INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO
BASICABASICAPenelitian ini bertujuan untuk meneliti efek lompat tali terhadap kekuatan otot kaki dalam kelas pendidikan jasmani untuk siswa kelas enam sekolah dasar. Permainan tradisional adalah aktivitas berbasis gerakan yang dirancang untuk mendukung perkembangan fisik siswa melalui partisipasi aktif. Pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen kelompok kontrol tidak setara digunakan dalam penelitian ini. Peserta adalah siswa kelas enam yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n = 23) dan kelompok kontrol (n = 24). Kelompok eksperimen menerima pendidikan jasmani melalui permainan lompat tali tradisional, sedangkan kelompok kontrol menerima instruksi konvensional. Sebelum analisis, dilakukan uji normalitas dan homogenitas untuk menentukan prosedur statistik yang sesuai. Kekuatan otot kaki diukur menggunakan tes lompat vertikal yang dilakukan pada pretest dan posttest. Analisis data berfokus pada perbedaan kelompok menggunakan uji Mann-Whitney pada skor perubahan (posttest-pretest). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai U sebesar 176.000, Z = -2,279, dan nilai p sebesar 0,023 (< 0,05), yang mengonfirmasi perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan lompat tali tradisional efektif dalam meningkatkan kekuatan otot kaki. Penelitian ini terbatas pada kekuatan otot kaki; penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak yang lebih luas terhadap keterampilan motorik lainnya dan di berbagai konteks pendidikan.
Penelitian ini mengonfirmasi bahwa permainan lompat tali tradisional, sebagai aktivitas terstruktur dan berorientasi tujuan, memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kekuatan otot kaki siswa sekolah dasar.Kontribusi utama penelitian ini adalah menyediakan model pembelajaran inovatif, terapan, dan berbasis bukti yang memperkaya praktik Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sambil memperkuat teori perkembangan kognitif Piaget.Dengan demikian, penelitian ini memberikan dasar teoritis dan praktis untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih bermakna yang selaras dengan karakteristik perkembangan siswa.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar penelitian melibatkan sampel yang lebih besar dan melibatkan sekolah yang lebih beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi pengaruh permainan lompat tali terhadap keterampilan motorik lainnya, seperti kelincahan, keseimbangan dinamis, koordinasi, dan daya tahan fisik siswa. Desain penelitian longitudinal diperlukan untuk menentukan efektivitas jangka panjang latihan lompat tali terhadap perkembangan kebugaran fisik anak-anak. Para peneliti selanjutnya juga dapat membandingkan berbagai jenis permainan tradisional untuk menemukan model pembelajaran PJOK yang paling efektif. Integrasi teknologi digital atau media interaktif dalam pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi inovasi untuk penelitian masa depan. Penelitian dan pengembangan yang lebih luas diharapkan akan memperkuat posisi permainan tradisional sebagai model pembelajaran PJOK yang adaptif, berkelanjutan, dan berbasis aktivitas. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif untuk pengembangan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.
| File size | 1.06 MB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Kelima aspek perkembangan anak usia dini yakni kognitif, fisik motorik, agama, bahasa dan sosial emosional aspek kognitiflah yang memiliki peranan pentingKelima aspek perkembangan anak usia dini yakni kognitif, fisik motorik, agama, bahasa dan sosial emosional aspek kognitiflah yang memiliki peranan penting
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini bertujuan untuk melihat peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang melihat kontribusi variabel X terhadap variabelPenelitian ini bertujuan untuk melihat peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang melihat kontribusi variabel X terhadap variabel
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali merupakan media pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam mengembangkan kemampuanPenelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali merupakan media pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam mengembangkan kemampuan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi tingkat kebugaran fisik yang rendah, khususnya VO₂Max, di kalangan siswi SMP yang berdampak pada kesehatan danPenelitian ini dilakukan untuk mengatasi tingkat kebugaran fisik yang rendah, khususnya VO₂Max, di kalangan siswi SMP yang berdampak pada kesehatan dan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Peningkatan signifikan terlihat pada aspek keseimbangan dan kelincahan selama tiga siklus penelitian. Hasil penelitian mendukung penggunaan permainan lompatPeningkatan signifikan terlihat pada aspek keseimbangan dan kelincahan selama tiga siklus penelitian. Hasil penelitian mendukung penggunaan permainan lompat
UNAIUNAI Penelitian ini menyelidiki dampak latihan core-cardio terhadap performa vokal anggota kelompok paduan suara, bertujuan meningkatkan kemampuan bernyanyiPenelitian ini menyelidiki dampak latihan core-cardio terhadap performa vokal anggota kelompok paduan suara, bertujuan meningkatkan kemampuan bernyanyi
UNPABUNPAB Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Hidayatullah. Sampel jenuh digunakan sebagai metode pengambilan sampel sebanyak 131 responden.Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Hidayatullah. Sampel jenuh digunakan sebagai metode pengambilan sampel sebanyak 131 responden.
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Dinamika kebijakan metode pembelajaran di masa pandemi yang dalam implementasinya berkaitan dengan penjagaan atas jiwa dan penjagaan atas akal mendorongDinamika kebijakan metode pembelajaran di masa pandemi yang dalam implementasinya berkaitan dengan penjagaan atas jiwa dan penjagaan atas akal mendorong
Useful /
UGMUGM dan Capsicum annuum L. Materi genetik terdiri dari dua galur tetua, P1 Bonita IPB dan P2 Perisai IPB, masing-masing sebanyak 20 tanaman, dan 150 tanamandan Capsicum annuum L. Materi genetik terdiri dari dua galur tetua, P1 Bonita IPB dan P2 Perisai IPB, masing-masing sebanyak 20 tanaman, dan 150 tanaman
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG SMKN 3 Kota Solok menghadapi keterbatasan signifikan pada aspek tersebut, yang menghambat kemampuan mahasiswa dalam mencapai kompetensi optimal. PenelitianSMKN 3 Kota Solok menghadapi keterbatasan signifikan pada aspek tersebut, yang menghambat kemampuan mahasiswa dalam mencapai kompetensi optimal. Penelitian
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan linearitas, serta korelasi Pearson. Hasil menunjukkan korelasi positif kuat (r = 0,891,Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan linearitas, serta korelasi Pearson. Hasil menunjukkan korelasi positif kuat (r = 0,891,
UNPABUNPAB Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perencanaan pemulihan UMKM di Kabupaten Cianjur dengan menggunakan model perencanaan kontingensiOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perencanaan pemulihan UMKM di Kabupaten Cianjur dengan menggunakan model perencanaan kontingensi