BINUSBINUS
JAS (Journal of ASEAN Studies)JAS (Journal of ASEAN Studies)Dipelopori sebagai alat untuk memperkuat integrasi sosio-budaya antara negara-negara Asia Tenggara, Rencana Strategis Pariwisata ASEAN (ATSP) telah menjadi norma standar di antara negara-negara Asia Tenggara untuk mencapai praktik pariwisata yang berkelanjutan. Mendiskusikan prospek kebijakan pariwisata lokal untuk integrasi regional adalah sentral untuk memahami apakah kepatuhan terhadap standar ATSP, yang dianggap sebagai isu non-sensitif dalam pilar sosio-budaya ASEAN, dapat diterapkan di tingkat regional dan bermanfaat bagi otoritas lokal. Meskipun negara-negara ASEAN telah sangat bergantung pada ekonomi pariwisata, para sarjana belum memahami apakah negara-negara anggota siap untuk mematuhi ATSP. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara menyeluruh pengembangan pariwisata berkelanjutan di satu situs tujuan di Indonesia, menggunakan studi kasus Saba Budaya Baduy di Provinsi Banten. Dengan meninjau langkah-langkah kebijakan, aspirasi dan kepentingan berbagai aktor di Banten, penelitian ini berpendapat bahwa kepatuhan terhadap ATSP dibatasi oleh dilema antara mempromosikan pengembangan ekonomi dan melestarikan warisan budaya orang Baduy asli. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen kebijakan. Penelitian ini juga menyarankan bahwa untuk memastikan kesiapan untuk mematuhi ATSP, otoritas Indonesia membutuhkan kebijakan yang lebih partisipatif.
Pembangunan pariwisata, baik di Indonesia maupun secara global, tampaknya didorong terutama oleh pertimbangan ekonomi.Pariwisata selalu bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.Pariwisata memang telah terbukti memiliki dampak positif terhadap ekonomi masyarakat, termasuk penurunan tingkat kemiskinan.Pariwisata tidak hanya berdampak positif secara ekonomi, tetapi juga memiliki efek lain yang menguntungkan, seperti melestarikan warisan budaya.Pariwisata dapat membantu dalam menjaga budaya lokal.Dengan semakin banyaknya wisatawan yang tertarik untuk mempelajari budaya dan tradisi suatu daerah, masyarakat lokal cenderung lebih memperhatikan dan menjaga warisan budaya mereka.Selain itu, pariwisata berkelanjutan juga sering kali mempromosikan kesadaran lingkungan dan praktik ramah lingkungan.Kebijakan destinasi pariwisata berkelanjutan sering kali berisiko kontraproduktif jika tidak dirumuskan dan diterapkan dengan benar.Contoh destinasi pariwisata budaya yang menghadapi tantangan pengembangan pariwisata berkelanjutan adalah Pariwisata di Baduy.Orang Baduy terkenal karena kepatuhan mereka terhadap adat istiadat tradisional dan ajaran leluhur mereka.Kepatuhan terhadap adat istiadat ini melahirkan cara hidup yang unik, terutama di kalangan komunitas Baduy Dalam.Orang Baduy masih memegang teguh ajaran leluhur mereka yang tercermin dalam penolakan mereka terhadap perubahan atau modernisasi, seperti tidak menggunakan sabun, deterjen, kendaraan, dan perangkat elektronik.Meskipun demikian, orang Baduy terbuka bagi penduduk dari luar selama mereka mengikuti aturan adat yang mengatur kehidupan penduduk di sana.Kehadiran wisatawan yang semakin banyak di Baduy dapat menyebabkan overtourism, yang mengancam pelestarian alam tempat orang Baduy tinggal dan nilai-nilai budaya yang mereka junjung tinggi.Selain itu, prinsip-prinsip keberlanjutan hanya disebutkan secara umum tanpa memberikan panduan implementasi yang jelas.Hal ini berarti kebijakan tersebut memiliki potensi untuk melemahkan pelestarian budaya dan keseimbangan ekosistem lokal.Upaya seperti pendidikan adat yang konsisten, penerapan sistem kuota wisatawan untuk mengurangi tekanan lingkungan, dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat perlu diadopsi untuk memastikan bahwa kebijakan-kebijakan ini lebih inklusif, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan orang Baduy asli.Penelitian ini menyajikan perspektif baru dalam mengevaluasi kebijakan pariwisata secara holistik, mempertimbangkan tidak hanya dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi tetapi juga kontribusinya terhadap pelestarian budaya dan lingkungan.Temuan ini membuat kontribusi teoretis yang penting dalam memperluas pemahaman tentang efektivitas kebijakan pariwisata yang berorientasi pada keberlanjutan budaya lokal, serta mengisi kesenjangan dalam literatur yang lebih fokus pada pendekatan kebijakan generik.
Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penting untuk melakukan studi lebih lanjut tentang dampak pariwisata pada masyarakat Baduy Luar, terutama generasi muda, dan bagaimana mereka beradaptasi dengan pengaruh teknologi dan modernisasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pariwisata mempengaruhi identitas dan nilai-nilai budaya mereka, serta strategi yang dapat diterapkan untuk menjaga warisan budaya mereka. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi pengelolaan sampah yang efektif di Baduy Luar. Studi ini dapat menyelidiki tantangan-tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sampah, seperti kurangnya infrastruktur dan regulasi, serta mengusulkan solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan partisipasi masyarakat Baduy Dalam dalam pariwisata. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana komunitas ini dapat terlibat secara aktif dalam pariwisata tanpa mengorbankan nilai-nilai budaya mereka, dan bagaimana pariwisata dapat menjadi alat untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya mereka.
