STAI MIFDASTAI MIFDA
AL-KAINAH: Journal of Islamic StudiesAL-KAINAH: Journal of Islamic StudiesLatar Belakang: Pendidikan anak dalam Islam memiliki landasan normatif yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad saw., salah satunya hadis Sunan Abu Dawud No. 418 yang memberikan panduan pendidikan shalat dan adab anak secara bertahap. Hadis ini relevan untuk dikaji secara mendalam dalam konteks perkembangan anak dan tantangan pendidikan modern. Tujuan Penelitian: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fase-fase pendidikan anak dalam perspektif hadis Nabi dengan fokus pada pembiasaan shalat pada usia tujuh tahun, pemberian disiplin pada usia sepuluh tahun, serta pemisahan tempat tidur sebagai bentuk pendidikan adab dan karakter. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan naratif-integratif, mengkaji sumber primer berupa hadis dan syarahnya, serta sumber sekunder yang meliputi literatur psikologi perkembangan anak dan kajian pendidikan Islam kontemporer. Hasil Penelitian: Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis tersebut memuat kerangka pendidikan bertahap (tadarruj) yang sejalan dengan teori perkembangan modern, seperti Piaget, Erikson, dan Vygotsky. Hadis ini merepresentasikan tiga fase pendidikan anak yang mencakup dimensi spiritual, moral, sosial, dan kognitif. Implementasi pendidikan shalat dalam konteks modern memerlukan adaptasi dengan tantangan era digital, perubahan pola asuh keluarga, serta prinsip perlindungan anak, sehingga pendekatan disiplin positif, keteladanan, dan dialog edukatif lebih relevan dibandingkan penerapan instruksi secara literal. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara perspektif hadis Nabi, teori psikologi perkembangan, dan konteks pendidikan modern mampu melahirkan model pendidikan Islam yang komprehensif, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan karakter anak secara holistik.
418 memberikan kerangka pendidikan anak yang komprehensif berbasis pendekatan bertahap (tadarruj), sesuai dengan tahap perkembangan kognitif, emosional, dan moral anak.Struktur pendidikan dalam hadis ini selaras dengan teori perkembangan modern seperti Piaget, Erikson, dan Vygotsky, yang menekankan pentingnya kesiapan anak dan dukungan bertahap dalam pembentukan perilaku.Implementasinya di era digital memerlukan penafsiran kontekstual yang adaptif dan humanis, dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak dan pendekatan pedagogis kontemporer tanpa meninggalkan substansi syari.
Pertama, perlu diteliti bagaimana model pembiasaan shalat berbasis digital dapat dirancang sesuai dengan prinsip tadarruj dalam hadis, dengan memanfaatkan aplikasi interaktif, gamifikasi, dan notifikasi cerdas yang disesuaikan dengan usia anak, untuk mengatasi distraksi gadget dan menumbuhkan kedisiplinan religius di lingkungan rumah. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas pendekatan disiplin positif dalam konteks keluarga muslim urban, khususnya dengan mengeksplorasi bentuk-bentuk hukuman non-fisik yang sesuai dengan nilai syariat dan mendukung perkembangan moral anak, seperti sistem poin, dialog reflektif, atau tanggung jawab sosial sebagai bentuk pemulihan perilaku. Ketiga, diperlukan penelitian tentang implementasi pemisahan tempat tidur dalam keluarga muslim modern yang tinggal di hunian terbatas, untuk mengevaluasi bagaimana nilai adab dan privasi dalam hadis dapat diadaptasi secara fungsional melalui desain ruang, jadwal tidur, atau media edukasi yang membentuk kesadaran batasan pergaulan tanpa menimbulkan trauma psikologis pada anak. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat relevansi pendidikan Islam berbasis hadis di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, sekaligus menjaga keseimbangan antara otoritas agama dan kebutuhan perkembangan anak secara holistik.
