cultural dengan menerjemahkan novel ke dalam bahasa daerah dan mengamati perubahan interpretasi nilai karakter oleh pembaca dari latar belakang budaya berbeda.
- Nilai-Nilai Religius Dalam Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi | Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa,... pbsi-upr.id/index.php/atmosfer/article/view/142Nilai Nilai Religius Dalam Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi Atmosfer Jurnal Pendidikan Bahasa pbsi upr index php atmosfer article view 142
- NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL HANTER KARYA SYIFAUZZAHRA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI PEMBELAJARAN SASTRA... jurnal.umk.ac.id/index.php/kredo/article/view/6778NILAI NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL HANTER KARYA SYIFAUZZAHRA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI PEMBELAJARAN SASTRA jurnal umk ac index php kredo article view 6778
- HEGEMONI GRAMSCI DALAM NOVEL SURAT CINTA DARI BIDADARI SURGA KARYA AGUK IRAWAN | EDU-KATA. hegemoni gramsci... e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/kata/article/view/2724HEGEMONI GRAMSCI DALAM NOVEL SURAT CINTA DARI BIDADARI SURGA KARYA AGUK IRAWAN EDU KATA hegemoni gramsci e jurnal unisda ac index php kata article view 2724
- Unsur Elemen tak Tereduksi (Irreducible Element) Realisme Magis Dalam Novel Bumi Karya Tere Liye | Journal... doi.org/10.17977/um064v1i12021p49-61Unsur Elemen tak Tereduksi Irreducible Element Realisme Magis Dalam Novel Bumi Karya Tere Liye Journal doi 10 17977 um064v1i12021p49 61
| File size | 359.77 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT Hingga pada waktu puncak piodalan umat Buddha yang datang bersembahyang ke Pura Labuhan Aji mengikuti budaya umat Hindu dengan menggunakan pakaian adatHingga pada waktu puncak piodalan umat Buddha yang datang bersembahyang ke Pura Labuhan Aji mengikuti budaya umat Hindu dengan menggunakan pakaian adat
PENERBITPENERBIT Pemujaan melalui ritual seperti Butha Yadnya bertujuan mencapai kesucian melalui latihan batin dan meditasi. Simbolisme kakereb mencerminkan prinsip keseimbanganPemujaan melalui ritual seperti Butha Yadnya bertujuan mencapai kesucian melalui latihan batin dan meditasi. Simbolisme kakereb mencerminkan prinsip keseimbangan
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif‑korelasional. Populasi penelitian ini adalah 37 guru dengan teknik pengambilan total sampling.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif‑korelasional. Populasi penelitian ini adalah 37 guru dengan teknik pengambilan total sampling.
PENERBITPENERBIT Sehingga menghadirkan gagasan teologi kebudayaan. Gagasan teologi kebudayaan tentunya dapat memberikan kontribusi bagi pelestarian kebudayaan dan menguatkanSehingga menghadirkan gagasan teologi kebudayaan. Gagasan teologi kebudayaan tentunya dapat memberikan kontribusi bagi pelestarian kebudayaan dan menguatkan
UNISDAUNISDA Kebanyakan kasus bunuh diri terjadi disebabkan oleh permasalahan sosial di masyarakat. Penelitian ini mengangkat permasalahan sosial yang dihubungkan denganKebanyakan kasus bunuh diri terjadi disebabkan oleh permasalahan sosial di masyarakat. Penelitian ini mengangkat permasalahan sosial yang dihubungkan dengan
UNISDAUNISDA Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 13 bentuk abreviasi bahasa slang, 38 bentuk serapan bahasa asing/bahasa daerah, dan 32 bentuk plesetan bahasaPenelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 13 bentuk abreviasi bahasa slang, 38 bentuk serapan bahasa asing/bahasa daerah, dan 32 bentuk plesetan bahasa
UNISDAUNISDA Pengembangan media Manasik dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. BerdasarkanPengembangan media Manasik dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Berdasarkan
UNISDAUNISDA Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall, melibatkan sepuluh tahap mulai dari penelitian awal hingga diseminasiMetode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall, melibatkan sepuluh tahap mulai dari penelitian awal hingga diseminasi
Useful /
PENERBITPENERBIT Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan konsep Tri Hita Karana dalam manajemen kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Hindu di Kota Mataram. Latar belakangnyaPenelitian ini bertujuan mengkaji penerapan konsep Tri Hita Karana dalam manajemen kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Hindu di Kota Mataram. Latar belakangnya
STTIFSTTIF Sebelum edukasi tingkat pengetahuan responden dikategorikan 43,2% kurang, 43,2% cukup, dan 13,5% baik sedangkan setelah edukasi diperoleh 100% baik. HasilSebelum edukasi tingkat pengetahuan responden dikategorikan 43,2% kurang, 43,2% cukup, dan 13,5% baik sedangkan setelah edukasi diperoleh 100% baik. Hasil
UNISDAUNISDA Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, memanfaatkan kajian teks novel dan interpretasi feminis. Hasil penelitianMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, memanfaatkan kajian teks novel dan interpretasi feminis. Hasil penelitian
UNISDAUNISDA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral dalam konteks perubahan sosial masyarakat Indonesia pada novel Layangan Putus karya Mommy ASF,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral dalam konteks perubahan sosial masyarakat Indonesia pada novel Layangan Putus karya Mommy ASF,