STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan AnakAl-ATHFAL: Jurnal Pendidikan AnakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan permainan lompat tali di TK Cahaya Islam, Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari tiga siklus. Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok B2. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan lompat tali secara signifikan meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, khususnya pada aspek keseimbangan dan kelincahan. Peningkatan terlihat dari setiap siklus yang dilakukan, mulai dari kondisi awal hingga siklus III yang menunjukkan mayoritas anak berada pada kategori berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Dengan demikian, permainan lompat tali efektif digunakan sebagai strategi untuk mengembangkan aspek motorik kasar anak usia dini.
Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan lompat tali efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.Peningkatan signifikan terlihat pada aspek keseimbangan dan kelincahan selama tiga siklus penelitian.Hasil penelitian mendukung penggunaan permainan lompat tali sebagai strategi pengembangan motorik kasar yang efektif.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang permainan lompat tali terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Kedua, penelitian dapat membandingkan efektivitas berbagai jenis permainan tradisional lainnya dalam meningkatkan aspek motorik kasar. Ketiga, studi dapat mengkaji peran partisipasi orang tua atau pengasuh dalam memfasilitasi aktivitas motorik anak melalui permainan lompat tali. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang strategi pengembangan motorik kasar yang berkelanjutan dan berbasis lingkungan.
- Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK): Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan... doi.org/10.47134/ptk.v1i4.821Metode Penelitian Tindakan Kelas PTK Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan doi 10 47134 ptk v1i4 821
- Teknik Merumuskan Judul Penelitian Ilmiah Pada Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Ruang Lingkup Pendidikan... ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/dzurriyat/article/view/143Teknik Merumuskan Judul Penelitian Ilmiah Pada Jenis Penelitian Tindakan Kelas PTK Ruang Lingkup Pendidikan ejournal yayasanpendidikandzurriyatulquran index php dzurriyat article view 143
| File size | 386.95 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Yang mana setiap anak memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda-beda. Hal inilah yang memotifasi peneliti untuk menggali bagaimana cara meningkatkan kecerdasanYang mana setiap anak memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda-beda. Hal inilah yang memotifasi peneliti untuk menggali bagaimana cara meningkatkan kecerdasan
UNIPASUNIPAS Hal ini disebabkan karena pelaksanaan tradisi ini setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, khususnya pada PasalHal ini disebabkan karena pelaksanaan tradisi ini setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, khususnya pada Pasal
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Sumber data mencakup karya-karya Al-Ghazali, Ibnu Sina, dan Ibnu Khaldun, serta literatur kontemporer terkait praktik PAUD Islam. Hasil penelitian menunjukkanSumber data mencakup karya-karya Al-Ghazali, Ibnu Sina, dan Ibnu Khaldun, serta literatur kontemporer terkait praktik PAUD Islam. Hasil penelitian menunjukkan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 13,250 lebih tinggi dibandingkan dengan t tabel sebesar 2,056, dengan tingkat signifikansiHasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 13,250 lebih tinggi dibandingkan dengan t tabel sebesar 2,056, dengan tingkat signifikansi
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Berdasarkan hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa anak usia dini mampu mengekspresikan ide dan perasaannya melalui gambar, meskipun hasilnya tidakBerdasarkan hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa anak usia dini mampu mengekspresikan ide dan perasaannya melalui gambar, meskipun hasilnya tidak
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Pendidikan anak usia dini bertujuan untuk memaksimalkan semua aspek perkembangan anak dari usia 0 hingga 6 tahun, termasuk perkembangan fisik motorik.Pendidikan anak usia dini bertujuan untuk memaksimalkan semua aspek perkembangan anak dari usia 0 hingga 6 tahun, termasuk perkembangan fisik motorik.
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian ini mendukung teori perkembangan kognitif yang dikemukakan oleh Jean Piaget, terutama pada fase praoperasional (umur 2–7 tahun), di mana anakPenelitian ini mendukung teori perkembangan kognitif yang dikemukakan oleh Jean Piaget, terutama pada fase praoperasional (umur 2–7 tahun), di mana anak
OJSOJS Penelitian ini dimulai dengan membuat kuis. Kuis dibuat dengan menggunakan media google form. Peneliti memilih media google form dikarenakan memiliki tingkatPenelitian ini dimulai dengan membuat kuis. Kuis dibuat dengan menggunakan media google form. Peneliti memilih media google form dikarenakan memiliki tingkat
Useful /
OJSOJS Berdasarkan hasil observasi di SDN 22 Kota Bengkulu diketahui bahwa pojok baca di sekolah dalam keadaan kurang layak dikarenakan berada di taman sekolahBerdasarkan hasil observasi di SDN 22 Kota Bengkulu diketahui bahwa pojok baca di sekolah dalam keadaan kurang layak dikarenakan berada di taman sekolah
OJSOJS Implementasi Kelas Virtual TV Sekolah juga mendapat tanggapan positif dari orang tua, yang mendukung penggunaan teknologi dalam meningkatkan kualitas pendidikanImplementasi Kelas Virtual TV Sekolah juga mendapat tanggapan positif dari orang tua, yang mendukung penggunaan teknologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan
OJSOJS Mendidik anak tentang adab sopan santun sebaiknya dimulai sejak dini, hal ini penting agar ketika mereka dewasa, mereka memiliki akhlak yang mulia. PeranMendidik anak tentang adab sopan santun sebaiknya dimulai sejak dini, hal ini penting agar ketika mereka dewasa, mereka memiliki akhlak yang mulia. Peran
OJSOJS Kesalahan-kesalahan tersebut dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu kesalahan fungsi kata, kesalahan struktur kalimat, dan kesalahan konstruksi kalimat.Kesalahan-kesalahan tersebut dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu kesalahan fungsi kata, kesalahan struktur kalimat, dan kesalahan konstruksi kalimat.