- Tourism Development and Economic Growth: An Empirical Investigation for Indonesia | Economics Development... doi.org/10.15294/edaj.v11i1.50009Tourism Development and Economic Growth An Empirical Investigation for Indonesia Economics Development doi 10 15294 edaj v11i1 50009
- Tourist development of heritage in Algeria: case of the Hypone site -ANNABA- - IOPscience. tourist development... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/754/1/012006Tourist development of heritage in Algeria case of the Hypone site ANNABA IOPscience tourist development iopscience iop article 10 1088 1755 1315 754 1 012006
- The impact of tourism growth on income inequality: Evidence from developing and developed economies -... doi.org/10.1177/1354816620934908The impact of tourism growth on income inequality Evidence from developing and developed economies doi 10 1177 1354816620934908
- Radware Bot Manager Captcha. radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1755-1315/501/1/012032Radware Bot Manager Captcha radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1755 1315 501 1 012032
- The impact of tourism on local communities and their.... impact tourism local communities personal library... doi.org/10.2478/environ-2019-0015The impact of tourism on local communities and their impact tourism local communities personal library doi 10 2478 environ 2019 0015
| File size | 847.58 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
STPMATARAMSTPMATARAM Namun, model pariwisata konvensional sering memprioritaskan keuntungan dibandingkan keberlanjutan, yang mengakibatkan degradasi lingkungan, komodifikasiNamun, model pariwisata konvensional sering memprioritaskan keuntungan dibandingkan keberlanjutan, yang mengakibatkan degradasi lingkungan, komodifikasi
STPMATARAMSTPMATARAM Adapun kendala dalam pengembangan strategi wisata pantai loang baloq yaitu pada perubahan iklim yang tidak menentu, dan kurangnya peran masyarakat sekitar,Adapun kendala dalam pengembangan strategi wisata pantai loang baloq yaitu pada perubahan iklim yang tidak menentu, dan kurangnya peran masyarakat sekitar,
STPMATARAMSTPMATARAM Gili Sulat sudah ditetapkan sebagai wisata perairan oleh bupati, dalam pengembangan pariwisata partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangunGili Sulat sudah ditetapkan sebagai wisata perairan oleh bupati, dalam pengembangan pariwisata partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun
STPMATARAMSTPMATARAM Selain itu dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat seperti mengikuti kebiasaan baik wisatawan, mengunakan bahasa yang sopan dan santun dan menambahkanSelain itu dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat seperti mengikuti kebiasaan baik wisatawan, mengunakan bahasa yang sopan dan santun dan menambahkan
STPMATARAMSTPMATARAM Potensi utama desa ini terletak pada tradisi menenun serta keberagaman seni dan atraksi budaya lokal, yang kini terancam punah akibat lemahnya regenerasiPotensi utama desa ini terletak pada tradisi menenun serta keberagaman seni dan atraksi budaya lokal, yang kini terancam punah akibat lemahnya regenerasi
STPMATARAMSTPMATARAM Insiden kekerasan dan laporan media tentang ketidakstabilan telah menimbulkan kekhawatiran. Dalam hal penandaan negara, hal ini menuntut respons strategis.Insiden kekerasan dan laporan media tentang ketidakstabilan telah menimbulkan kekhawatiran. Dalam hal penandaan negara, hal ini menuntut respons strategis.
STPMATARAMSTPMATARAM Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, studi kepustakaan, wawancara mendalam dengan pengurus lembaga keagamaan, pemuka agama dari lima rumah ibadah,Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, studi kepustakaan, wawancara mendalam dengan pengurus lembaga keagamaan, pemuka agama dari lima rumah ibadah,
STPMATARAMSTPMATARAM Wisatawan domestik cenderung mengaitkan wellness dengan aktivitas berbasis alam, sementara wisatawan mancanegara lebih menekankan pada aspek global wellness.Wisatawan domestik cenderung mengaitkan wellness dengan aktivitas berbasis alam, sementara wisatawan mancanegara lebih menekankan pada aspek global wellness.
Useful /
STPMATARAMSTPMATARAM Selain itu didesa sukarara memiliki beberapa atraksi seperti gendang beleq,pereean,pembuatan kopi dll. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukanSelain itu didesa sukarara memiliki beberapa atraksi seperti gendang beleq,pereean,pembuatan kopi dll. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan
STPMATARAMSTPMATARAM Sebelum adanya objek wisata river tubing, semula dulunya hanya sungai biasa yang dimanfaatkan warga sebagai tempat pemandian saja, dengan adanya inisiatifSebelum adanya objek wisata river tubing, semula dulunya hanya sungai biasa yang dimanfaatkan warga sebagai tempat pemandian saja, dengan adanya inisiatif
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi permainan tradisional lompat tali pada anak usia 5–6 tahun di TK Gracia Sudiang. Penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi permainan tradisional lompat tali pada anak usia 5–6 tahun di TK Gracia Sudiang. Penelitian ini
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Berdasarkan hasil ini, disarankan agar strategi pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak dan lingkungan belajar dibuat lebih merangsangBerdasarkan hasil ini, disarankan agar strategi pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak dan lingkungan belajar dibuat lebih merangsang