- Fase Perkembangan Manusia dalam Pendidikan Islam Ditinjau Dari Al-Qur’an dan Hadits | Cognoscere:... journals.ldpb.org/index.php/cognoscere/article/view/93Fase Perkembangan Manusia dalam Pendidikan Islam Ditinjau Dari Al QurAoan dan Hadits Cognoscere journals ldpb index php cognoscere article view 93
- Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches - Sarah Lewis, 2015. qualitative... doi.org/10.1177/1524839915580941Qualitative Inquiry and Research Design Choosing Among Five Approaches Sarah Lewis 2015 qualitative doi 10 1177 1524839915580941
- Islamic Education Methods For The Millennial Generation In The Perspective Of The Quran And Hadith |... ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/alwijdan/article/view/3786Islamic Education Methods For The Millennial Generation In The Perspective Of The Quran And Hadith ejournal uniramalang ac index php alwijdan article view 3786
| File size | 642.12 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINSORONGIAINSORONG Usaha pendidikan informal di masjid berkembang menjadi sistem madrasah untuk mengembangkan ilmu agama, sementara ilmu non-agama melalui perpustakaan, observatorium,Usaha pendidikan informal di masjid berkembang menjadi sistem madrasah untuk mengembangkan ilmu agama, sementara ilmu non-agama melalui perpustakaan, observatorium,
UINSUNAUINSUNA Mukhabarah sesungguhnya bertujuan untuk membuka lahan-lahan yang tidak diberdayakan, memakmurkan tanah. menyerap tenaga kerja untuk mengelola bagi merekaMukhabarah sesungguhnya bertujuan untuk membuka lahan-lahan yang tidak diberdayakan, memakmurkan tanah. menyerap tenaga kerja untuk mengelola bagi mereka
UINSUNAUINSUNA Untuk memperoleh ilmu pengetahuan tersebut terdapat proses yang disebut belajar. Karena belajar merupakan sebuah proses, maka didalamnya terdapat beberapaUntuk memperoleh ilmu pengetahuan tersebut terdapat proses yang disebut belajar. Karena belajar merupakan sebuah proses, maka didalamnya terdapat beberapa
UINSUNAUINSUNA Namun dalam prosesnya di lapangan, tahapan rekrutmen tersebut sering kali diabaikan dan nyaris tidak dilakukan dan bahkan diduga kuat ditukangi oleh kepentinganNamun dalam prosesnya di lapangan, tahapan rekrutmen tersebut sering kali diabaikan dan nyaris tidak dilakukan dan bahkan diduga kuat ditukangi oleh kepentingan
IAINPTKIAINPTK Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian waris laki-laki dan perempuan tidak dapat disetarakan, melainkan tetap pada kaidah 2:1. Hasil penelitian iniHasil penelitian menunjukkan bahwa bagian waris laki-laki dan perempuan tidak dapat disetarakan, melainkan tetap pada kaidah 2:1. Hasil penelitian ini
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dirancang untuk mengembangkan potensi manusia secara utuh serta menanamkan nilai-nilai sosial budaya yang dianggap dapatPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dirancang untuk mengembangkan potensi manusia secara utuh serta menanamkan nilai-nilai sosial budaya yang dianggap dapat
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Penelitian ini bertujuan mengulas rumusan program pendidikan untuk menyiapkan calon pemimpin dengan filsafat pendidikan politik Plato di tengah problematikaPenelitian ini bertujuan mengulas rumusan program pendidikan untuk menyiapkan calon pemimpin dengan filsafat pendidikan politik Plato di tengah problematika
UINSAIZUUINSAIZU Metode istinbat hukum JIL bertujuan memadukan prinsip rasional dan konteks sosial dengan tetap mempertahankan dasar teks al-Quran dan hadis. PendekatanMetode istinbat hukum JIL bertujuan memadukan prinsip rasional dan konteks sosial dengan tetap mempertahankan dasar teks al-Quran dan hadis. Pendekatan
Useful /
STAI MIFDASTAI MIFDA Hasil Penelitian: Hasil kajian menunjukkan bahwa Islamisasi Jawa pada masa Demak berlangsung secara bertahap dan damai melalui dakwah kultural yang adaptifHasil Penelitian: Hasil kajian menunjukkan bahwa Islamisasi Jawa pada masa Demak berlangsung secara bertahap dan damai melalui dakwah kultural yang adaptif
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Perkembangan hukum pidana korporasi menunjukkan peralihan paradigma dari subjek hukum individu ke subjek kolektif, termasuk badan hukum. Undang-UndangPerkembangan hukum pidana korporasi menunjukkan peralihan paradigma dari subjek hukum individu ke subjek kolektif, termasuk badan hukum. Undang-Undang
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Pendidikan karakter dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Materi pembelajaran yang terkait dengan norma atau nilai padaPendidikan karakter dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Materi pembelajaran yang terkait dengan norma atau nilai pada
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini mengandung empat nilai pendidikan, yaitu nilai pendidikan religius, moral, sosial, dan budaya. Karakter peduliHasil penelitian menunjukkan bahwa film ini mengandung empat nilai pendidikan, yaitu nilai pendidikan religius, moral, sosial, dan budaya. Karakter peduli